Belakangan ini melihat sebuah pengamatan ekonomi yang sangat menarik: orang Amerika secara umum berteriak "tidak bisa bertahan hidup", tetapi data justru menunjukkan cerita yang berbeda.



Pertama-tama lihat beberapa angka kunci. Sejak sebelum pandemi 2019 hingga sekarang, harga barang di Amerika telah naik sekitar 20%. Terdengar menakutkan, tetapi upah jam median pekerja selama periode yang sama meningkat sebesar 25-30%. Setelah disesuaikan dengan inflasi, barang dan jasa yang bisa dibeli pekerja Amerika biasa dengan satu jam kerja sebenarnya lebih banyak daripada sebelum pandemi. Inilah yang disebut fenomena "ilusi optik" — tampaknya tidak mampu membeli, tetapi kondisi keuangan justru membaik.

Apa bukti paling langsung? Orang Amerika masih tetap berbelanja. Jika benar-benar tidak bisa bertahan hidup, mereka pasti sudah menutup rapat dompetnya. Tetapi kenyataannya, data konsumsi terus menunjukkan kekuatan, yang menunjukkan bahwa daya beli nyata kebanyakan orang tidak menurun.

Jika dibandingkan dengan Taiwan, menjadi menarik. Sama-sama mendapatkan manfaat dari pertumbuhan GDP yang didorong oleh industri AI dan semikonduktor, nilai aset juga meningkat, tetapi masalahnya adalah pertumbuhan gaji yang tidak merata, ditambah rasio harga rumah terhadap pendapatan yang tinggi, sehingga kebanyakan orang tidak merasakan manfaat ekonomi. "Tidak mampu membeli" orang Amerika mungkin adalah ilusi psikologis, sementara masalah di Taiwan tampaknya lebih nyata — pendapatan tidak cukup mengikuti kenaikan harga aset.

Ini sebenarnya mencerminkan perbedaan struktural antara berbagai ekonomi. Kadang-kadang data dan perasaan tidak sinkron, tetapi dalam jangka panjang, daya beli riil adalah indikator yang paling mampu menjelaskan masalah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 6
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
TokenomicsDetectivevip
· 01-08 12:51
Orang Amerika setiap bulan mengaku bangkrut, tetapi data konsumsi malah terus melonjak, ini benar-benar tidak masuk akal
Lihat AsliBalas0
LayerZeroHerovip
· 01-08 07:59
Orang Amerika ini benar-benar luar biasa dalam membangun mentalitasnya, kenaikan gaji mengalahkan inflasi tapi masih harus mengaku miskin, bangunlah semua
Lihat AsliBalas0
Web3ExplorerLinvip
· 01-08 07:59
hipotesis: masalah oracle di sini bukan tentang data vs sentimen—ini tentang data siapa yang kita baca. pertumbuhan upah AS terlihat bagus sampai Anda memperhatikan distribusi sebenarnya... lalu menjadi berantakan 🤔
Lihat AsliBalas0
ChainDetectivevip
· 01-08 07:35
Data membantah kenyataan, orang Amerika berteriak miskin padahal sebenarnya kantong mereka lebih tebal? Logika ini agak aneh, merasakan ekonomi dan ekonomi nyata benar-benar dua hal yang berbeda
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)