Aturan dalam perjanjian pinjaman sebenarnya cukup tidak adil—tidak semua aset memiliki posisi yang sama.
Cobalah di beberapa platform pinjaman utama, jaminan 100 BNB, hasilnya hanya bisa meminjam 50. Pembatasan LTV sebesar 50% ini membuat efisiensi penggunaan dana sangat rendah. Rasio jaminan yang tidak digunakan secara aktif sebenarnya adalah pemborosan.
Namun di beberapa protokol DeFi, saya menemukan fenomena menarik: mereka menerbitkan bukti staking yang justru mendapatkan bobot jaminan yang lebih tinggi(Collateral Factor). Ambil contoh slisBNB—mengapa bukti staking yang likuid ini lebih "menarik" daripada BNB asli?
Jawabannya tersembunyi dalam logika pengelolaan risiko. Bukti staking dinilai sebagai aset berkinerja rendah volatilitas dengan mekanisme perlindungan. Fluktuasi harganya hampir mengikuti BNB, dan ada janji pembayaran yang kaku (meskipun ada batasan periode unlock). Sebagai penerbit, tentu akan condong ke produk sendiri—ini sangat masuk akal.
Angka berbicara. Dengan jumlah pokok 100 BNB yang sama: - Platform lain mungkin hanya meminjamkan 5000U - Jika diganti dengan slisBNB? Kamu bisa meminjam dengan aman hingga 6000U, bahkan lebih (tergantung pengaturan parameter saat itu)
Selisih 1000U ini adalah **dividen efisiensi** kamu.
Apa yang bisa dilakukan dengan likuiditas ini? Di pasar bullish, ini adalah modal dorongmu. Saat muncul tren baru, kamu punya amunisi untuk berpartisipasi; saat peluang keuntungan muncul di depan mata, kamu bisa lebih fleksibel dalam mengatur posisi. Tanpa cadangan likuiditas yang cukup, kamu hanya bisa menyaksikan peluang berlalu begitu saja.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
down_only_larry
· 01-10 11:12
slisBNB cara bermain ini memang keren, anak sendiri sendiri yang saya mengerti, tapi yang benar-benar tidak saya mengerti adalah mengapa LTV BNB biasa bisa begitu pelit...
Tunggu, ini memang trik DeFi, pihak penerbit token selalu harus menyisakan jalan keluar untuk diri mereka sendiri.
Lihat AsliBalas0
OnChainDetective
· 01-08 08:03
nah tunggu, jadi kamu bilang protokol ini... diam-diam meningkatkan faktor jaminan untuk token mereka sendiri? saya melacak pengelompokan dompet ini dan pola ini sangat mencurigakan jujur. klasik tindakan sendiri yang dibungkus dalam bahasa "manajemen risiko".
Lihat AsliBalas0
TokenDustCollector
· 01-08 08:00
Lagi-lagi trik yang sama, produk milik penerbit selalu laku, kenapa sih?
slisBNB benar-benar stabil? Menurut saya masih bergantung pada apakah penerbit akan default
Sudahlah, liquid pool memang raja, bisa pinjam seribu U terdengar enak, rugi lima ribu malah lebih seru
Lihat AsliBalas0
PumpBeforeRug
· 01-08 07:54
Tsk, ini lagi, platform pihak yang memihak koinnya sendiri, sudah tahu sejak lama
Benar juga, likuiditas adalah uang sungguhan, tanpa amunisi semuanya sia-sia
Strategi slisBNB ini sudah saya pahami, itu hanya versi upgrade dari strategi panen kuli
Kesempatan ini memang bisa dapat keuntungan efisiensi, tapi risikonya ikut datang, siapa yang bisa menjamin tidak meledak?
Di bull market yang punya peluru adalah raja, yang lain semua sia-sia
Aturan dalam perjanjian pinjaman sebenarnya cukup tidak adil—tidak semua aset memiliki posisi yang sama.
Cobalah di beberapa platform pinjaman utama, jaminan 100 BNB, hasilnya hanya bisa meminjam 50. Pembatasan LTV sebesar 50% ini membuat efisiensi penggunaan dana sangat rendah. Rasio jaminan yang tidak digunakan secara aktif sebenarnya adalah pemborosan.
Namun di beberapa protokol DeFi, saya menemukan fenomena menarik: mereka menerbitkan bukti staking yang justru mendapatkan bobot jaminan yang lebih tinggi(Collateral Factor). Ambil contoh slisBNB—mengapa bukti staking yang likuid ini lebih "menarik" daripada BNB asli?
Jawabannya tersembunyi dalam logika pengelolaan risiko. Bukti staking dinilai sebagai aset berkinerja rendah volatilitas dengan mekanisme perlindungan. Fluktuasi harganya hampir mengikuti BNB, dan ada janji pembayaran yang kaku (meskipun ada batasan periode unlock). Sebagai penerbit, tentu akan condong ke produk sendiri—ini sangat masuk akal.
Angka berbicara. Dengan jumlah pokok 100 BNB yang sama:
- Platform lain mungkin hanya meminjamkan 5000U
- Jika diganti dengan slisBNB? Kamu bisa meminjam dengan aman hingga 6000U, bahkan lebih (tergantung pengaturan parameter saat itu)
Selisih 1000U ini adalah **dividen efisiensi** kamu.
Apa yang bisa dilakukan dengan likuiditas ini? Di pasar bullish, ini adalah modal dorongmu. Saat muncul tren baru, kamu punya amunisi untuk berpartisipasi; saat peluang keuntungan muncul di depan mata, kamu bisa lebih fleksibel dalam mengatur posisi. Tanpa cadangan likuiditas yang cukup, kamu hanya bisa menyaksikan peluang berlalu begitu saja.