Bagaimana jika sebuah produk yang tampaknya gagal di setiap metrik akhirnya menjadi cetak biru untuk masa depan?
Ambil Apple Lisa—diluncurkan pada tahun 1983. Menurut ukuran konvensional, itu adalah sebuah bencana. Harga tag-nya sangat tinggi. Kinerja-nya lambat. Angka penjualan hampir tidak memindahkan jarum. Secara internal, proyek ini menciptakan cukup ketegangan hingga akhirnya memaksa perombakan kepemimpinan.
Namun inilah intinya: Lisa tidak menghilang ke dalam tong sampah sejarah. Konsep antarmuka pengguna grafis, filosofi desain, visi yang diwakilinya—benang-benang tersebut terjalin menjadi apa yang berikutnya. "Kegagalan" awal itu menjadi fondasi untuk sesuatu yang jauh lebih besar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BearMarketBarber
· 10jam yang lalu
Produk yang gagal justru membuka jalan menuju keberhasilan, logika ini terdengar menyenangkan tapi bagaimana kenyataannya... Berapa banyak uang yang dihabiskan Lisa untuk akhirnya mendapatkan Macintosh?
Lihat AsliBalas0
BearMarketBro
· 10jam yang lalu
Masalah Lisa itu, jujur saja, adalah kegagalan bangsawan Steve Jobs, tetapi memang benar-benar mengubah dunia... uang bukanlah masalah, visi lah yang penting
Lihat AsliBalas0
GateUser-e87b21ee
· 10jam yang lalu
Melihat contoh Lisa ini memang luar biasa, pada masa itu mati total, tetapi justru membuka jalan bagi Mac kemudian... Bukankah ini semacam pola "kegagalan sebenarnya adalah proses trial and error"?
Lihat AsliBalas0
ForkTongue
· 10jam yang lalu
Lisa itu, adalah seorang pelopor yang diremehkan, benar-benar
Kalah adalah pecundang, menang adalah raja, tetapi Apple dengan keras kepala mengubah kegagalan menjadi legenda
Bagaimana jika sebuah produk yang tampaknya gagal di setiap metrik akhirnya menjadi cetak biru untuk masa depan?
Ambil Apple Lisa—diluncurkan pada tahun 1983. Menurut ukuran konvensional, itu adalah sebuah bencana. Harga tag-nya sangat tinggi. Kinerja-nya lambat. Angka penjualan hampir tidak memindahkan jarum. Secara internal, proyek ini menciptakan cukup ketegangan hingga akhirnya memaksa perombakan kepemimpinan.
Namun inilah intinya: Lisa tidak menghilang ke dalam tong sampah sejarah. Konsep antarmuka pengguna grafis, filosofi desain, visi yang diwakilinya—benang-benang tersebut terjalin menjadi apa yang berikutnya. "Kegagalan" awal itu menjadi fondasi untuk sesuatu yang jauh lebih besar.