Korea baru-baru ini menjadi pusat perhatian terkait rencana penerbitan stablecoin. Dewan Layanan Keuangan mengubah sikapnya dan kini mendukung proposal pembatasan yang diajukan oleh Bank Korea—stablecoin hanya dapat diterbitkan oleh konglomerat yang dikendalikan oleh bank.



Terdengar sangat ketat, tetapi detailnya sangat penting. Berdasarkan revisi undang-undang yang akan diajukan ke parlemen, bank harus mempertahankan kendali mayoritas, yang menjamin stabilitas sistem keuangan. Namun, ini tidak berarti perusahaan teknologi sepenuhnya dikecualikan—mereka dapat menjadi pemegang saham terbesar tunggal, selama tidak melebihi saham bank.

Pendekatan yang seimbang ini melindungi hak suara keuangan tradisional sekaligus memberi ruang untuk inovasi teknologi. Selain itu, undang-undang juga memberlakukan persyaratan keamanan TI dan pengendalian risiko yang lebih ketat untuk bursa cryptocurrency. Seluruh rencana ini mencerminkan bahwa regulator berusaha menyeimbangkan normalisasi pasar stablecoin sambil mencari ruang kerjasama antara lembaga keuangan dan perusahaan teknologi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 7
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-6bc33122vip
· 01-08 09:57
Ini lagi-lagi trik "keseimbangan" yang sama, jujur saja masih saja bank yang dapat bagian terbesar, ya. --- Perusahaan teknologi jadi pemegang saham terbesar juga percuma, hak suara sebenarnya tidak ada. --- Taktik Korea ini menarik, bisa tidak regulasi dan inovasi benar-benar berjabatan tangan? Saya lihat sulit. --- Bank pegang kendali=hak bicara keuangan logikanya tidak ada cacat, tapi ruang inovasi itu nyata atau hanya topeng saja. --- Lagi dikunci leher lagi dikasih permen, standar "kemajuan teratur" kan. --- Begitu UU ini disahkan, proyek stablecoin kecil gimana caranya bertahan? Cuma bisa mengandalkan yang besar saja. --- Jadi pada akhirnya masih ibu pusat yang menentukan, perusahaan teknologi cuma posisi pekerja saja.
Lihat AsliBalas0
SandwichDetectorvip
· 01-08 09:54
Kembali lagi dengan serangkaian trik lama yang mengutamakan bank, perusahaan teknologi selamanya adalah nasib pekerja biasa
Lihat AsliBalas0
SilentObservervip
· 01-08 09:49
Bank harus mengambil bagian utama, perusahaan teknologi hanya bisa membantu, logika ini saya mengerti.
Lihat AsliBalas0
Blockblindvip
· 01-08 09:48
Itu lagi-lagi skema yang dikendalikan oleh bank, perusahaan teknologi paling banter jadi nomor dua...
Lihat AsliBalas0
ser_ngmivip
· 01-08 09:48
Kembali melakukan penipuan? Mengendalikan bank agar stabil? Sangat lucu
Lihat AsliBalas0
LiquidatedTwicevip
· 01-08 09:45
Sekali lagi, orang-orang bank yang memegang kendali, perusahaan teknologi selamanya hanya bisa menjadi pendukung.
Lihat AsliBalas0
GasFeeCriervip
· 01-08 09:41
Sekali lagi bank yang memutuskan, perusahaan teknologi hanya ikut berlari saja
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)