Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mari kita bicara secara langsung: risiko penipuan aset cadangan stablecoin tidak hanya nyata ada, tetapi juga memang pernah terjadi dalam sejarah. Ini bukan risiko khayalan, jika sudah dilakukan harus diakui.
Mengapa bisa begitu? Harus dilihat dari tiga sudut pandang dengan jelas.
**Sudut pandang pertama: Motivasi bisnis**
Bagaimana perusahaan stablecoin menghasilkan uang? Sangat sederhana—menggunakan dolar yang dibeli pengguna untuk stablecoin sebagai investasi, mengandalkan bunga untuk mendapatkan pendapatan. Sebagai contoh, salah satu penerbit stablecoin terkemuka, perusahaan ini hanya memiliki sekitar 100 orang, tetapi laba bersih tahun lalu mencapai 13 miliar dolar AS. Ini benar-benar bisnis "makan gratis".
Karena itu, muncul motivasi:
**Motivasi penipuan**—Jika saya hanya menyimpan cadangan 74%, sisanya 26% sama dengan uang kertas yang dicetak dari udara, itu semua keuntungan murni. Siapa yang tidak tergoda?
**Motivasi risiko**—Karena uang digunakan untuk berinvestasi dan mendapatkan bunga, mengapa harus membeli obligasi AS dengan hasil rendah? Mengapa tidak mengelola aset berisiko tinggi dan hasil tinggi, seperti aset kripto lain, pinjaman perusahaan, dan sejenisnya?
**Sudut pandang kedua: Pelajaran dari sejarah**
Ide-ide ini memang pernah dilakukan oleh beberapa perusahaan stablecoin terkemuka. Pada tahun 2019, saat Pengadilan Negeri New York menuntut, pengacara dari pihak lawan bahkan mengakui—hanya 74% dari stablecoin yang diterbitkan memiliki aset yang benar-benar menjamin, sisanya 26% adalah cek kosong.
Hingga akhir 2024, situasinya membaik tetapi masih ada masalah. Berdasarkan data Federal Reserve New York, perusahaan ini masih menginvestasikan sekitar 18% dari cadangan asetnya ke dalam "aset kripto non-stablecoin dan berbagai pinjaman"—semua ini termasuk dalam zona abu-abu yang seharusnya tidak disentuh.
**Sudut pandang ketiga: Mengapa melakukan ini sangat sulit**
Dalam lingkungan saat ini, melakukan hal yang sama lagi? Jauh lebih sulit. Transparansi di blockchain semakin tinggi, pengawasan regulasi semakin ketat, dan jika terjadi keruntuhan, dampaknya akan sangat besar. Motivasi yang kuat pun harus mempertimbangkan biaya dan risikonya.