Arthur Hayes, mantan CEO BitMEX, telah kembali ke pasar token HYPE setelah 3 bulan diam. Menurut platform analisis data blockchain, pada 14 Januari lalu, Arthur Hayes membeli sekitar 19.000 token HYPE senilai sekitar dolar.
Yang menarik perhatian adalah ini adalah langkah pasar pertamanya dalam 3 bulan terakhir. Selama ini, Arthur Hayes mempertahankan jumlah kepemilikan HYPE-nya dan tetap menunggu. Re-entry kali ini dipandang sebagai sinyal dari tokoh utama di komunitas kripto dan diterima sebagai tanda positif untuk prospek masa depan token HYPE.
Para ahli pasar menunjukkan bahwa aktivitas pembelian dari investor berpengaruh seperti Arthur Hayes dapat menarik perhatian investor institusional. Terutama karena keputusan investasinya di pasar kripto telah menjadi sinyal penting bagi banyak trader.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Arthur Hayes, mantan CEO BitMEX, telah kembali ke pasar token HYPE setelah 3 bulan diam. Menurut platform analisis data blockchain, pada 14 Januari lalu, Arthur Hayes membeli sekitar 19.000 token HYPE senilai sekitar dolar.
Yang menarik perhatian adalah ini adalah langkah pasar pertamanya dalam 3 bulan terakhir. Selama ini, Arthur Hayes mempertahankan jumlah kepemilikan HYPE-nya dan tetap menunggu. Re-entry kali ini dipandang sebagai sinyal dari tokoh utama di komunitas kripto dan diterima sebagai tanda positif untuk prospek masa depan token HYPE.
Para ahli pasar menunjukkan bahwa aktivitas pembelian dari investor berpengaruh seperti Arthur Hayes dapat menarik perhatian investor institusional. Terutama karena keputusan investasinya di pasar kripto telah menjadi sinyal penting bagi banyak trader.