Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Misteri perbedaan harga pasar prediksi: Kalshi 42% vs Polymarket 23%, kebenarannya bukan di pengguna tetapi di aturan
Pendiri Uniswap Hayden Adams baru-baru ini memposting di platform media sosialnya, melakukan analisis mendalam tentang perbedaan penetapan harga dalam pasar prediksi terkait “AS mengakuisisi Greenland”. Probabilitas yang diberikan oleh platform Kalshi sekitar 42%, sementara Polymarket hanya 15%-23%, dan perbedaan besar ini memicu perhatian pasar. Analisis Adams menunjukkan bahwa akar perbedaan ini bukan berasal dari perbedaan kelompok pengguna, melainkan dari definisi kejadian, aturan, kondisi, dan dimensi lainnya.
Kebenaran di balik perbedaan harga
Mengapa bukan masalah struktur pengguna
Secara kasat mata, perbedaan penetapan harga untuk kejadian yang sama di kedua platform mencapai 20 poin persentase, yang mudah disalahartikan sebagai akibat dari perbedaan kelompok trader. Namun Adams menunjukkan bahwa logika ini tidak berdasar. Jika hanya karena perbedaan struktur pengguna, maka trader yang dapat mengakses kedua platform secara bersamaan dapat dengan cepat menghilangkan selisih harga ini melalui mekanisme arbitrase, dan peluang arbitrase tanpa risiko ini tidak akan bertahan lama. Karena selisih harga terus ada, menunjukkan bahwa akar masalahnya bukan pada pengguna, melainkan pada objek taruhan itu sendiri.
Perbedaan kunci dalam kerangka waktu definisi kejadian
Perbedaan inti yang diungkapkan Adams terletak pada kerangka waktu yang berbeda. Polymarket mengacu pada “kemungkinan terjadi dalam tahun 2026” (sekitar 23% saat ini), sementara Kalshi mengacu pada “kemungkinan terjadi selama masa jabatan Trump secara keseluruhan” (sekitar 45% saat ini). Perbedaan kerangka waktu yang tampaknya halus ini sebenarnya mengubah cara perhitungan probabilitas kejadian secara keseluruhan.
Sebuah kejadian yang terjadi dalam tahun 2026 secara alami memiliki probabilitas lebih rendah dibandingkan kejadian selama masa jabatan penuh (yang mungkin meliputi beberapa tahun). Ini bukan perbedaan penetapan harga untuk kejadian yang sama di kedua platform, melainkan penetapan harga untuk dua kejadian yang berbeda secara esensial.
Perbedaan aturan multidimensi
Selain perbedaan kerangka waktu, Adams juga menunjukkan kemungkinan sumber perbedaan lainnya:
Perbedaan yang tampaknya bersifat teknis ini dapat berdampak signifikan terhadap penetapan harga dalam pasar prediksi.
Inspirasi untuk pasar prediksi
Kasus ini mengungkapkan bahwa pasar prediksi yang tampaknya sederhana sebenarnya memiliki sisi yang kompleks. Perbedaan penetapan harga untuk kejadian nyata yang sama di platform berbeda sering kali bukan cerminan dari ketidakefisienan pasar, melainkan pilihan rasional dari peserta pasar saat menghadapi aturan kontrak yang berbeda.
Analisis Adams menunjukkan pentingnya desain pasar prediksi. Kerangka waktu kontrak, kondisi penyelesaian, pemilihan oracle, dan detail desain lainnya secara fundamental mempengaruhi pembentukan harga. Ini memberikan wawasan penting bagi pengguna dan perancang pasar prediksi: saat membandingkan harga di berbagai platform, perlu memahami secara mendalam definisi aturan masing-masing platform, dan tidak cukup hanya melihat selisih harga sebagai peluang arbitrase.
Ringkasan
Perbedaan penetapan harga antara Kalshi dan Polymarket terkait kejadian Greenland bukanlah cerminan dari ketidakefisienan pasar atau perbedaan kelompok pengguna, melainkan perbedaan esensial dalam definisi kejadian di kedua platform. Polymarket fokus pada kemungkinan jangka pendek dalam tahun 2026, sementara Kalshi memperhatikan kemungkinan selama masa jabatan Trump secara keseluruhan, yang menyebabkan logika penetapan harga yang berbeda secara total. Kasus ini mengingatkan kita bahwa kunci memahami pasar prediksi bukan hanya melihat harga, tetapi juga aturan—aturan menentukan makna dari harga tersebut.