Dulu saya juga termasuk trader yang selalu terpaku pada lilin 1 menit, takut melewatkan setiap fluktuasi kecil. Baru kemudian saya mengerti bahwa logika menghasilkan uang yang sebenarnya bukanlah dengan menebak rebound kecil satu per satu, tetapi memahami irama antara periode waktu yang berbeda. Perlahan-lahan saya menemukan sebuah metode yang melibatkan banyak periode waktu yang saling terkait, akhirnya terbebas dari kutukan "beli tinggi jual tinggi".
Metode ini sebenarnya hanya terdiri dari tiga tahap, yang berkembang secara berurutan:
**Tahap Pertama: Melihat Gambaran Besar (Periode 4 jam)**
Level 4 jam sudah cukup, mampu menyaring noise pasar secara efektif dan melihat arah tren yang sebenarnya. Langkah ini hanya menjawab satu pertanyaan inti: apakah saat ini saatnya membeli naik, atau menjual turun?
Ketika tren naik, setiap puncak lebih tinggi dari puncak sebelumnya, dan setiap lembah juga lebih tinggi dari lembah sebelumnya—fokus hanya pada peluang untuk membeli, dan hindari menjual. Sebaliknya, dalam tren turun, puncak-puncaknya lebih rendah dari sebelumnya, dan lembah-lembahnya juga menurun—operasi berbalik di saat ini. Untuk pola sideways yang tidak memiliki pola tertentu dan terjebak dalam kotak, pilihan paling cerdas adalah tetap diam.
Hukum besarnya: Jangan pernah bertaruh pada rebound kecil saat pasar bergerak melawan tren di timeframe 4 jam.
**Tahap Kedua: Menentukan Posisi (Periode 1 jam)**
Setelah arah tren dipahami, selanjutnya cari level support dan resistance penting di grafik 1 jam, ini adalah area potensial untuk masuk posisi.
Saat membeli, perhatikan lembah sebelumnya, garis tren, dan support moving average (misalnya EMA60). Saat menjual, sebaliknya, perhatikan puncak sebelumnya, garis tren penurunan, dan area akumulasi posisi. Pada tahap ini, tidak perlu mencari ketepatan yang sangat detail, cukup gambarkan sebuah "rentang harga" yang bernilai.
**Tahap Ketiga: Menunggu Sinyal (Periode 15 menit)**
Ini adalah saat yang benar-benar untuk bertindak. Hanya jika dua langkah sebelumnya terpenuhi, gunakan grafik 15 menit untuk menangkap sinyal masuk yang spesifik. Bukan sekadar menggapai bintang di langit, tetapi sudah siap dengan persiapan matang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
JustHodlIt
· 19jam yang lalu
Terdengar bagus, tetapi saya tetap merasa sebagian besar orang sama sekali tidak mampu melakukan ketiga langkah ini... Hanya menunggu sinyal saja bisa menghabiskan banyak orang.
Lihat AsliBalas0
ForkMonger
· 01-08 17:01
nah ini multi-timeframe thing cuma governance theater yang dibalut trading wisdom... real protocol vulnerability hidup di celah-celah yang chart 4h mu nggak bisa lihat. semua orang khotbah yang sama tentang risk management sementara actual edge ada di timing fork sebelum massa-nya tau ada schism yang sedang berkembang.
Lihat AsliBalas0
LidoStakeAddict
· 01-08 08:49
Benar-benar, bro, metode ini sudah saya coba setengah tahun yang lalu, memang jauh lebih nyaman daripada trading di grafik satu menit yang kacau
Saya masih belajar tentang resonansi multi-siklus, langkah menentukan arah di timeframe 4 jam tidak masalah, hanya saja di 1 jam selalu ingin membeli di bawah... Kadang-kadang, meskipun arah sudah benar, justru rugi karena detailnya, bagaimana kamu mengatasi ini?
Lihat AsliBalas0
SelfRugger
· 01-08 08:47
Benar sekali, hanya dengan melambat seperti ini kita bisa bertahan lebih lama. Saya sebelumnya juga selalu memperhatikan grafik K-line secara cepat, hasilnya semakin lama saya melihat semakin merugi.
Resonansi multi-siklus memang luar biasa, tetapi untuk melakukannya harus dengan tekad untuk tetap tenang dan tidak bergerak, ini yang paling sulit.
Lihat AsliBalas0
OnChainDetective
· 01-08 08:47
nah tunggu, jadi kamu bilang keunggulan sebenarnya hanyalah... tidak mengejar setiap sumbu lilin? setelah menelusuri sekitar 50 rugpull dan hal layering timeframe ini benar-benar terbukti secara statistik 👀
Lihat AsliBalas0
BagHolderTillRetire
· 01-08 08:43
Kata-kata terdengar bagus, yang penting tetap tenang. Saya melakukan ini dan hasilnya tetap sering mengalami stop loss, merasa masalahnya bukan pada siklusnya tetapi terlalu serakah sendiri.
Lihat AsliBalas0
BlockchainBouncer
· 01-08 08:29
Kerangka kerja multi-siklus ini terdengar bagus, tetapi masalahnya adalah kebanyakan orang sama sekali tidak bisa melakukannya, satu gelombang koreksi saja sudah membuat mental mereka meledak.
Bro, aturan "tidak pernah melawan tren untuk bertaruh rebound" ini terdengar mudah diucapkan, tetapi sebenarnya sangat sulit untuk menahan keinginan untuk bertindak.
Dulu saya juga termasuk trader yang selalu terpaku pada lilin 1 menit, takut melewatkan setiap fluktuasi kecil. Baru kemudian saya mengerti bahwa logika menghasilkan uang yang sebenarnya bukanlah dengan menebak rebound kecil satu per satu, tetapi memahami irama antara periode waktu yang berbeda. Perlahan-lahan saya menemukan sebuah metode yang melibatkan banyak periode waktu yang saling terkait, akhirnya terbebas dari kutukan "beli tinggi jual tinggi".
Metode ini sebenarnya hanya terdiri dari tiga tahap, yang berkembang secara berurutan:
**Tahap Pertama: Melihat Gambaran Besar (Periode 4 jam)**
Level 4 jam sudah cukup, mampu menyaring noise pasar secara efektif dan melihat arah tren yang sebenarnya. Langkah ini hanya menjawab satu pertanyaan inti: apakah saat ini saatnya membeli naik, atau menjual turun?
Ketika tren naik, setiap puncak lebih tinggi dari puncak sebelumnya, dan setiap lembah juga lebih tinggi dari lembah sebelumnya—fokus hanya pada peluang untuk membeli, dan hindari menjual. Sebaliknya, dalam tren turun, puncak-puncaknya lebih rendah dari sebelumnya, dan lembah-lembahnya juga menurun—operasi berbalik di saat ini. Untuk pola sideways yang tidak memiliki pola tertentu dan terjebak dalam kotak, pilihan paling cerdas adalah tetap diam.
Hukum besarnya: Jangan pernah bertaruh pada rebound kecil saat pasar bergerak melawan tren di timeframe 4 jam.
**Tahap Kedua: Menentukan Posisi (Periode 1 jam)**
Setelah arah tren dipahami, selanjutnya cari level support dan resistance penting di grafik 1 jam, ini adalah area potensial untuk masuk posisi.
Saat membeli, perhatikan lembah sebelumnya, garis tren, dan support moving average (misalnya EMA60). Saat menjual, sebaliknya, perhatikan puncak sebelumnya, garis tren penurunan, dan area akumulasi posisi. Pada tahap ini, tidak perlu mencari ketepatan yang sangat detail, cukup gambarkan sebuah "rentang harga" yang bernilai.
**Tahap Ketiga: Menunggu Sinyal (Periode 15 menit)**
Ini adalah saat yang benar-benar untuk bertindak. Hanya jika dua langkah sebelumnya terpenuhi, gunakan grafik 15 menit untuk menangkap sinyal masuk yang spesifik. Bukan sekadar menggapai bintang di langit, tetapi sudah siap dengan persiapan matang.