Jalur Jerman menuju deindustrialisasi mengungkapkan interaksi kompleks antara pilihan kebijakan dan dinamika modal. Aliran keluar modal investasi yang stabil bertepatan dengan kerangka kebijakan hijau yang semakin ketat, menciptakan lingkungan yang menantang bagi sektor industri tradisional. Konvergensi faktor ini telah mendorong Jerman ke apa yang beberapa ekonom gambarkan sebagai titik kritis—di mana rigiditas kebijakan dan relokasi modal mencapai titik puncak. Pertanyaannya adalah apakah perubahan struktural ini merupakan koreksi pasar sementara atau penyelarasan ulang yang lebih mendasar dari lanskap industri Eropa. Daya saing manufaktur melemah ketika biaya regulasi meningkat lebih cepat daripada kenaikan produktivitas, terutama ketika wilayah tetangga menawarkan lingkungan regulasi yang lebih fleksibel. Modal mencari imbal hasil, dan ketika kondisi domestik menjadi tidak menguntungkan, modal mengalir ke tempat lain. Kasus Jerman menunjukkan bagaimana transformasi yang didorong kebijakan, ketika tidak selaras dengan realitas pasar, dapat mempercepat bukan memperlambat restrukturisasi ekonomi. Skala dan kecepatan perubahan ini menunjukkan bahwa kita mungkin sedang mendekati fase yang tidak dapat dibatalkan dalam model ekonomi Jerman.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
fren_with_benefits
· 01-11 03:32
ngl Kebijakan hijau Jerman kali ini membuat mereka sendiri terjebak, modal kabur memang kabur... biaya regulasi melonjak, produktivitas tidak mengikuti, kalau saya, saya juga akan mengurangi keuntungan
Lihat AsliBalas0
AirdropHunterXiao
· 01-10 17:46
Kebijakan hijau sekalipun semakin ketat, tidak akan berguna, modal sudah pergi sejak lama, Jerman ini yang membuat sendiri
Lihat AsliBalas0
GateUser-e87b21ee
· 01-08 20:00
Jerman benar-benar membunuh industrinya sendiri dalam gelombang ini. Kebijakan hijau terlalu kaku, tadi saya lihat negara-negara Eropa lain sedang menyalin pekerjaan rumah, sekarang mereka beradaptasi dengan fleksibel, Jerman tetap berpegang teguh dan tidak mau melepaskan... Inilah sebabnya mengapa modal semua pergi.
Lihat AsliBalas0
AirdropworkerZhang
· 01-08 10:51
Kebijakan hijau memaksa industri manufaktur keluar dari Jerman, ini adalah contoh nyata.
Lihat AsliBalas0
PebbleHander
· 01-08 10:50
Baiklah, langkah-langkah ini di Jerman memang agak keras... Kebijakan hijau bertubi-tubi, hasilnya modal menarik diri sepenuhnya, bukankah ini akibat dari kebijakan yang dibuat tanpa pertimbangan matang?
Lihat AsliBalas0
GasGuru
· 01-08 10:47
Regulasi yang berlebihan membunuh industri secara khas, kebijakan energi hijau Jerman telah menjadikannya bahan tertawaan. Modal tidak memiliki perasaan, keluar dari pasar adalah hal yang pasti.
Lihat AsliBalas0
faded_wojak.eth
· 01-08 10:36
ngl Jerman kali ini agak gagal, kebijakan hijau yang kaku, modal kabur, daya saing industri menurun tajam... Bukankah ini akibat dari kebijakan yang tidak realistis?
Jalur Jerman menuju deindustrialisasi mengungkapkan interaksi kompleks antara pilihan kebijakan dan dinamika modal. Aliran keluar modal investasi yang stabil bertepatan dengan kerangka kebijakan hijau yang semakin ketat, menciptakan lingkungan yang menantang bagi sektor industri tradisional. Konvergensi faktor ini telah mendorong Jerman ke apa yang beberapa ekonom gambarkan sebagai titik kritis—di mana rigiditas kebijakan dan relokasi modal mencapai titik puncak. Pertanyaannya adalah apakah perubahan struktural ini merupakan koreksi pasar sementara atau penyelarasan ulang yang lebih mendasar dari lanskap industri Eropa. Daya saing manufaktur melemah ketika biaya regulasi meningkat lebih cepat daripada kenaikan produktivitas, terutama ketika wilayah tetangga menawarkan lingkungan regulasi yang lebih fleksibel. Modal mencari imbal hasil, dan ketika kondisi domestik menjadi tidak menguntungkan, modal mengalir ke tempat lain. Kasus Jerman menunjukkan bagaimana transformasi yang didorong kebijakan, ketika tidak selaras dengan realitas pasar, dapat mempercepat bukan memperlambat restrukturisasi ekonomi. Skala dan kecepatan perubahan ini menunjukkan bahwa kita mungkin sedang mendekati fase yang tidak dapat dibatalkan dalam model ekonomi Jerman.