Performa Game yang Lebih Halus Dua Kali Lipat — Kinerja Mengagumkan dari Intel Arc B390 Integrated Graphics
Demo paling mencolok dari Intel di CES 2026 adalah performa game prosesor Core Ultra Series 3 di《Battlefield 6》. Dalam pengaturan grafis tinggi “Overkill”, prosesor yang dilengkapi dengan Arc B390 integrated graphics terbaru dan teknologi XeSS 3 frame generation, mampu meningkatkan rata-rata frame rate dari 29FPS langsung ke sekitar 150FPS, bahkan beberapa scene mendekati 200FPS. Prestasi ini berasal dari inovasi Intel, teknologi Multi-Frame Generation (MFG) — setiap kali merender satu frame, dapat menghasilkan 3 frame tambahan sebagai kompensasi, yang bagi pengguna laptop tipis dan ringan berarti pengalaman bermain game yang benar-benar imersif menjadi kenyataan.
Sebagai perbandingan, Arc B390 menunjukkan peningkatan performa hingga 77% dibandingkan generasi sebelumnya Arc 140V (yang dipasang di Core Ultra 9 288V), dan kemampuan komputasi AI melonjak sebesar 53%. Dibandingkan produk selevel dari AMD, dengan konsumsi daya dan konfigurasi VRAM yang sama, Arc B390 unggul rata-rata frame rate hingga 70%, bahkan dalam beberapa game mampu memberikan performa dua kali lipat.
Terobosan Revolusioner Proses 18A — Lompatan Ganda dalam Performa dan Efisiensi
Kunci kompetitif utama dari Core Ultra Series 3 berasal dari teknologi proses 18A terbaru dari Intel. Proses ini melalui penerapan RibbonFET dan PowerVia, tidak hanya meningkatkan kepadatan transistor secara signifikan, tetapi juga secara penting memperbaiki efisiensi energi. Dibandingkan proses Intel 3 sebelumnya, 18A memungkinkan setiap inti prosesor mencapai performa lebih tinggi dengan tegangan operasi yang lebih rendah.
Model flagship Core Ultra X9 388H dilengkapi 16 inti CPU, 12 inti GPU, NPU dengan kapasitas 50 TOPS, dan mendukung hingga 96GB RAM LPDDR5. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya berbasis arsitektur Lunar Lake, peningkatan performa single-core mencapai 60%. Lebih mengesankan lagi adalah pengendalian konsumsi daya — dalam skenario pemutaran video 4K, Core Ultra Series 3 hanya mengonsumsi sepertiga dari energi generasi sebelumnya, yang berarti masa pakai baterai laptop tipis dan ringan berpotensi melampaui “beberapa jam” menjadi “seharian penuh”.
Kemampuan AI Accelerated Arc B390 — Era Baru Perhitungan AI Lokal
Selain 12 inti Xe GPU, Arc B390 juga dilengkapi 12 unit ray tracing yang ditingkatkan dan 96 XMX AI accelerators, dengan total kekuatan AI GPU mencapai 12 TOPS. Dengan kerangka teknologi XeSS 3, kartu grafis ini menjadi integrated graphics pertama di dunia yang mendukung multi-frame AI generation, membawa efek rendering modern yang sebelumnya hanya bisa dicapai oleh kartu grafis high-end — termasuk pencahayaan global yang lebih baik, ray tracing, detail ultra-tinggi, dan fitur multi-frame generation tingkat lanjut.
Prospek Aplikasi Luas dari Core Ultra Series 3
Lebih dari 200 produk mitra yang dipamerkan Intel di CES telah dikonfirmasi mendukung prosesor generasi baru ini, mencakup berbagai segmen dari laptop tipis hingga gaming laptop. Model flagship seperti ROG Fantom 16 dengan desain dual-screen dan seri Dell XPS yang di-reboot sudah lebih dulu mengadopsi. Lebih penting lagi, handheld gaming berbasis platform Panther Lake berbasis x86 juga sudah masuk dalam roadmap, yang akan membawa solusi daya tahan dan performa nyata untuk perangkat gaming portabel berbasis Windows.
Di bidang AI PC, Intel menegaskan posisi strategis “edge computing”. Upgrade menyeluruh pada NPU acceleration, menjalankan model AI lokal, dan teknologi proses 18A yang sangat rendah konsumsi daya menjadikan Panther Lake platform ideal untuk edge computing dan aplikasi AI offline. Khusus untuk lingkungan kerja ekstrem, kebutuhan keandalan tinggi, dan dukungan siklus hidup jangka panjang, Intel telah merancang rencana percepatan khusus.
Waktu Pasar — Perubahan Akan Segera Dimulai
Prosesor Core Ultra Series 3 telah memasuki tahap produksi massal. Produk konsumen pertama yang mengadopsi prosesor generasi baru ini akan resmi dirilis pada 6 Januari 2026, dan produk baru lainnya akan dirilis secara intensif sepanjang tahun 2026. Titik waktu ini bertepatan dengan titik balik penting di pasar PC — saat gelombang fluktuasi harga chip memori yang dipicu oleh gejolak harga di akhir 2025 mulai mereda, kehadiran prosesor Panther Lake akan memberi dorongan pertumbuhan baru bagi seluruh ekosistem.
Berdasarkan proses 18A, desain chip modular yang fleksibel, dan performa integrated graphics yang tak tertandingi, Intel meramalkan Core Ultra Series 3 akan menjadi platform AI PC terbesar dan paling luas dalam sejarah perusahaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Intel Core Ultra Series 3:Panther Lake keluarga yang memecahkan kebuntuan, proses 18A menciptakan standar baru untuk prosesor generasi berikutnya
Performa Game yang Lebih Halus Dua Kali Lipat — Kinerja Mengagumkan dari Intel Arc B390 Integrated Graphics
Demo paling mencolok dari Intel di CES 2026 adalah performa game prosesor Core Ultra Series 3 di《Battlefield 6》. Dalam pengaturan grafis tinggi “Overkill”, prosesor yang dilengkapi dengan Arc B390 integrated graphics terbaru dan teknologi XeSS 3 frame generation, mampu meningkatkan rata-rata frame rate dari 29FPS langsung ke sekitar 150FPS, bahkan beberapa scene mendekati 200FPS. Prestasi ini berasal dari inovasi Intel, teknologi Multi-Frame Generation (MFG) — setiap kali merender satu frame, dapat menghasilkan 3 frame tambahan sebagai kompensasi, yang bagi pengguna laptop tipis dan ringan berarti pengalaman bermain game yang benar-benar imersif menjadi kenyataan.
Sebagai perbandingan, Arc B390 menunjukkan peningkatan performa hingga 77% dibandingkan generasi sebelumnya Arc 140V (yang dipasang di Core Ultra 9 288V), dan kemampuan komputasi AI melonjak sebesar 53%. Dibandingkan produk selevel dari AMD, dengan konsumsi daya dan konfigurasi VRAM yang sama, Arc B390 unggul rata-rata frame rate hingga 70%, bahkan dalam beberapa game mampu memberikan performa dua kali lipat.
Terobosan Revolusioner Proses 18A — Lompatan Ganda dalam Performa dan Efisiensi
Kunci kompetitif utama dari Core Ultra Series 3 berasal dari teknologi proses 18A terbaru dari Intel. Proses ini melalui penerapan RibbonFET dan PowerVia, tidak hanya meningkatkan kepadatan transistor secara signifikan, tetapi juga secara penting memperbaiki efisiensi energi. Dibandingkan proses Intel 3 sebelumnya, 18A memungkinkan setiap inti prosesor mencapai performa lebih tinggi dengan tegangan operasi yang lebih rendah.
Model flagship Core Ultra X9 388H dilengkapi 16 inti CPU, 12 inti GPU, NPU dengan kapasitas 50 TOPS, dan mendukung hingga 96GB RAM LPDDR5. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya berbasis arsitektur Lunar Lake, peningkatan performa single-core mencapai 60%. Lebih mengesankan lagi adalah pengendalian konsumsi daya — dalam skenario pemutaran video 4K, Core Ultra Series 3 hanya mengonsumsi sepertiga dari energi generasi sebelumnya, yang berarti masa pakai baterai laptop tipis dan ringan berpotensi melampaui “beberapa jam” menjadi “seharian penuh”.
Kemampuan AI Accelerated Arc B390 — Era Baru Perhitungan AI Lokal
Selain 12 inti Xe GPU, Arc B390 juga dilengkapi 12 unit ray tracing yang ditingkatkan dan 96 XMX AI accelerators, dengan total kekuatan AI GPU mencapai 12 TOPS. Dengan kerangka teknologi XeSS 3, kartu grafis ini menjadi integrated graphics pertama di dunia yang mendukung multi-frame AI generation, membawa efek rendering modern yang sebelumnya hanya bisa dicapai oleh kartu grafis high-end — termasuk pencahayaan global yang lebih baik, ray tracing, detail ultra-tinggi, dan fitur multi-frame generation tingkat lanjut.
Prospek Aplikasi Luas dari Core Ultra Series 3
Lebih dari 200 produk mitra yang dipamerkan Intel di CES telah dikonfirmasi mendukung prosesor generasi baru ini, mencakup berbagai segmen dari laptop tipis hingga gaming laptop. Model flagship seperti ROG Fantom 16 dengan desain dual-screen dan seri Dell XPS yang di-reboot sudah lebih dulu mengadopsi. Lebih penting lagi, handheld gaming berbasis platform Panther Lake berbasis x86 juga sudah masuk dalam roadmap, yang akan membawa solusi daya tahan dan performa nyata untuk perangkat gaming portabel berbasis Windows.
Di bidang AI PC, Intel menegaskan posisi strategis “edge computing”. Upgrade menyeluruh pada NPU acceleration, menjalankan model AI lokal, dan teknologi proses 18A yang sangat rendah konsumsi daya menjadikan Panther Lake platform ideal untuk edge computing dan aplikasi AI offline. Khusus untuk lingkungan kerja ekstrem, kebutuhan keandalan tinggi, dan dukungan siklus hidup jangka panjang, Intel telah merancang rencana percepatan khusus.
Waktu Pasar — Perubahan Akan Segera Dimulai
Prosesor Core Ultra Series 3 telah memasuki tahap produksi massal. Produk konsumen pertama yang mengadopsi prosesor generasi baru ini akan resmi dirilis pada 6 Januari 2026, dan produk baru lainnya akan dirilis secara intensif sepanjang tahun 2026. Titik waktu ini bertepatan dengan titik balik penting di pasar PC — saat gelombang fluktuasi harga chip memori yang dipicu oleh gejolak harga di akhir 2025 mulai mereda, kehadiran prosesor Panther Lake akan memberi dorongan pertumbuhan baru bagi seluruh ekosistem.
Berdasarkan proses 18A, desain chip modular yang fleksibel, dan performa integrated graphics yang tak tertandingi, Intel meramalkan Core Ultra Series 3 akan menjadi platform AI PC terbesar dan paling luas dalam sejarah perusahaan.