Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Morgan Stanley 2026 Mendorong Adopsi Cryptocurrency: Dompet Elektronik dan Perdagangan Spot Dua Penggerak
Wall Street investment bank raksasa Morgan Stanley sedang mendorong pembangunan ekosistem lengkap bisnis aset digital. Selain merencanakan membuka perdagangan spot Bitcoin, Ethereum, dan Solana (SOL) di platform perdagangan elektronik E-Trade miliknya pada paruh pertama tahun ini, mereka juga berencana meluncurkan dompet elektronik sendiri pada paruh kedua, membentuk rantai lengkap dari perdagangan aset hingga custodial. Serangkaian langkah ini mencerminkan kedalaman penempatan institusional terhadap pasar cryptocurrency.
Dompet Elektronik dan Perdagangan Spot: Membangun Ekosistem Lengkap
Jedd Finn, kepala divisi manajemen kekayaan Morgan Stanley, menyatakan bahwa dengan perkembangan infrastruktur yang terus berlanjut, bank ini akan mampu menghubungkan ekosistem keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi) dengan lebih baik. Peluncuran dompet elektronik ini adalah wujud nyata dari visi tersebut—yang tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi juga menyediakan solusi custodial aset yang aman bagi klien.
Pada waktu yang sama, Morgan Stanley mengajukan dokumen pendaftaran S-1 ke Securities and Exchange Commission (SEC) AS, untuk mengajukan ETF spot Bitcoin, Ethereum, dan Solana, semakin memperkuat penempatan mereka di bidang aset kripto yang sesuai regulasi. Saat ini, harga BTC adalah $90.02K, ETH $3.02K, dan SOL $130.03, di mana aset kripto utama ini secara bertahap menjadi bagian standar dalam portofolio institusional.
Dari Konservatif ke Radikal: Transformasi Kripto Morgan Stanley
Januari 2024 menjadi titik balik penting dalam perkembangan aset kripto. Ketika AS secara resmi menyetujui peluncuran ETF spot Bitcoin, Morgan Stanley menilai ini sebagai tanda bahwa “pergeseran paradigma global dalam pengenalan dan penggunaan aset digital.” Data selanjutnya membuktikan visi ini—jumlah transaksi kumulatif ETF spot Bitcoin sejak peluncurannya telah melampaui $1.6 triliun, dan total aset yang dikelola (AUM) dari 11 ETF Bitcoin di AS sekitar $130 miliar.
Kemudian pada paruh kedua tahun 2024, Morgan Stanley membuka rekomendasi kepada beberapa klien dengan aset tinggi melalui penasihat kekayaan mereka untuk berinvestasi dalam ETF spot Bitcoin. Dalam waktu satu tahun, bank ini semakin memperluas aksesibilitas aset kripto, membuka investasi terkait kepada semua akun klien, bahkan termasuk akun pensiun. Rangkaian percepatan ini menjadi cerminan perubahan sikap lembaga keuangan tradisional. Di antara yang paling cepat berkembang adalah IBIT yang diterbitkan oleh BlackRock, yang menjadi pusat perhatian pasar.
Kecemasan Kolektif di Wall Street: Tidak Ada yang Ingin Tertinggal
Ekspansi agresif Morgan Stanley bukanlah pengecualian. Rumor beredar bahwa JPMorgan Chase juga sedang menilai apakah akan menawarkan layanan perdagangan aset kripto spot dan derivatif kepada klien institusional, takut tertinggal dalam revolusi digital ini.
Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan, merangkum kondisi pasar saat ini dengan tajam: institusi sedang bergerak cepat menuju aset kripto dan menganggapnya sebagai prioritas bisnis. Ini jauh melampaui persepsi bahwa “institusi secara bertahap menerima kripto.” Keputusan Morgan Stanley untuk meluncurkan dompet elektronik adalah bukti kuat dari pergeseran sistemik ini.