Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Inflasi AS "pendaratan lunak" melebihi ekspektasi, pengurangan manfaat tarif bagaimana mempengaruhi pasar kripto?
【BlockLyd】Berita terbaru datang sedikit di luar dugaan—data CPI AS yang dirilis pada Januari menunjukkan angka aktual 2.7%, langsung membantah prediksi konsensus Wall Street sebelumnya sebesar 3.1%. Dari angka ini, tekanan inflasi memang menunjukkan tanda-tanda penurunan yang jelas.
Hasil ini agak menyakitkan karena pasar sebelumnya secara umum memperkirakan bahwa tarif akan secara signifikan meningkatkan harga. Sejak musim semi tahun lalu, kebijakan semakin diperketat, dan orang-orang memperkirakan akan datang gelombang inflasi baru. Tetapi dua studi terbaru dari Federal Reserve San Francisco membalikkan ekspektasi tersebut—data historis menunjukkan bahwa meskipun tarif terdengar menakutkan, efek transmisinya ke inflasi tidak sebesar yang dibayangkan. Alasannya cukup realistis: importir mengurangi beban tarif dengan memindahkan kapasitas produksi, melakukan serangan gerilya, dan bernegosiasi untuk pembebasan, sehingga tarif efektif menjadi lebih rendah. Ini berarti bahwa dampak tarif terhadap PDB dan lapangan kerja lebih nyata, sementara dampaknya terhadap harga barang tidak sebesar yang diperkirakan.
Dari angka spesifik, pendapatan dari tarif masih menyusut. Menurut statistik dari Pantheon Macroeconomics, puncaknya terjadi pada Oktober sebesar 342 miliar dolar AS, kemudian mulai menurun—November turun menjadi 329 miliar dolar AS, Desember terus melandai ke 302 miliar dolar AS. Tren penurunan bulanan ini patut diperhatikan.
Saat ini, tarif efektif rata-rata di AS sekitar 12%. Perkiraan lembaga menunjukkan ini akan menambah tekanan sekitar 0.9 poin persentase terhadap inflasi (PCE). Tapi, 0.4 poin persentase dari angka ini sudah diatasi pasar, artinya dampak utama sudah berlalu. Ini membuka kemungkinan bahwa PCE inti mendekati target 2% dalam tahun ini.
Ada satu masalah yang lebih nyata: Menteri Keuangan sebelumnya mengklaim bahwa “tarif bisa menghasilkan pendapatan sebesar 5000 miliar hingga hampir 1 triliun dolar,” tetapi perkiraan dari lembaga independen saat ini hanya sekitar 2610 miliar hingga 2880 miliar dolar pada tahun 2025. Celah ini cukup besar. Saat ini, defisit anggaran AS untuk tahun fiskal 2026 sudah mencapai 439 miliar dolar, dan total utang nasional telah menembus angka 38.5 triliun dolar. Dalam konteks pendapatan tarif yang tidak sesuai harapan, rencana pengeluaran besar yang diajukan mulai menimbulkan keraguan tentang keberlanjutannya. Bagi pasar kripto, perkembangan ini patut diamati terus—ruang kebijakan semakin menyempit, dan fleksibilitas kebijakan Federal Reserve mungkin akan meningkat, yang biasanya menguntungkan aset berisiko.