Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kasus penipuan "JPEX" meningkat menjadi gelombang penangkapan, KOL kripto Chen Yi ditangkap, polisi melakukan penggerebekan toko penukaran
Polisi Hong Kong semakin meningkatkan penyelidikan terhadap “Kasus Penipuan JPEX”. Setelah mantan pengacara utama Lin Zuo ditangkap, pada pertengahan bulan yang sama, polisi Hong Kong secara resmi menangkap KOL kripto terkenal Chen Yi dengan alasan “terlibat dalam promosi platform JPEX” dan “diduga merencanakan penipuan”. Pada saat yang sama, polisi juga melakukan penggeledahan paksa terhadap toko penukaran milik Chen Yi untuk mengumpulkan bukti terkait kasus.
Chen Yi yang Serba Bisa: Dari Kehidupan Sehari-hari Hingga Promosi Cryptocurrency
Chen Yi yang ditangkap sudah membuka saluran YouTube pribadi sejak 2016, awalnya terutama berbagi pengalaman studi di luar negeri dan kehidupan sehari-hari, kemudian secara bertahap membahas investasi, kewirausahaan, dan topik wanita. Namun dalam beberapa tahun terakhir, fokus Chen Yi beralih ke bidang cryptocurrency, dan pada tahun 2021 mendirikan toko OTC cryptocurrency “Chen Da Yi cyotc” di Tsim Sha Tsui, dengan slogan promosi “Mendorong perkembangan cryptocurrency, semua orang bisa menjadi kaya”. Di antara tindakan paling aktif Chen Yi adalah tanpa henti mempromosikan platform perdagangan JPEX.
Grup Investasi Muncul Keanehan, Administrator Menghilang Secara Kolektif
Pada malam kejadian, grup investasi yang didirikan Chen Yi langsung menunjukkan perilaku aneh. Berdasarkan pengamatan pengguna internet, grup tersebut mulai membatasi anggota biasa berbicara sejak dini hari, dan kemudian beberapa anggota yang teliti menemukan bahwa sebagian riwayat obrolan telah dihapus. Sekitar pukul 1 dini hari, administrator grup mulai keluar secara kolektif, dan saat ini hanya tersisa satu anggota, membentuk kondisi “sisa grup” yang aneh.
Pengambilan Gambar di Bandara Menimbulkan Kecurigaan Pelarian, Belum Diverifikasi
Lokasi pasti penangkapan Chen Yi saat ini belum diketahui. Namun, seorang pengguna forum LIHKG mengungkapkan bahwa mereka secara tidak sengaja bertemu Chen Yi di Bandara Hong Kong pada tengah hari bulan tersebut, membawa dua koper besar, diduga bersiap meninggalkan Hong Kong menuju luar negeri. Karena posting tersebut tidak menyertakan foto sebagai bukti, klaim bahwa “Chen Yi berencana melarikan diri” masih perlu dikonfirmasi, dan apakah ini bisa menjadi petunjuk kasus masih harus diselidiki lebih lanjut.
Polisi Hong Kong Terus Mengejar, Jumlah Pelapor Terus Meningkat
Penyelidikan kasus JPEX oleh polisi Hong Kong terus diperkuat. Menurut laporan awal dari Kepala Kepolisian Hong Kong, hingga sore hari saat kejadian, polisi telah menerima 83 laporan terkait platform perdagangan JPEX, dengan nilai sekitar 34 juta dolar Hong Kong. Namun, hingga saat ini, jumlah pelapor telah melampaui seribu orang, menunjukkan bahwa jumlah investor yang menjadi korban terus bertambah.
Polisi Hong Kong telah membuka hotline khusus (852-28605012) untuk warga melaporkan dan menanyakan perkembangan kasus. Selain itu, Securities and Futures Commission (SFC) Hong Kong juga telah merujuk dugaan kasus penipuan ini ke polisi, dan kedua lembaga bekerja sama menghadapi kasus penipuan keuangan yang melibatkan banyak pihak ini.
JPEX Terus Membatasi Penarikan, Platform Menjadi Tidak Berfungsi
Setelah platform perdagangan JPEX diberi peringatan oleh Securities and Futures Commission Hong Kong tentang “operasi tanpa izin”, hingga saat ini masih membatasi fungsi penarikan pengguna, menyebabkan dana investor dibekukan. Meskipun polisi Hong Kong telah melakukan penyelidikan, JPEX tetap mengeluarkan pengumuman dari waktu ke waktu untuk menenangkan emosi investor. Situasi kasus ini telah berkembang menjadi pertarungan multi pihak yang melibatkan regulator, aparat penegak hukum, KOL, dan ribuan investor.