Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kepolisian Korea Selatan baru-baru ini meningkatkan kasus penipuan aset virtual. Yang dikenal sebagai "Gurita saham Cheongdam-dong", Lee Hee-jin, diserahkan dari Kantor Polisi Gangnam Seoul ke Tim Investigasi Kejahatan Keuangan, alasannya sangat jelas—terkait dengan dugaan manipulasi proyek kripto dan penipuan.
Pria ini memiliki catatan kriminal. Pada masa mudanya, dia pernah dipenjara karena penipuan manipulasi saham, dan dari 2016 hingga 2020 dia menjalani masa hukuman. Setelah keluar dari penjara, dia beralih ke bidang aset virtual. Bersama mitra kerjanya, dia meluncurkan proyek bernama Pica Coin.
Pica Coin cukup populer pada tahun 2020-2021. Dengan slogan "Investasi Pecahan Karya Seni", secara sederhana memungkinkan investor biasa memiliki bagian dari lukisan terkenal, lalu menunggu keuntungan tinggi. Kata-kata ini menarik banyak orang di Korea untuk bergabung, dan proyek ini bahkan terdaftar di platform perdagangan utama seperti Upbit.
Namun, segera terungkap masalahnya. Lee Hee-jin diduga tidak membayar settlement sebesar 18,8 miliar won sesuai kesepakatan, yang merupakan tuduhan awal. Kemudian, saat penuntutan lanjutan, jumlah kerugian yang dilaporkan membengkak menjadi 280 miliar won, sekitar 19,27 juta dolar AS. Pada Juni 2021, Upbit secara tegas mencabut listing Pica Coin.
Kasus ini memberi peringatan kepada pasar: sekecil apapun gimmick dan janji yang indah, jika di baliknya ada pelaku dengan catatan kriminal, risiko selalu menjadi prioritas utama.