Perubahan kebijakan AS terhadap Venezuela sedang membentuk ulang dinamika pasar minyak global—dan kalkulasi keamanan energi Beijing menjadi semakin rumit. Dengan pembatasan yang lebih ketat terhadap ekspor minyak mentah Venezuela, China menghadapi tekanan yang meningkat pada rantai pasok minyaknya, sebuah situasi yang bergaung di seluruh pasar komoditas dan ekonomi yang bergantung pada energi. Perjuangan geopolitik ini tidak hanya mempengaruhi harga minyak; ini juga menggeser narasi makro seputar inflasi, stabilitas mata uang, dan aliran modal. Untuk pasar kripto, guncangan pasokan ini terhadap komoditas tradisional sering memicu penyesuaian portofolio yang lebih luas dan mengubah daya tarik aset alternatif. Dampak riak? Pedagang yang memantau tren makro harus mempertimbangkan kerentanan rantai pasok energi sebagai faktor risiko sistemik dalam strategi alokasi aset mereka.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DegenDreamer
· 01-11 08:42
Rantai pasokan minyak China kembali terhambat, kali ini minyak mentah Venezuela tidak bisa masuk, lingkungan makro langsung terpuruk, akhirnya dunia kripto tetap harus menanggung beban
Lihat AsliBalas0
VCsSuckMyLiquidity
· 01-09 02:11
Sial, minyak Venezuela akan diblokir lagi? China benar-benar panik sekarang, rantai energi terputus dan pasar kripto akan kembali berguncang mengikuti tren
Lihat AsliBalas0
MysteriousZhang
· 01-08 10:55
Amerika ini langkahnya terhadap Venezuela, langsung memutus jalur energi China, permainan ini benar-benar brilian
Lihat AsliBalas0
BearMarketSurvivor
· 01-08 09:49
Ha, Amerika lagi main geopolitik, rantai energi China ketat...sekarang pasar crypto akan guncang-guncangan
Lihat AsliBalas0
LiquidityWitch
· 01-08 09:40
Gelombang pasokan minyak di Tiongkok ini benar-benar membuat tegang, sanksi AS terhadap Venezuela langsung menyentuh titik lemah... Krisis energi jika meledak, pasar kripto akan melonjak sebagai lindung nilai, ingat sinyal ini
Lihat AsliBalas0
NeonCollector
· 01-08 09:34
Kembali lagi, begitu Amerika bertindak, China harus merespons secara pasif, pola ini sudah usang. Harga minyak bergejolak, dunia kripto ikut bergolak, sebenarnya siapa yang benar-benar mendapatkan keuntungan?
Lihat AsliBalas0
ser_we_are_early
· 01-08 09:34
Hah? Lagi main-main dengan geopolitik lagi, setiap kali supply chain minyak China tegang pasar crypto langsung ikut goyah... memang saling terkait satu sama lain, nggak ada yang baru-baru amat
Lihat AsliBalas0
SchrodingerWallet
· 01-08 09:27
Kembali lagi dengan skenario ini? Amerika Serikat memberlakukan sanksi terhadap minyak Venezuela, akhirnya China yang dirugikan... dunia kripto kembali terkena dampaknya seperti ikan yang terperangkap dalam jaring
Perubahan kebijakan AS terhadap Venezuela sedang membentuk ulang dinamika pasar minyak global—dan kalkulasi keamanan energi Beijing menjadi semakin rumit. Dengan pembatasan yang lebih ketat terhadap ekspor minyak mentah Venezuela, China menghadapi tekanan yang meningkat pada rantai pasok minyaknya, sebuah situasi yang bergaung di seluruh pasar komoditas dan ekonomi yang bergantung pada energi. Perjuangan geopolitik ini tidak hanya mempengaruhi harga minyak; ini juga menggeser narasi makro seputar inflasi, stabilitas mata uang, dan aliran modal. Untuk pasar kripto, guncangan pasokan ini terhadap komoditas tradisional sering memicu penyesuaian portofolio yang lebih luas dan mengubah daya tarik aset alternatif. Dampak riak? Pedagang yang memantau tren makro harus mempertimbangkan kerentanan rantai pasok energi sebagai faktor risiko sistemik dalam strategi alokasi aset mereka.