Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Seorang manajer dana senior baru-baru ini berbagi pandangan menarik — selama tiga tahun ke depan, pasar saham AS mungkin akan mengalami periode kejayaan baru, dan logik di baliknya sebenarnya cukup familiar.
Dia mengingat kembali situasi di awal kariernya: saat itu pelonggaran regulasi, pemotongan pajak secara besar-besaran, kebijakan moneter yang relatif stabil, ditambah negosiasi kekuatan luar negeri yang langsung mendorong dolar AS naik. Ketika dolar menguat, bahkan emas pun ikut ditekan.
Rantai logika ini sebenarnya masuk akal — pelonggaran regulasi berarti biaya perusahaan menurun, ruang inovasi membesar; pemotongan pajak langsung meningkatkan laba; lingkungan moneter yang stabil membuat modal tidak lagi harus selalu memikirkan lindung nilai terhadap risiko depresiasi; posisi internasional yang kuat menjamin daya beli dolar. Beberapa faktor ini jika digabungkan, tentu akan menarik modal untuk masuk dan melakukan bottom fishing.
Tentu saja, dampak dari penilaian ini terhadap berbagai kategori aset berbeda-beda. Pasar saham AS mungkin akan diuntungkan, tetapi aset lain yang dihitung dalam dolar AS harus dipertimbangkan secara terpisah. Bagaimanapun juga, titik balik makroekonomi semacam ini adalah sinyal penting bagi seluruh ekosistem pasar.