Pasar Asia memulai minggu ini dengan kekhawatiran karena ketidakpastian kebijakan perdagangan dari ancaman tarif mengguncang kepercayaan investor. Perubahan ini sangat mencolok—uang yang gelisah berputar ke tempat perlindungan tradisional seperti emas dan obligasi, sementara aset yang lebih berisiko menghadapi tekanan yang meningkat. Saham terjebak dalam ketidakpastian, menunggu apakah Eropa akan meningkatkan atau menurunkan ketegangan. Pengaturan saat ini menunjukkan posisi defensif: hasil riil meningkat, aliran pelarian ke aman semakin cepat, dan selera risiko tergantung pada seutas benang. Siapa pun yang memegang posisi volatil sebaiknya memantau eksposurnya—suara geopolitik cenderung memicu pembalikan tajam sebelum debu mereda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ImpermanentSage
· 4jam yang lalu
tariff begitu saja, emas akan kembali melambung, teman-teman yang memegang posisi sekarang pasti sulit tidur, kan?
Lihat AsliBalas0
ParallelChainMaxi
· 4jam yang lalu
Begitu risiko tarif muncul, semua orang langsung beralih ke emas dan obligasi, trik lama ini masih efektif.
Lihat AsliBalas0
RetiredMiner
· 4jam yang lalu
Soal tarif, emas kembali menguat, harus berhati-hati dalam posisi terbuka
Pasar Asia memulai minggu ini dengan kekhawatiran karena ketidakpastian kebijakan perdagangan dari ancaman tarif mengguncang kepercayaan investor. Perubahan ini sangat mencolok—uang yang gelisah berputar ke tempat perlindungan tradisional seperti emas dan obligasi, sementara aset yang lebih berisiko menghadapi tekanan yang meningkat. Saham terjebak dalam ketidakpastian, menunggu apakah Eropa akan meningkatkan atau menurunkan ketegangan. Pengaturan saat ini menunjukkan posisi defensif: hasil riil meningkat, aliran pelarian ke aman semakin cepat, dan selera risiko tergantung pada seutas benang. Siapa pun yang memegang posisi volatil sebaiknya memantau eksposurnya—suara geopolitik cenderung memicu pembalikan tajam sebelum debu mereda.