Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kabar terbaru datang: Parlemen Korea baru saja secara resmi menyetujui RUU Amendemen "Undang-Undang Pasar Modal" dan "Undang-Undang Sekuritas Elektronik". Apa arti dari legislasi ini? Singkatnya—security token (STO) akhirnya memiliki identitas hukum yang nyata, tidak lagi menjadi eksperimen di zona abu-abu.
Fokus utama dari reformasi ini memang cukup banyak. Pertama, data di blockchain kini memiliki kedudukan hukum. Amendemen secara tegas memperkenalkan konsep "distributed ledger", artinya catatan transaksi di rantai tidak lagi bersifat virtual, melainkan memiliki kekuatan hukum yang nyata.
Kedua, hak penerbitan menjadi lebih longgar. Sebelumnya harus melalui perantara broker, sekarang penerbit yang memenuhi syarat dapat langsung menerbitkan token, yang memecah monopoli broker. Otoritas pengawas juga menambahkan "Lembaga Pengelola Akun Penerbit" untuk pengelolaan yang lebih lengkap, tampaknya ingin membangun ekosistem yang lengkap.
Lebih menarik lagi, produk investasi fragmentasi seperti karya seni dan hak cipta juga dimasukkan ke dalam kerangka pengawasan, sehingga kontrak investasi sekuritas kini berada dalam yurisdiksi Undang-Undang Pasar Modal. Selain itu, jalur perdagangan OTC juga dibuka, khusus untuk mengatasi masalah likuiditas STO.
Mengenai jadwal implementasi, isi utama dari "Undang-Undang Pasar Modal" langsung berlaku setelah diumumkan, pedoman penawaran investasi akan menunggu selama 6 bulan, sementara ketentuan terkait perdagangan OTC membutuhkan waktu 1 tahun untuk sepenuhnya diterapkan.
Sejujurnya, ini adalah sinyal penting bagi seluruh jalur tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA). Tokenisasi aset tradisional tidak lagi sekadar konsep spekulatif, melainkan dimasukkan ke dalam kerangka hukum nasional. Dengan pembangunan pasar OTC Korea yang semakin lengkap, banyak aset tradisional akan masuk dalam bentuk Token yang sesuai regulasi, Korea berpeluang menjadi salah satu pusat STO global.