Daya tarik kapitalisme kapal perang terlihat menjanjikan di permukaan—Anda mendapatkan kemakmuran, Anda mendapatkan keamanan, kan? Salah. Singkirkan retorika dan Anda menyadari bahwa itu tidak memberikan keduanya. Kebenaran pahitnya adalah bahwa dominasi ekonomi paksa melalui kekuasaan koersif menciptakan ketidakstabilan, bukan stabilitas. Itu menimbulkan rasa tidak puas, memicu langkah-langkah balasan, dan akhirnya melemahkan pasar yang seharusnya dilindungi. Sejarah terus mengajarkan kita pelajaran ini, namun siklus itu berulang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GraphGuru
· 1jam yang lalu
Kapitalisme kapal perang ini, secara kasat mata terlihat menakut-nakuti, sebenarnya hanya menutup telinga dan mencuri lonceng saja... Sejarah sudah terbentang di depan mata dengan penuh darah.
Lihat AsliBalas0
NotGonnaMakeIt
· 5jam yang lalu
Kembali lagi dengan pola ini, tampak mewah di permukaan tapi sebenarnya sangat buruk.
Lihat AsliBalas0
DAOTruant
· 11jam yang lalu
Kapitalisme kapal perang itu terdengar keren, tapi sebenarnya hanyalah cangkang kosong, sejarahnya sudah rusak parah tapi tetap diulang...
Ekonomi kekuasaan akhirnya akan menghancurkan diri sendiri, tidak ada yang mau terjebak dalam situasi sulit, kan?
Kestabilan di permukaan sebenarnya penuh dengan bahaya, suatu saat pasti akan runtuh
Lihat AsliBalas0
LadderToolGuy
· 11jam yang lalu
Singkatnya, kemakmuran yang dibangun dengan kekerasan, akhirnya akan menghancurkan diri sendiri
Strategi ekonomi kekuasaan ini sudah basi, pasar tidak pernah akan patuh dan mengikuti keinginanmu
Sejarah sudah diajarkan berkali-kali, tapi tetap saja lucu
Lihat AsliBalas0
alpha_leaker
· 11jam yang lalu
Singkatnya, ini adalah logika perampok, kemakmuran di permukaan sebenarnya hanyalah kertas harimau
Ekonomi kekuasaan? Haha, akhirnya yang dirugikan tetap diri sendiri
Sejarah sudah berulang berkali-kali tapi masih tidak belajar, benar-benar luar biasa
Polanya selalu sama setiap kali, penindasan semakin keras, rebound semakin kuat
Tunggu dulu, jadi itu juga logika yang sama dengan Web3... desentralisasi vs sentralisasi, apakah ini bentuk lain dari itu?
Dengarkan, kapitalisme kapal perang yang baik disebut "kemakmuran dan keamanan", kenyataannya hanyalah mengganti kulit tanpa mengubah isi. Pada akhirnya saat pasar runtuh, orang-orang yang paling cepat lari tetap mereka.
---
Penguasaan ekonomi secara paksa? Eh... bukankah ini hanya siklus sejarah yang diputar ulang? Setiap kali bilang "kali ini berbeda", hasilnya tetap sama berantakan.
---
Jadi, stabilitas yang dipertahankan dengan kekuatan sebenarnya adalah ketidakstabilan. Ini bukan argumen baru, orang zaman dulu sudah paham.
---
Menindas perlawanan hanya akan menumpuk lebih banyak kebencian, dan ledakan terakhir bisa membuatmu hancur bersih. Kenapa para kapitalis tidak belajar?
---
Sejujurnya, model seperti ini sudah usang. Orang-orang mulai menyadari bahwa kemakmuran yang dipertahankan dengan kekuasaan tidak akan bertahan lebih dari beberapa tahun.
Daya tarik kapitalisme kapal perang terlihat menjanjikan di permukaan—Anda mendapatkan kemakmuran, Anda mendapatkan keamanan, kan? Salah. Singkirkan retorika dan Anda menyadari bahwa itu tidak memberikan keduanya. Kebenaran pahitnya adalah bahwa dominasi ekonomi paksa melalui kekuasaan koersif menciptakan ketidakstabilan, bukan stabilitas. Itu menimbulkan rasa tidak puas, memicu langkah-langkah balasan, dan akhirnya melemahkan pasar yang seharusnya dilindungi. Sejarah terus mengajarkan kita pelajaran ini, namun siklus itu berulang.