Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
BTC terjebak di antara garis likuidasi hidup dan mati: menembus 95K, short liquidation sebesar 2,4 miliar, menembus 87K, long ikut terbakar sebesar 1,8 miliar
Menurut berita terbaru, BTC saat ini berada di posisi yang sangat berbahaya. Jika harga menembus $95,282, kekuatan likuidasi posisi short di bursa utama akan mencapai $2.409 miliar; sebaliknya, jika menembus $86,940, kekuatan likuidasi posisi long di bursa utama akan mencapai $1.851 miliar. Saat ini, harga BTC yang berada di sekitar $90,676 berulang kali berfluktuasi, tepat berada di antara dua zona likuidasi ini. Ini bukan sekadar support dan resistance teknikal, melainkan risiko margin call yang nyata dan berbahaya.
Tidak Ada Jalan Keluar Baik untuk Long maupun Short
Berdasarkan data, pola likuidasi BTC saat ini menunjukkan ciri khas “penyiksaan dua arah”:
Ancaman terhadap posisi short
Jika BTC menembus $95,282, likuidasi posisi short sebesar $2,409 miliar akan terjadi secara paksa. Seberapa menakutkannya angka ini? Sebagai referensi, performa pasar terakhir: pada 5 Januari saat BTC rebound menembus $91,000, total likuidasi di seluruh jaringan mencapai $42,63 juta, dengan lebih dari 81% dari likuidasi tersebut berasal dari posisi short. Sekarang, kekuatan likuidasi di sekitar $95,282 adalah beberapa kali lipat dari angka tersebut, dan jika trigger terjadi, akan terbentuk “peningkatan harga secara terpancing”—short dipaksa untuk menutup posisi dan membeli secara pasif, yang akan mendorong harga lebih tinggi lagi, sehingga posisi short berikutnya lebih mudah dilikuidasi.
Bahaya yang sama juga mengintai posisi long
Jika BTC menembus $86,940, kekuatan likuidasi posisi long sebesar $1,851 miliar akan diaktifkan. Angka ini lebih kecil dari posisi short, tetapi tetap tidak bisa diabaikan. Selain itu, berdasarkan kasus likuidasi sebelumnya, saat pasar turun, likuiditas cenderung lebih buruk dibandingkan saat pasar naik—penutupan posisi long sama dengan penjualan pasif, yang mudah memicu reaksi berantai.
Leverage Tinggi di Pasar Sudah Menjadi Kebiasaan
Situasi “dilema” ini tidak hanya terjadi pada BTC. Melihat data ETH, jelas bahwa: jika ETH menembus $3,300, kekuatan likuidasi posisi short mencapai $809 juta; jika menembus $3,150, kekuatan likuidasi posisi long mencapai $1,053 miliar. Seluruh pasar berada dalam kondisi leverage tinggi.
Apa artinya ini? Partisipan pasar secara umum bertaruh dengan leverage, dan begitu harga menyentuh batas tersebut, likuidasi akan terjadi secara berantai seperti domino.
Mengapa bisa begitu
Berdasarkan informasi terkait, data dari platform Hyperliquid menunjukkan bahwa kepemilikan whale (paus) menunjukkan bahwa posisi long menyumbang 47,97%, sedangkan posisi short 52,03%, dengan rasio long/short hanya 0,92. Ini menunjukkan bahwa para pemain besar memiliki ekspektasi yang berbeda terhadap pasar, tetapi mereka tidak mengurangi posisi, malah menambah leverage. Dalam kondisi ketegangan tinggi seperti ini, faktor kejutan apa pun bisa memicu likuidasi besar-besaran.
Apakah Sejarah Akan Terulang?
Pada 1 Januari, saat BTC turun dari $89,000 ke $87,000, total likuidasi di seluruh jaringan mencapai $228 juta, lebih dari 160.000 orang dilikuidasi. Itu hanyalah fluktuasi sedang. Jika saat ini salah satu dari batas likuidasi di atas terpicu, skala likuidasi akan berkali-kali lipat dari kejadian tersebut.
Kesimpulan
Posisi BTC saat ini seperti berjalan di atas kawat—menembus $95,282 akan menyebabkan likuidasi short sebesar $2,409 miliar, dan menembus $86,940 akan menyebabkan long dilikuidasi sebesar $1,851 miliar. Pasar dengan leverage tinggi sudah menjadi kebiasaan, tidak hanya di BTC, tetapi juga di koin utama lain seperti ETH, yang menghadapi risiko serupa. Ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan berdasarkan data likuidasi yang objektif. Bagi trader, ini berarti bahwa setiap tren satu arah di pasar saat ini berpotensi memicu likuidasi besar-besaran, risiko dan peluang berjalan beriringan, tetapi risiko sering kali lebih sering diabaikan.