Pembayaran stablecoin UN mendapatkan momentum saat Circle mendukung pusat digital untuk bantuan kemanusiaan

Pengiriman bantuan global memasuki fase baru, seiring agenda pembayaran stablecoin PBB semakin mendapatkan perhatian melalui kemitraan baru antara Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Circle Foundation.\n\nCircle Foundation dukung pusat treasury digital PBB\n\nHibah dari Circle Foundation akan membiayai Digital Hub of Treasury Solutions PBB, yang dikenal sebagai DHoTS, untuk mempercepat inovasi keuangan digital. Inisiatif ini bertujuan memodernisasi aliran bantuan global dengan mengintegrasikan infrastruktur stablecoin ke dalam fungsi treasury inti, menggantikan sistem pembayaran warisan yang mahal dengan jalur digital yang lebih cepat dan transparan.\n\nSelain itu, hibah ini langsung membangun dari pilot stablecoin sebelumnya yang memberikan keuntungan terukur dalam kecepatan, keterlacakan, dan penghematan operasional. Banyak lembaga PBB akan mampu memindahkan dana lebih efisien, sekaligus memperkuat pengawasan di seluruh operasi kemanusiaan yang kompleks. Perbaikan ini dirancang untuk mendukung respons darurat dan program pembangunan jangka panjang.\n\nMengembangkan Digital Hub of Treasury Solutions di seluruh lembaga PBB\n\nPlatform DHoTS saat ini mengoordinasikan solusi treasury di 15 lembaga PBB, dan pendanaan baru akan memperluas jangkauan dan kemampuannya. Platform ini akan mengintegrasikan solusi treasury digital dengan sistem stablecoin yang diatur, menawarkan kerangka kerja terpadu untuk transaksi lintas batas. Pendekatan terkoordinasi ini diharapkan dapat mengurangi beban administratif sekaligus menjaga kendali ketat atas aliran keuangan.\n\nDHoTS diluncurkan pada 2021 untuk membangun Gerbang Keuangan terintegrasi bagi operasi PBB yang mengelola kebutuhan pembayaran multi-negara yang kompleks. Sejak saat itu, platform ini telah menyatukan tim teknologi, spesialis risiko, dan mitra pembayaran untuk menyederhanakan alur kerja dan menetapkan standar umum. Namun, fungsi stablecoin kini berada di inti fase berikutnya, karena mereka memungkinkan pelacakan dana secara tepat waktu dan real-time.\n\nMeski begitu, hub ini tidak terbatas pada integrasi teknologi saja. Ia juga bertujuan menyelaraskan praktik tata kelola dan kepatuhan di seluruh lembaga, menciptakan tulang punggung bersama untuk pengelolaan treasury digital. Struktur ini harus memudahkan skala alat baru secara cepat selama krisis.\n\nPilot USDC dengan UNHCR menunjukkan penggunaan nyata\n\nCircle sebelumnya bekerja sama dengan UNHCR dalam program pilot 2022 yang memberikan bantuan berbasis USDC kepada pengungsi Ukraina. Uji coba ini mengonfirmasi bagaimana pembayaran kemanusiaan stablecoin dapat mengurangi keterlambatan transfer sekaligus menjaga standar kepatuhan yang ketat. Ini juga memberikan contoh bagaimana penyelesaian digital dapat mendukung populasi rentan di zona konflik.\n\nSelain itu, pilot ini menyoroti keunggulan yang jelas dibandingkan proses perbankan koresponden tradisional, terutama dalam kecepatan dan keterlacakan. Penerima bantuan dapat mengakses dukungan lebih cepat, sementara lembaga tetap memiliki visibilitas rinci terhadap setiap langkah rantai transfer. Hasil ini mendorong minat yang lebih luas dari PBB untuk memperluas model serupa.\n\nKeberhasilan inisiatif ini membantu memvalidasi asumsi teknis dan regulasi seputar token digital dalam konteks kemanusiaan. Sebagai hasilnya, pemangku kepentingan internal mendapatkan kepercayaan untuk melanjutkan proyek yang lebih ambisius di bawah kerangka DHoTS.\n\nJalur stablecoin mempercepat transfer kemanusiaan global\n\nInisiatif terbaru ini dirancang untuk mendukung transfer stablecoin lintas batas yang hampir instan untuk operasi kemanusiaan dan pembangunan. Dengan memanfaatkan jalur penyelesaian digital, lembaga PBB dapat mengurangi ketergantungan pada sistem perbankan koresponden tradisional yang sering menimbulkan penundaan dan biaya tambahan. Ini sangat penting saat merespons keadaan darurat yang cepat berkembang.\n\nSelain itu, sistem berbasis stablecoin dapat mengarahkan pembayaran melalui mitra terintegrasi yang secara otomatis mengonversi dana ke dalam mata uang lokal. Dengan cara ini, penerima manfaat dan organisasi pelaksana di pasar yang sulit mendapatkan akses lebih cepat dan lebih andal ke sumber daya. Struktur sistem stablecoin yang diatur membantu menjaga perlindungan sambil memperluas akses keuangan.\n\nPembayaran stablecoin PBB juga meningkatkan interoperabilitas antar lembaga dengan menciptakan bidang data standar dan format pelaporan umum. Arsitektur bersama ini menyederhanakan rekonsiliasi di berbagai platform dan mengurangi kesalahan dalam operasi lintas batas dengan volume tinggi.\n\nTransparansi, otomatisasi, dan pengawasan yang lebih baik\n\nTeknologi stablecoin mendukung distribusi yang dapat diprogram sesuai aturan yang telah ditetapkan, menghilangkan banyak langkah manual dalam distribusi bantuan. Selain itu, otomatisasi mengurangi beban kerja tim lapangan, yang sering mengelola volume transaksi kecil dalam tekanan waktu yang ketat. Kemampuan ini dapat membebaskan staf untuk lebih fokus pada pelaksanaan program daripada pekerjaan administratif.\n\nPada saat yang sama, penyelesaian digital menyediakan jejak audit yang rinci dan tahan gangguan yang memperkuat transparansi bantuan berbasis stablecoin. Setiap transaksi dapat dilacak di seluruh rantai pendanaan yang panjang dan kompleks, meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas. Tingkat visibilitas ini sangat penting saat mengelola sumber daya publik dan donor.\n\nKombinasi logika yang dapat diprogram dan jejak data yang kaya juga memperkuat pengendalian risiko, mulai dari penyaringan sanksi hingga pemeriksaan anti-pencucian uang. Sebagai hasilnya, lembaga dapat menunjukkan kepatuhan dengan lebih mudah selama proses peninjauan, sekaligus mengurangi biaya operasional terkait verifikasi manual.\n\nKeuangan kemanusiaan di bawah tekanan untuk modernisasi\n\nSistem kemanusiaan global memproses sekitar $38 miliar setiap tahun, namun banyak operasi masih bergantung pada jalur pembayaran warisan yang memperlambat pengiriman. Namun, pilot stablecoin awal telah menunjukkan potensi yang jelas untuk mengurangi biaya, meningkatkan kepercayaan, dan memperpendek waktu penyelesaian. Hibah Circle Foundation kini mempercepat upaya modernisasi ini secara lebih terkoordinasi.\n\nLembaga PBB sering beroperasi di lingkungan yang rapuh atau berisiko tinggi di mana saluran perbankan tradisional terbatas atau terganggu. Dalam konteks tersebut, infrastruktur stablecoin dapat menawarkan mekanisme pembayaran yang tangguh dan terkendali yang memenuhi harapan regulasi. Ini juga memungkinkan bendahara mengelola risiko mata uang dengan lebih efektif dengan memindahkan nilai dengan cepat antar yurisdiksi.\n\nSelain itu, desain digital modern menggantikan proses yang terfragmentasi, berbasis kertas, atau semi-manual yang telah terkumpul selama puluhan tahun. Perpindahan ini menyelaraskan keuangan kemanusiaan dengan inovasi yang sudah mengubah pembayaran lintas batas dan remitansi secara global.\n\nStablecoin muncul sebagai instrumen pembayaran arus utama\n\nPeran yang semakin besar dari transfer berbasis stablecoin mencerminkan tren global yang lebih luas menuju pergerakan nilai digital secara real-time. Pasar semakin memperlakukan stablecoin sebagai alat fungsional untuk transaksi instan, bukan aset kripto niche. Analis memproyeksikan pertumbuhan yang kuat dalam aliran pembayaran menggunakan token ini, dengan prediksi menunjukkan pertumbuhan pesat sepanjang dekade ini.\n\nOrganisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, berupaya mempersiapkan sistem mereka untuk skala tersebut dengan berinvestasi dalam infrastruktur dan standar bersama. Meski begitu, mereka harus menyeimbangkan inovasi dengan kepatuhan regulasi dan pengelolaan risiko. Inisiatif DHoTS, yang didukung oleh Circle, dirancang untuk menavigasi keseimbangan tersebut.\n\nSeiring semakin banyak pilot yang beralih ke sistem produksi, pelajaran dari kasus penggunaan kemanusiaan dapat membentuk praktik terbaik untuk barang publik digital. Ini dapat mempengaruhi bagaimana aktor publik dan swasta merancang jaringan pembayaran di masa depan.\n\nProspek pembayaran kemanusiaan digital\n\nDengan perluasan DHoTS dan pendanaan baru dari Circle Foundation, PBB bergerak tegas untuk memodernisasi tulang punggung keuangannya. Infrastruktur stablecoin siap memainkan peran sentral dalam transformasi tersebut, menawarkan jalur yang lebih cepat, murah, dan transparan untuk pengiriman bantuan. Jika pilot saat ini terus berkembang secara sukses, keuangan kemanusiaan dapat menjadi tempat uji coba utama untuk pembayaran digital generasi berikutnya.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)