Zaman sekarang, investasi ETF menjadi pilihan yang semakin populer karena praktis, risiko rendah, dan mudah mengakses pasar internasional. Tetapi masalahnya adalah di mana bisa membeli ETF luar negeri dan harus memilih broker seperti apa. Artikel ini akan membantu Anda memahami perbedaan 8 broker terkemuka beserta analisis kelebihan dan kekurangannya.
Perbandingan 8 broker top untuk investasi ETF
1. KGI Securities: Biaya paling hemat
KGI Securities adalah pemain utama dalam hal biaya rendah. Platform KGI Trade Online dirancang agar mudah digunakan baik oleh pemula maupun trader profesional.
Cara membeli dan menjual ETF dengan KGI:
Perdagangan di pasar saham: ETF terdaftar di bursa saham memiliki keberadaan yang nyata, Bid-Offer seperti saham biasa
Put-through: Untuk yang ingin melakukan transaksi dalam jumlah besar (1 Unit Penciptaan) dengan negosiasi harga langsung
2. BBL Securities: Aplikasi Mobile yang lancar
Aplikasi BBL Invest dari BBL Securities memberikan pengalaman investasi yang mulus dan nyaman. ETF dapat dibeli seperti saham biasa, tetapi hasilnya berasal dari portofolio yang beragam.
Kelebihan:
Modal awal rendah
Diversifikasi risiko di banyak saham sekaligus
3. Yuanta Securities: Program riset gratis
Yuanta menawarkan ETF yang cocok untuk pemula, lengkap dengan alat analisis Yuanta Online.
Contoh ETF luar negeri yang populer:
S&P 500 ETF (SPY): Investasi di 500 perusahaan terkemuka AS
Vanguard FTSE Developed Europe ETF (VEA): Fokus pada saham Eropa
4. Interactive Brokers: Pemimpin dalam diversifikasi
Keunggulan utama:
Lebih dari 13.000 ETF
Modal awal $0
Biaya $1 per transaksi
Alat riset: IB menyediakan berbagai alat analisis yang membantu pengambilan keputusan. Platform trading-nya cepat dan cocok untuk membeli ETF luar negeri.
5. Saxo Bank: Kelas dunia
Apa yang membedakan:
Lebih dari 18.000 ETF dari seluruh dunia
Biaya transaksi
Platform dilengkapi alat analisis yang dikembangkan
Membayar bunga untuk saldo kas
Saxo Bank adalah pilihan bagus bagi yang ingin akses lengkap ke ETF luar negeri.
6. Trading 212: Komisi nol
Kebijakan biaya:
Biaya 0% untuk saham dan ETF di pasar utama Eropa-AS
Lebih dari 3.000 ETF tersedia
Investor yang ingin menghemat biaya harus mempertimbangkan Trading 212.
7. Firstrade: Mitra pemula
Kelebihan:
Biaya 0% untuk ETF AS
Sekitar 2.400 ETF
Alat edukasi yang baik
8. Mitrade: Fleksibel untuk yang mengalami kerugian
Yang perlu Anda ketahui:
Deposit minimum: $50
Biaya kompetitif
Platform mudah digunakan, alat analisis berfungsi
Bonus untuk akun baru $100
Akun demo: $50.000 virtual
Jenis ETF yang perlu diketahui
ETF indeks saham
Berdasarkan SET50, S&P 500, Nikkei 225
Cocok untuk diversifikasi risiko
Contoh: K-SET50, KETF-SET50
ETF komoditas
Investasi dalam emas, minyak, gas alam
Melindungi dari inflasi
Contoh: GOLD-ETF, GOXD
ETF obligasi
Pendapatan dari surat utang
Memberikan penghasilan tetap, risiko rendah
Contoh: THFIXED, TFixed50
ETF aset lain
Properti, aset digital
Peluang investasi baru
Mengapa harus investasi ETF luar negeri
1. Akses pasar global
Beli ETF luar negeri dan rasakan pasar saham AS, Eropa, Asia sekaligus.
2. Diversifikasi risiko
Uang 100 Baht bisa membeli 1 ETF, risiko lebih rendah daripada membeli satu saham.
3. Biaya rendah
Karena pasar global besar, biaya pengelolaan lebih murah dibandingkan dana tradisional.
4. Mudah diperdagangkan
Beli dan jual seperti saham, tidak perlu membuka rekening khusus.
5. Untuk semua tipe investor
Pemula bisa belajar, profesional bisa gunakan untuk lindung nilai.
Strategi investasi ETF luar negeri
Buy and Hold: Menahan yang baik
Untuk pemula yang tidak ingin mengikuti pasar, beli ETF dan tahan selama bertahun-tahun biarkan berkembang.
Dollar Cost Averaging (DCA)
Investasikan jumlah tetap secara rutin, kurangi risiko membeli di harga tinggi.
Rebalancing: Menyeimbangkan kembali
Setiap kuartal, jual yang mahal, beli yang murah, sesuaikan portofolio dengan tujuan.
Sector Rotation
Investasi di sektor bisnis (Sector) yang diperkirakan berkinerja baik saat itu. Cocok untuk trader berpengalaman.
Asset Allocation: Diversifikasi menyeluruh
Investasi di berbagai jenis (saham, obligasi, komoditas), mengurangi risiko keseluruhan.
Faktor penentu memilih strategi
Tujuan: jangka pendek atau panjang?
Risiko yang diterima: tinggi, sedang, rendah?
Waktu: berapa lama berinvestasi?
Modal: berapa banyak?
Pengetahuan: tingkat apa?
Langkah memilih ETF yang tepat
1. Tentukan tujuan
Berapa persen hasil yang diinginkan dalam waktu berapa?
2. Riset dan bandingkan
Cari ETF yang sesuai tujuan, lihat rekam jejak, biaya.
3. Periksa biaya
Total biaya, biaya transaksi, biaya layanan berapa?
4. Nilai risiko
Risiko (Volatilitas) ETF cocok dengan Anda?
5. Tinjau rekam jejak
Kinerja 3 tahun, 5 tahun, 10 tahun bagaimana?
6. Pelajari pengelola
Siapa yang mengelola dana? Berpengalaman?
7. Pantau perubahan
Kebijakan pengelolaan, tim manajemen, ada perubahan?
8. Buat keputusan
Siap? Mari mulai beli!
Kesimpulan
Investasi ETF luar negeri hari ini tidak sulit, bisa dilakukan melalui platform online yang beragam. Tetapi sebelum memutuskan, pertimbangkan:
Biaya: bandingkan dengan tepat
Kemudahan: platform mudah digunakan?
Jumlah ETF: cukup banyak pilihan?
Dukungan: layanan pelanggan baik?
Yang terpenting: pelajari, pahami, risiko yang bisa Anda terima. Sebelum menginvestasikan uang, pahami bahwa investasi memiliki risiko, bisa kehilangan uang. Dengan pengetahuan dan pemahaman, Anda bisa membuat keputusan yang lebih baik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ingin membeli ETF luar negeri? Bandingkan 8 broker terpopuler di tahun 2024
Zaman sekarang, investasi ETF menjadi pilihan yang semakin populer karena praktis, risiko rendah, dan mudah mengakses pasar internasional. Tetapi masalahnya adalah di mana bisa membeli ETF luar negeri dan harus memilih broker seperti apa. Artikel ini akan membantu Anda memahami perbedaan 8 broker terkemuka beserta analisis kelebihan dan kekurangannya.
Perbandingan 8 broker top untuk investasi ETF
1. KGI Securities: Biaya paling hemat
KGI Securities adalah pemain utama dalam hal biaya rendah. Platform KGI Trade Online dirancang agar mudah digunakan baik oleh pemula maupun trader profesional.
Cara membeli dan menjual ETF dengan KGI:
2. BBL Securities: Aplikasi Mobile yang lancar
Aplikasi BBL Invest dari BBL Securities memberikan pengalaman investasi yang mulus dan nyaman. ETF dapat dibeli seperti saham biasa, tetapi hasilnya berasal dari portofolio yang beragam.
Kelebihan:
3. Yuanta Securities: Program riset gratis
Yuanta menawarkan ETF yang cocok untuk pemula, lengkap dengan alat analisis Yuanta Online.
Contoh ETF luar negeri yang populer:
4. Interactive Brokers: Pemimpin dalam diversifikasi
Keunggulan utama:
Alat riset: IB menyediakan berbagai alat analisis yang membantu pengambilan keputusan. Platform trading-nya cepat dan cocok untuk membeli ETF luar negeri.
5. Saxo Bank: Kelas dunia
Apa yang membedakan:
Saxo Bank adalah pilihan bagus bagi yang ingin akses lengkap ke ETF luar negeri.
6. Trading 212: Komisi nol
Kebijakan biaya:
Investor yang ingin menghemat biaya harus mempertimbangkan Trading 212.
7. Firstrade: Mitra pemula
Kelebihan:
8. Mitrade: Fleksibel untuk yang mengalami kerugian
Yang perlu Anda ketahui:
Jenis ETF yang perlu diketahui
ETF indeks saham
ETF komoditas
ETF obligasi
ETF aset lain
Mengapa harus investasi ETF luar negeri
1. Akses pasar global Beli ETF luar negeri dan rasakan pasar saham AS, Eropa, Asia sekaligus.
2. Diversifikasi risiko Uang 100 Baht bisa membeli 1 ETF, risiko lebih rendah daripada membeli satu saham.
3. Biaya rendah Karena pasar global besar, biaya pengelolaan lebih murah dibandingkan dana tradisional.
4. Mudah diperdagangkan Beli dan jual seperti saham, tidak perlu membuka rekening khusus.
5. Untuk semua tipe investor Pemula bisa belajar, profesional bisa gunakan untuk lindung nilai.
Strategi investasi ETF luar negeri
Buy and Hold: Menahan yang baik
Untuk pemula yang tidak ingin mengikuti pasar, beli ETF dan tahan selama bertahun-tahun biarkan berkembang.
Dollar Cost Averaging (DCA)
Investasikan jumlah tetap secara rutin, kurangi risiko membeli di harga tinggi.
Rebalancing: Menyeimbangkan kembali
Setiap kuartal, jual yang mahal, beli yang murah, sesuaikan portofolio dengan tujuan.
Sector Rotation
Investasi di sektor bisnis (Sector) yang diperkirakan berkinerja baik saat itu. Cocok untuk trader berpengalaman.
Asset Allocation: Diversifikasi menyeluruh
Investasi di berbagai jenis (saham, obligasi, komoditas), mengurangi risiko keseluruhan.
Faktor penentu memilih strategi
Langkah memilih ETF yang tepat
1. Tentukan tujuan Berapa persen hasil yang diinginkan dalam waktu berapa?
2. Riset dan bandingkan Cari ETF yang sesuai tujuan, lihat rekam jejak, biaya.
3. Periksa biaya Total biaya, biaya transaksi, biaya layanan berapa?
4. Nilai risiko Risiko (Volatilitas) ETF cocok dengan Anda?
5. Tinjau rekam jejak Kinerja 3 tahun, 5 tahun, 10 tahun bagaimana?
6. Pelajari pengelola Siapa yang mengelola dana? Berpengalaman?
7. Pantau perubahan Kebijakan pengelolaan, tim manajemen, ada perubahan?
8. Buat keputusan Siap? Mari mulai beli!
Kesimpulan
Investasi ETF luar negeri hari ini tidak sulit, bisa dilakukan melalui platform online yang beragam. Tetapi sebelum memutuskan, pertimbangkan:
Yang terpenting: pelajari, pahami, risiko yang bisa Anda terima. Sebelum menginvestasikan uang, pahami bahwa investasi memiliki risiko, bisa kehilangan uang. Dengan pengetahuan dan pemahaman, Anda bisa membuat keputusan yang lebih baik.