Perdagangan Forex bukan hanya menebak arah harga. Banyak orang mengabaikan poin penting yaitu pasar nilai tukar sangat volatil. Itulah sebabnya trader lama mencari cara Hedging untuk melindungi diri mereka sendiri.
Hedging Forex secara sederhana adalah membuka order yang berlawanan secara bersamaan, sehingga jika satu order mengalami kerugian, order lainnya mungkin memberikan keuntungan. Metode ini tidak menghilangkan risiko sepenuhnya, tetapi membantu kita “mengendalikan” risiko agar tetap dalam jumlah yang kita ketahui dan terima.
Mengapa harus Hedging Forex jika bisa tidak melakukannya
Di sini penting - tidak semua orang harus menggunakan Hedging. Beberapa trader percaya bahwa volatilitas adalah bagian dari permainan, dan mereka menerima risiko sepenuhnya.
Namun bagi mereka yang ingin tidur nyenyak, mengurangi risiko, atau ingin mengamankan keuntungan jangka panjang sambil menunggu pasar berbalik, Hedging Forex menjadi alat yang berharga.
Masalahnya adalah, volatilitas uang tidak bisa diprediksi 100%. Kadang harga turun ke level yang tidak kita duga. Perlindungan risiko akan membantu kita tetap bertahan di pasar daripada dihentikan order-nya.
Mengklasifikasikan Hedging agar orang lama juga paham
Sebelum memilih menggunakan Hedging Forex, harus tahu ada beberapa jenis.
Direct Hedging - Membuka order dalam arah yang berlawanan pada pasangan yang sama, misalnya menjual dan membeli secara bersamaan. Paling sederhana, tetapi keuntungan bersih akan menjadi 0 jika harga tidak berubah.
Complex Hedging - Memilih dua pasangan mata uang yang berkaitan, lalu membuka order berlawanan. Lebih sulit, tetapi peluang keuntungan lebih besar. Jika satu mata uang turun, yang lain mungkin naik.
3 Strategi Hedging yang digunakan di pasar
1. Perlindungan sederhana (Simple Hedging)
Ini adalah hal yang banyak dipelajari pemula dan cepat dipahami.
Contoh: Jika kita membuka BUY di EUR/USD dan merasa khawatir, kita bisa membuka SELL di pasangan yang sama. Status kita langsung terkunci. Jika harga turun, kita akan mendapatkan keuntungan dari order SELL yang mengimbangi kerugian dari order BUY.
Kekurangan: Jika pasar tidak bergerak, keuntungan bersih tetap 0. Tapi kelebihannya, kita bisa mempertahankan posisi BUY yang lama dan mendapatkan keuntungan dari trading kedua.
2. Hedging multi-mata uang (Multi-Currency Hedging)
Menggunakan dua mata uang terkait, membuka order berlawanan.
Contoh: Jika kita yakin USD akan menguat, kita bisa:
SELL di EUR/USD (Euro)
BUY di GBP/USD (Pound)
Jika USD benar-benar menguat, kedua order mungkin memberi keuntungan. Jika salah satu mengalami kerugian, yang lain bisa membantu mengimbangi.
Penting: Metode ini juga memiliki risiko karena kita “memperbesar” risiko ke dua mata uang, bukan menguranginya.
3. Hedging dengan opsi (Options Hedging)
Menggunakan hak (bukan kewajiban) dalam pertukaran mata uang pada harga yang sudah ditentukan sebelumnya.
Contoh: Jika kita BUY AUD/USD di $0.76 dan khawatir akan turun, kita bisa membeli opsi jual (Put) pada harga $0.75.
Jika harga benar-benar turun, opsi akan membantu kita menjual di harga $0.75, bukan di harga yang lebih rendah. Jadi, kerugian hanya selisihnya.
Jika harga naik, kita biarkan opsi kedaluwarsa dan hanya membayar premi yang sudah dibayar.
Cara memulai Hedging Forex dengan benar
Tidak berarti pemula tidak bisa melakukan Hedging, tetapi harus memahami pasar terlebih dahulu. Langkah pertama yang paling penting adalah: memilih pasangan mata uang yang tepat.
Pasangan utama (Major Pairs) seperti GBP/USD atau EUR/USD memiliki keunggulan:
Banyak diperdagangkan (Likuiditas tinggi)
Lebih mudah diprediksi volatilitasnya
Opsi dan alat perlindungan risiko lebih banyak tersedia
Pasangan mata uang yang tidak umum seperti USD/HKD diperdagangkan lebih sedikit, volatilitasnya sulit dipahami, dan Hedging menjadi lebih sulit.
Hal yang sama pentingnya: Memahami rencana trading kita sebelum membuka order, lalu lakukan Hedging sesuai rencana. Jangan melakukan perlindungan risiko secara sembarangan.
Kesimpulan: Hedging Forex cocok untuk siapa
Hedging Forex bukan teknik yang harus dipaksakan, tetapi sebagai pilihan.
Jika Anda:
Ingin mengurangi risiko
Percaya pasar akan berbalik tetapi tidak bisa menunggu
Memiliki modal cukup besar dan ingin melindungi kerugian
Hedging Forex adalah solusi untuk Anda.
Namun jika Anda menerima risiko, suka trading secara langsung, dan memiliki modal kecil, mungkin tidak perlu menggunakannya.
Yang terpenting adalah: pahami sistem Anda, pilih pasangan mata uang yang baik, dan buat keputusan berdasarkan data, bukan ketakutan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Seberapa penting hedging forex? Mengapa trader profesional menggunakan strategi ini
Intisari Perlindungan Risiko Forex
Perdagangan Forex bukan hanya menebak arah harga. Banyak orang mengabaikan poin penting yaitu pasar nilai tukar sangat volatil. Itulah sebabnya trader lama mencari cara Hedging untuk melindungi diri mereka sendiri.
Hedging Forex secara sederhana adalah membuka order yang berlawanan secara bersamaan, sehingga jika satu order mengalami kerugian, order lainnya mungkin memberikan keuntungan. Metode ini tidak menghilangkan risiko sepenuhnya, tetapi membantu kita “mengendalikan” risiko agar tetap dalam jumlah yang kita ketahui dan terima.
Mengapa harus Hedging Forex jika bisa tidak melakukannya
Di sini penting - tidak semua orang harus menggunakan Hedging. Beberapa trader percaya bahwa volatilitas adalah bagian dari permainan, dan mereka menerima risiko sepenuhnya.
Namun bagi mereka yang ingin tidur nyenyak, mengurangi risiko, atau ingin mengamankan keuntungan jangka panjang sambil menunggu pasar berbalik, Hedging Forex menjadi alat yang berharga.
Masalahnya adalah, volatilitas uang tidak bisa diprediksi 100%. Kadang harga turun ke level yang tidak kita duga. Perlindungan risiko akan membantu kita tetap bertahan di pasar daripada dihentikan order-nya.
Mengklasifikasikan Hedging agar orang lama juga paham
Sebelum memilih menggunakan Hedging Forex, harus tahu ada beberapa jenis.
Direct Hedging - Membuka order dalam arah yang berlawanan pada pasangan yang sama, misalnya menjual dan membeli secara bersamaan. Paling sederhana, tetapi keuntungan bersih akan menjadi 0 jika harga tidak berubah.
Complex Hedging - Memilih dua pasangan mata uang yang berkaitan, lalu membuka order berlawanan. Lebih sulit, tetapi peluang keuntungan lebih besar. Jika satu mata uang turun, yang lain mungkin naik.
3 Strategi Hedging yang digunakan di pasar
1. Perlindungan sederhana (Simple Hedging)
Ini adalah hal yang banyak dipelajari pemula dan cepat dipahami.
Contoh: Jika kita membuka BUY di EUR/USD dan merasa khawatir, kita bisa membuka SELL di pasangan yang sama. Status kita langsung terkunci. Jika harga turun, kita akan mendapatkan keuntungan dari order SELL yang mengimbangi kerugian dari order BUY.
Kekurangan: Jika pasar tidak bergerak, keuntungan bersih tetap 0. Tapi kelebihannya, kita bisa mempertahankan posisi BUY yang lama dan mendapatkan keuntungan dari trading kedua.
2. Hedging multi-mata uang (Multi-Currency Hedging)
Menggunakan dua mata uang terkait, membuka order berlawanan.
Contoh: Jika kita yakin USD akan menguat, kita bisa:
Jika USD benar-benar menguat, kedua order mungkin memberi keuntungan. Jika salah satu mengalami kerugian, yang lain bisa membantu mengimbangi.
Penting: Metode ini juga memiliki risiko karena kita “memperbesar” risiko ke dua mata uang, bukan menguranginya.
3. Hedging dengan opsi (Options Hedging)
Menggunakan hak (bukan kewajiban) dalam pertukaran mata uang pada harga yang sudah ditentukan sebelumnya.
Contoh: Jika kita BUY AUD/USD di $0.76 dan khawatir akan turun, kita bisa membeli opsi jual (Put) pada harga $0.75.
Jika harga benar-benar turun, opsi akan membantu kita menjual di harga $0.75, bukan di harga yang lebih rendah. Jadi, kerugian hanya selisihnya.
Jika harga naik, kita biarkan opsi kedaluwarsa dan hanya membayar premi yang sudah dibayar.
Cara memulai Hedging Forex dengan benar
Tidak berarti pemula tidak bisa melakukan Hedging, tetapi harus memahami pasar terlebih dahulu. Langkah pertama yang paling penting adalah: memilih pasangan mata uang yang tepat.
Pasangan utama (Major Pairs) seperti GBP/USD atau EUR/USD memiliki keunggulan:
Pasangan mata uang yang tidak umum seperti USD/HKD diperdagangkan lebih sedikit, volatilitasnya sulit dipahami, dan Hedging menjadi lebih sulit.
Hal yang sama pentingnya: Memahami rencana trading kita sebelum membuka order, lalu lakukan Hedging sesuai rencana. Jangan melakukan perlindungan risiko secara sembarangan.
Kesimpulan: Hedging Forex cocok untuk siapa
Hedging Forex bukan teknik yang harus dipaksakan, tetapi sebagai pilihan.
Jika Anda:
Hedging Forex adalah solusi untuk Anda.
Namun jika Anda menerima risiko, suka trading secara langsung, dan memiliki modal kecil, mungkin tidak perlu menggunakannya.
Yang terpenting adalah: pahami sistem Anda, pilih pasangan mata uang yang baik, dan buat keputusan berdasarkan data, bukan ketakutan.