Trader yang baru masuk biasanya akan dibuat bingung oleh berbagai indikator, sebenarnya tidak perlu serumit itu—menguasai 5 indikator ini saja sudah cukup untuk mencakup sebagian besar situasi.
**Simple Moving Average (SMA)** adalah yang paling mudah dipahami. Yaitu menghubungkan harga rata-rata beberapa hari terakhir, membantu Anda melihat arah tren secara keseluruhan. Pemula bisa mulai dari SMA 5 hari atau 10 hari, sangat cocok untuk menangkap fluktuasi jangka pendek.
**Relative Strength Index (RSI)** adalah alat untuk menilai suhu pasar. Ketika RSI melewati 70, itu menunjukkan tekanan beli terlalu kuat, berisiko terjadi koreksi; di bawah 30, sebaliknya, bisa berarti pasar terlalu oversold. Indikator ini membantu Anda menghindari masuk saat kondisi ekstrem.
**Fibonacci Retracement** terdengar sangat misterius, padahal ini berdasarkan pola matematika tertentu untuk menemukan level support dan resistance. Saat harga memantul kembali ke level kunci ini, sering kali terjadi pembalikan, jadi patut diperhatikan.
**MACD** adalah indikator yang paling populer. Ia melacak hubungan antara dua moving average untuk menilai tren. Ketika garis cepat melintasi garis lambat, biasanya menandakan perubahan sentimen pasar—ini saatnya mempertimbangkan untuk masuk atau keluar posisi.
**Volume Perdagangan** mencerminkan tingkat partisipasi. Volume tinggi menunjukkan minat yang besar, pergerakan harga cenderung lebih meyakinkan; sebaliknya, volume rendah membuat pergerakan harga kurang dapat diandalkan.
Kelima indikator ini digunakan bersama-sama dapat membantu Anda memahami pasar dari berbagai sudut pandang. Tapi ingat, indikator hanyalah alat bantu, tidak bisa 100% akurat. Gabungkan dengan manajemen risiko dan intuisi pasar Anda sendiri, itu adalah dasar untuk meraih keuntungan secara stabil.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-e87b21ee
· 01-11 07:35
Sejujurnya, saya sudah menggunakan MACD selama ini tetapi masih sering tertipu oleh garisnya, lebih baik langsung melihat volume transaksi agar lebih menyenangkan...
Lihat AsliBalas0
APY_Chaser
· 01-11 05:17
Bagus sekali, tetapi saya tetap merasa sebagian besar pemula sebenarnya tidak bisa menggunakan sebanyak itu. Saya sendiri fokus keras pada SMA dan volume perdagangan, sudah balik modal sejak lama, hal-hal lain yang berlebihan hanyalah penghiburan diri semata.
Lihat AsliBalas0
AirdropHarvester
· 01-11 02:52
Saya adalah petani airdrop berpengalaman, tetapi sejujurnya saya sudah bosan dengan kombinasi indikator ini. RSI dan MACD, saat menghadapi black swan, benar-benar tidak berguna, lebih baik percaya pada intuisi.
Lihat AsliBalas0
MerkleDreamer
· 01-10 16:57
Benar sekali, tapi saya sudah tertipu oleh MACD sejak awal... Sekarang saya hanya melihat grafik lilin dan volume perdagangan, malah lebih stabil mendapatkan keuntungan
Lihat AsliBalas0
GweiTooHigh
· 01-08 09:56
Sejujurnya, RSI dan MACD sudah saya gunakan selama tiga tahun, tetapi saya masih sering terjebak, indikator selalu tidak dapat diandalkan
Lihat AsliBalas0
Ser_APY_2000
· 01-08 09:54
Benar sekali, pemula paling mudah terjebak dalam terlalu banyak indikator yang malah membuat bingung, cukup 5 saja
---
RSI adalah yang paling sering saya gunakan, di atas 70 benar-benar harus waspada, kalau tidak mudah terkena pukulan
---
MACD melintasi garis sudah saya coba beberapa kali, rasanya sinyalnya cukup akurat, hanya saja kadang tertinggal
---
Volume perdagangan paling sering diabaikan, kenaikan volume yang rendah selalu jebakan, ini sangat penting
---
Fibonacci adalah misteri yang seperti palu, hanya mencari posisi psikologis saja, tapi memang sangat berguna
---
Begitu kata orang, tapi benar-benar menghasilkan uang tetap bergantung pada mental dan pengelolaan risiko, indikator hanyalah alat bantu
---
Dulu saya banyak sekali indikator, hasilnya semakin bingung, setelah disederhanakan malah jadi lebih jelas
---
SMA dipadukan dengan RSI, bisa mengatasi 80% kesalahan pemula
---
Penipuan garis volume paling menakutkan, banyak orang yang mengalami kerugian besar di sini
Lihat AsliBalas0
PumpDoctrine
· 01-08 09:53
Benar sekali, hanya lima ini saja yang benar-benar cukup, jangan terbuai oleh indikator-indikator yang berlebihan dan rumit.
Lihat AsliBalas0
StakeHouseDirector
· 01-08 09:52
Benar sekali, tapi yang benar-benar menghasilkan uang tetap harus mengandalkan mindset dan stop loss
---
SMA yang saya gunakan selalu, cuma kadang-kadang bisa menipu garis, terutama saat sideways sangat menyebalkan
---
Penjelasan RSI itu sudah bosan didengar, apakah harus buy di bawah 70? Saya pernah lihat koin yang tembus 80 tetap terus naik
---
Fibonacci? Sejujurnya hanya sebuah level psikologis, semakin banyak yang percaya itu semakin efektif, yang kurang percaya jadi bahan tertawaan
---
MACD adalah penyelamat saya, sudah dipakai lama dan tetap paling andal, yang lain hanya pendukung
---
Volume perdagangan ini yang benar-benar keahlian, bisa melihat pergerakan utama, sayangnya kebanyakan orang mengabaikannya
---
Lima indikator? Kakak saya sekarang cuma lihat grafik K dan pergerakan Bitcoin, yang lain dimatikan, malah lebih banyak untung
---
Pemula sebaiknya jangan terlalu peduli dengan banyak indikator, belajar dulu rugi, baru bisa belajar menghasilkan uang
---
Kalimat terakhir itu yang paling penting, semua indikator cuma referensi, yang utama tetap berani
Lihat AsliBalas0
ser_aped.eth
· 01-08 09:48
Sejujurnya, saya sudah lama menggunakan kombinasi ini, SMA dipadukan dengan MACD memang merupakan keahlian yang hebat. Namun pengalaman saya menunjukkan bahwa pemula paling sering tersandung bukan karena pemilihan indikator, melainkan karena langsung masuk saat RSI di bawah 30, lalu terus merugi. Manajemen risiko benar-benar jauh lebih penting daripada indikator teknikal.
Lihat AsliBalas0
GasFeeDodger
· 01-08 09:44
Sejujurnya, kelima indikator ini sudah saya gunakan selama dua tahun, yang paling berguna tetap SMA dan volume perdagangan, yang lainnya hanyalah pendukung, jangan terlalu dipikirkan.
Trader yang baru masuk biasanya akan dibuat bingung oleh berbagai indikator, sebenarnya tidak perlu serumit itu—menguasai 5 indikator ini saja sudah cukup untuk mencakup sebagian besar situasi.
**Simple Moving Average (SMA)** adalah yang paling mudah dipahami. Yaitu menghubungkan harga rata-rata beberapa hari terakhir, membantu Anda melihat arah tren secara keseluruhan. Pemula bisa mulai dari SMA 5 hari atau 10 hari, sangat cocok untuk menangkap fluktuasi jangka pendek.
**Relative Strength Index (RSI)** adalah alat untuk menilai suhu pasar. Ketika RSI melewati 70, itu menunjukkan tekanan beli terlalu kuat, berisiko terjadi koreksi; di bawah 30, sebaliknya, bisa berarti pasar terlalu oversold. Indikator ini membantu Anda menghindari masuk saat kondisi ekstrem.
**Fibonacci Retracement** terdengar sangat misterius, padahal ini berdasarkan pola matematika tertentu untuk menemukan level support dan resistance. Saat harga memantul kembali ke level kunci ini, sering kali terjadi pembalikan, jadi patut diperhatikan.
**MACD** adalah indikator yang paling populer. Ia melacak hubungan antara dua moving average untuk menilai tren. Ketika garis cepat melintasi garis lambat, biasanya menandakan perubahan sentimen pasar—ini saatnya mempertimbangkan untuk masuk atau keluar posisi.
**Volume Perdagangan** mencerminkan tingkat partisipasi. Volume tinggi menunjukkan minat yang besar, pergerakan harga cenderung lebih meyakinkan; sebaliknya, volume rendah membuat pergerakan harga kurang dapat diandalkan.
Kelima indikator ini digunakan bersama-sama dapat membantu Anda memahami pasar dari berbagai sudut pandang. Tapi ingat, indikator hanyalah alat bantu, tidak bisa 100% akurat. Gabungkan dengan manajemen risiko dan intuisi pasar Anda sendiri, itu adalah dasar untuk meraih keuntungan secara stabil.