Mengatakan bahwa robot dapat menyelesaikan krisis populasi benar-benar tidak masuk akal. Begitu robot menjadi serba bisa, apakah jumlah penduduk masih penting? Intinya—jika mesin benar-benar mengambil alih produksi dan operasi sosial, apa lagi nilai keberadaan manusia?



Ini bukan hanya masalah teknologi, tetapi masalah ekonomi yang lebih mendalam. Ketika otomatisasi mencapai batasnya, siapa yang akan mendefinisikan logika distribusi kekayaan? Jika manusia tidak lagi menjadi faktor produksi, bagaimana sistem ekonomi harus dibangun kembali? Inilah tantangan nyata yang harus dihadapi masyarakat masa depan—bukan tentang keberadaan robot, tetapi setelah adanya robot, bagaimana posisi dan hak-hak manusia dijamin.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 7
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
BtcDailyResearchervip
· 3jam yang lalu
Ini adalah inti sebenarnya, secara sederhana adalah masalah bagaimana membagi kekayaan. Robot sekuat apapun, pada akhirnya tetap harus ada orang yang mengeluarkan uang, kalau tidak siapa yang akan mengkonsumsi?
Lihat AsliBalas0
TokenomicsShamanvip
· 7jam yang lalu
Sial, ini baru masalah sebenarnya. Teknologi sendiri tidak terlalu penting, yang penting adalah bagaimana kekuasaan dibagikan, ini yang benar-benar berbahaya
Lihat AsliBalas0
TheShibaWhisperervip
· 7jam yang lalu
Hmm... Singkatnya, takut digantikan mesin, tapi masalahnya sebenarnya bukan di mesin, melainkan di bagaimana para penguasa membagi kue Eh, kalau robot menjadi serba bisa, malah harusnya tanya siapa yang akan mengelolanya Reformasi distribusi kekayaan sudah seharusnya masuk agenda, sekarang malah masih ribut soal angka populasi yang terlalu ketinggalan zaman Sejujurnya, daripada khawatir tentang nilai manusia, lebih baik pikirkan bagaimana sistem bisa mengikuti perubahan teknologi Manusia sebenarnya bukan hanya alat produksi, harus pakai mesin untuk menyelesaikan semua hal itu baru disebut kemajuan? Nonsense Jaminan hak-hak ini cuma omong kosong, nanti ujung-ujungnya kapitalis yang tertawa terakhir Rasanya semua orang salah hitung, otomatisasi seharusnya membuat hidup lebih ringan, malah bikin orang semakin cemas Rantai logika ini terlalu panjang, tapi intinya tetap—bagaimana membagi kekuasaan dan kekayaan
Lihat AsliBalas0
AlwaysAnonvip
· 7jam yang lalu
WTF, pertanyaan ini sangat tajam, inti bukan pada robot itu sendiri tetapi pada siapa yang mengendalikan hak distribusi, yang benar-benar menakutkan adalah momen ini mungkin sudah tiba
Lihat AsliBalas0
SybilSlayervip
· 7jam yang lalu
Masalah inti telah tersentuh, benar…… Saatnya orang kaya bisa mengubah diri mereka menjadi mesin, lalu bagaimana dengan orang miskin?
Lihat AsliBalas0
DegenDreamervip
· 7jam yang lalu
Masalah inti sebenarnya bukan pada robotnya, tetapi pada siapa yang memegang kekuasaan
Lihat AsliBalas0
LiquidityHuntervip
· 7jam yang lalu
Inti masalah sudah dijelaskan dengan jelas, sekarang membahas robot menyelamatkan manusia benar-benar hanya menghindar. Sejujurnya, sistem distribusi kekayaan adalah bos utama, saat itu kekuasaan akan lebih terkonsentrasi atau tersebar? Tidak ada yang berani mengatakan. Tunggu dulu, apakah nilai manusia harus selalu berupa produktivitas? Asumsi ini sendiri sudah bermasalah. Ya ampun, kita sedang berdebat tentang sebuah utopia yang bahkan belum datang, sekarang bahkan pembagian sosial dasar saja belum bisa diatur. Mengena banget, krisis sebenarnya sama sekali tidak terletak pada banyaknya robot, melainkan pada apa yang diinginkan orang kaya.
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)