Depresiasi mata uang fiat adalah kisah sebenarnya: Saat Ray Dalio memperingatkan, emas mengungguli saham AS sebesar 47 poin persentase, modal semakin cepat melarikan diri dari Amerika Serikat

Di saat bullish Bitcoin terus mengejar harga tertinggi, pendiri Bridgewater Fund Ray Dalio melemparkan sebuah kucuran air dingin. Pandangannya yang inti langsung menunjuk pada kebenaran yang sangat diremehkan pasar: cerita investasi terbesar pada 2025 bukanlah AI atau inovasi pasar saham AS, melainkan depresiasi fiat yang sedang berlangsung. Ini tidak hanya mengubah aliran modal, tetapi juga mendefinisikan ulang apa yang disebut pengembalian nyata.

Jurang besar antara hasil nominal dan daya beli riil

Tampaknya pasar saham AS akan tampil baik pada 2025, tetapi ini hanyalah “ilusi visual”. Ray Dalio membongkar ilusi ini dengan data.

Pengembalian yang sama, cerita yang berbeda

Dalam denominasi dolar, emas tahun lalu memberikan hasil 65%, sedangkan indeks S&P 500 hanya 18%, selisih 47 poin persentase. Ini terdengar seperti emas yang menang, tetapi dampak sebenarnya berasal dari angka berikut: jika menggunakan emas sebagai satuan pengukuran, indeks S&P 500 sebenarnya turun 28%.

Apa artinya ini? Pasar saham AS tampak naik, tetapi jika diukur dengan daya beli riil, kekayaan investor sebenarnya menyusut. Inilah yang disebut Ray Dalio sebagai “ilusi visual yang dibuat oleh depresiasi mata uang”.

Dolar sedang mengalami depresiasi sistemik

Depresiasi dolar pada 2025 sangat mencolok:

Objek depresiasi Persentase depresiasi
Yen 0.3%
Renminbi 4%
Euro 12%
Franc Swiss 13%
Emas 39%

Angka depresiasi dolar terhadap emas sebesar 39% paling menunjukkan masalah. Emas adalah aset cadangan terbesar kedua di dunia, dan satu-satunya mata uang non-sovereign utama. Ketika dolar terhadap emas mengalami depresiasi hampir empat puluh persen, ini tidak hanya mencerminkan penurunan daya beli dolar, tetapi juga mencerminkan perubahan kepercayaan global terhadap dolar.

Modal sedang mengalir besar-besaran ke aset non-AS

Peringatan Ray Dalio mengarah ke fenomena yang lebih dalam: struktur alokasi modal sedang mengalami perubahan sistemik.

Pasar saham non-AS secara menyeluruh unggul

Dalam satu tahun terakhir, performa pasar saham non-AS secara keseluruhan mengalahkan pasar AS:

  • Pasar saham Eropa unggul sekitar 23 poin persentase dari AS
  • Pasar saham China unggul sekitar 21 poin persentase dari AS
  • Pasar saham Inggris unggul sekitar 19 poin persentase dari AS
  • Pasar saham Jepang unggul sekitar 10 poin persentase dari AS

Ini bukan hanya performa pasar tertentu, melainkan cerminan langsung dari penilaian ulang risiko dan imbal hasil oleh modal global. Investor secara sistemik mengurangi konsentrasi aset di AS, dan dana semakin cepat mengalir ke pasar lain.

Likuiditas mendukung transfer modal lebih lanjut

Dari sudut pandang pasar kripto, latar makro ini juga tercermin secara mikro. Circle telah mencetak 22,5 miliar USDC pada awal 2026, dan likuiditas pasar tetap longgar. Likuiditas yang cukup ini mendukung kelancaran aliran modal lintas aset dan wilayah.

Pelajaran untuk Bitcoin

Ada paradoks menarik di sini: Ray Dalio memperingatkan gelembung pasar saham AS, merekomendasikan emas dan aset non-AS, tetapi seluruh logika argumennya justru memberikan dukungan makro untuk narasi anti-inflasi Bitcoin.

Ketika depresiasi sistemik fiat menjadi garis utama, dan investor mulai mengukur pengembalian riil dengan emas bukan dolar, daya tarik aset anti-inflasi menjadi semakin nyata. Bullish Bitcoin terus bertahan berdasarkan logika ini. Rumor pasar memperkirakan BTC akan melonjak ke $130.000, dan di balik ekspektasi optimis ini, adalah penilaian terhadap keberlanjutan depresiasi fiat.

Risiko politik tidak boleh diabaikan

Namun, perlu diingat bahwa Ray Dalio juga mengingatkan risiko lain: pemilihan tengah tahun AS 2026 dapat memicu perubahan politik besar. Jika Partai Republik kehilangan kursi di Senat dan DPR, kebijakan pro-kripto saat ini kemungkinan besar akan berbalik. Ini bisa menjadi ancaman potensial terhadap lingkungan kebijakan pasar kripto secara keseluruhan.

Kesimpulan

Inti dari peringatan Ray Dalio bukanlah menolak Bitcoin, melainkan menunjukkan sebuah kebenaran yang diabaikan pasar: depresiasi fiat adalah cerita investasi terbesar pada 2025. Hasil yang dihitung dalam dolar bisa sangat melebih-lebihkan pengembalian riil. Jika diukur dengan emas, pasar saham AS sebenarnya sedang menurun. Perubahan persepsi ini sedang mengubah aliran modal global.

Bagi Bitcoin, ini adalah peluang sekaligus tantangan. Peluangnya adalah latar makro depresiasi fiat memberikan dukungan logis untuk aset anti-inflasi; tantangannya adalah risiko politik yang dapat mengubah lingkungan kebijakan. Dalam konteks ini, yang penting bukanlah “berapa banyak naik”, melainkan “berapa banyak daya beli yang bisa dipertahankan”.

BTC0,02%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)