Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pendiri Bridgewater Associates, Dalio, baru-baru ini mengeluarkan ramalan besar—pada tahun 2026, yang paling perlu dikhawatirkan bukanlah kejatuhan pasar saham, tetapi uang di kantong yang diam-diam menguap.
**Daya beli mata uang adalah ancaman sejati**
Terdengar agak menakutkan, tetapi logikanya sebenarnya sangat sederhana. Bank sentral di berbagai negara selama dua tahun terakhir melakukan pelonggaran kebijakan secara agresif, mesin pencetak uang tidak bisa berhenti. Hasilnya? Dengan uang yang sama, barang yang bisa dibeli semakin sedikit. Ini bukan ilusi, orang biasa benar-benar merasakannya—dulu 100 rupiah bisa makan makan enak, sekarang cuma cukup-cukupan. Hantu inflasi ini belum sepenuhnya hilang, permainan pengurangan nilai uang yang baru sudah dimulai.
**Perlawanan hebat emas di tahun 2025**
Sementara bank sentral masih melakukan pelonggaran, emas langsung melesat. Data menunjukkan—pada tahun 2025, kenaikan harga emas langsung melampaui pasar saham AS sebesar 30 poin persentase. Uang lama mulai merasakan aroma perlindungan, semua uang diarahkan ke emas. Kepercayaan terhadap dolar mulai melemah, situasi geopolitik juga belum stabil, emas menjadi "obat tenang" paling stabil. Tapi risiko juga tidak boleh diabaikan, emas juga bisa naik turun seperti roller coaster—yang hari ini raja, bisa saja besok ditolak. Dalam jangka panjang, semuanya tergantung bagaimana bank sentral memainkan kartu mereka.
**Bisakah cryptocurrency menangkap peluang ini?**
Bitcoin dipromosikan sebagai "emas digital", logikanya terdengar masuk akal—di era inflasi, aset digital melindungi nilai. Tapi masalahnya, volatilitas BTC bisa membuatmu ketakutan setengah mati. Kemarin naik, hari ini bisa langsung jatuh. Mereka yang ingin membeli saat harga rendah harus siap dengan mental tertahan di posisi. Selain itu, regulasi juga tidak pasti kapan akan muncul peristiwa black swan.
**Apakah ramalan Dalio pasti benar?**
Sejujurnya, "pengulangan sejarah" terdengar sangat cerdas, tapi apakah inflasi kali ini benar-benar akan mengulang skenario abad ke-20? Tidak selalu. Lingkungan ekonomi sudah berubah, alat kebijakan juga lebih banyak, kemungkinan kesamaan sejarah bisa dibesar-besarkan. Meski emas tampil cukup baik, mengejar kenaikan harga bisa berujung menjadi posisi yang tidak menguntungkan. Cryptocurrency adalah pedang bermata dua—ada peluang, tapi juga jebakan.
**Pendekatan paling realistis**
Daripada memilih satu aset secara all-in, lebih baik melakukan diversifikasi. Alokasikan secara proporsional ke mata uang keras (emas, dolar), simpan sebagian aset berisiko tinggi (cryptocurrency, saham pertumbuhan), dan sesuaikan secara fleksibel dengan ritme pasar. Dompet harus tetap kuat menghadapi tahun 2026, intinya jangan taruh semua chip di satu tempat.