Dalam beberapa tahun terakhir, topik energi nuklir terus meningkat popularitasnya, didukung oleh investasi nyata dari berbagai ekonomi besar. Sebagai bahan bakar utama tenaga nuklir, permintaan di masa depan diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Pertama, lihat langkah Amerika Serikat—berencana mencapai sekitar 350 miliar dolar AS dalam investasi di bidang energi nuklir sebelum tahun 2050. Di Eropa, Prancis bahkan lebih aktif mendorong, dengan perkiraan investasi akan menembus 80 miliar dolar AS pada tahun 2035. Asia tidak mau kalah, Vietnam mengumumkan akan menginvestasikan sekitar 130 miliar dolar AS untuk pengembangan energi nuklir sebelum tahun 2030.
Jika melihat angka-angka ini secara bersamaan, total investasi energi nuklir global hingga tahun 2050 diperkirakan akan mencapai level 2,2 triliun dolar AS. Ini bukan sekadar langkah kecil, melainkan pergeseran industri yang nyata.
Era kebangkitan energi nuklir sedang berlangsung. Dari strategi energi hingga pembangunan infrastruktur, dari pembuatan peralatan hingga rantai industri terkait, gelombang investasi ini akan merombak banyak bidang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
25 Suka
Hadiah
25
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FOMOSapien
· 01-11 06:36
Apakah saham tambang uranium akan terbang? Angka 2,2 triliun ini membuat tangan saya bergetar.
Lihat AsliBalas0
MetaEggplant
· 01-10 10:11
Astaga, 22 triliun ini langsung dibuang begitu saja, tambang uranium pasti sangat menyenangkan!
Lihat AsliBalas0
LiquidationWizard
· 01-09 13:50
Saham tambang uranium mulai bangkit, kebangkitan energi nuklir kali ini benar-benar bukan sekadar omong kosong
Lihat AsliBalas0
RooftopReserver
· 01-08 09:56
Wah, 22 triliun dolar? Ini beneran akan datang, tambang uranium akan segera meluncur, kan?
Lihat AsliBalas0
Rekt_Recovery
· 01-08 09:56
man $2.2T adalah jenis angka yang membuatmu berpikir seharusnya kamu masuk semua ke panggilan uranium pada tahun 2020... tapi jujur saja? mungkin akan dilikuidasi sebelum tesis sebenarnya terwujud lmao. itu keahlian saya
Lihat AsliBalas0
CoffeeOnChain
· 01-08 09:54
Saham konsep uranium mulai meriah, siapa saja ingin mendapatkan bagian dari pesta sebesar 2,2 triliun dolar AS ini
Lihat AsliBalas0
PancakeFlippa
· 01-08 09:46
Sekarang tambang uranium akan segera melambung, ini benar-benar bukan main-main
Lihat AsliBalas0
GasOptimizer
· 01-08 09:37
Skala sebesar 22 triliun, data ini perlu ditinjau kembali efisiensi aliran dana
Lihat AsliBalas0
CryptoDouble-O-Seven
· 01-08 09:30
2.2兆亿?Saham tambang uranium akan melambung, kan? Siapa yang membeli di saat ini, siapa yang akan untung.
Dalam beberapa tahun terakhir, topik energi nuklir terus meningkat popularitasnya, didukung oleh investasi nyata dari berbagai ekonomi besar. Sebagai bahan bakar utama tenaga nuklir, permintaan di masa depan diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Pertama, lihat langkah Amerika Serikat—berencana mencapai sekitar 350 miliar dolar AS dalam investasi di bidang energi nuklir sebelum tahun 2050. Di Eropa, Prancis bahkan lebih aktif mendorong, dengan perkiraan investasi akan menembus 80 miliar dolar AS pada tahun 2035. Asia tidak mau kalah, Vietnam mengumumkan akan menginvestasikan sekitar 130 miliar dolar AS untuk pengembangan energi nuklir sebelum tahun 2030.
Jika melihat angka-angka ini secara bersamaan, total investasi energi nuklir global hingga tahun 2050 diperkirakan akan mencapai level 2,2 triliun dolar AS. Ini bukan sekadar langkah kecil, melainkan pergeseran industri yang nyata.
Era kebangkitan energi nuklir sedang berlangsung. Dari strategi energi hingga pembangunan infrastruktur, dari pembuatan peralatan hingga rantai industri terkait, gelombang investasi ini akan merombak banyak bidang.