Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mengapa trader pemula perlu tahu Lot? Cara menghitung ukuran kontrak secara aman
Ketika Anda baru saja memasuki permainan trading Forex, pertanyaan yang terus menghantui adalah “berapa Lot yang harus saya tekan?” Beberapa orang takut mengambil risiko dan terus menekan 0.01, sementara yang lain ingin kaya dengan cepat dan menekan 1.0 Lot tanpa banyak berpikir. Kenyataannya adalah tidak ada jawaban tunggal yang benar untuk semua orang, tetapi ada rumus yang digunakan oleh setiap trader profesional. Dalam artikel ini, kami akan mengungkapkan apa sebenarnya Lot itu, dan yang paling penting, cara menghitungnya dengan aman.
Asal Usul Lot Sebenarnya Apa?
Bayangkan pasar Forex bergerak satu Pip (Percentage in Point) untuk harga logam, yang sangat kecil, misalnya EUR/USD bergerak dari 1.0850 menjadi 1.0851, ini adalah 1 Pip hanya bernilai $0.0001. Jika Anda bertransaksi hanya 1 euro, bahkan jika harga bergerak 100 Pips, Anda hanya mendapat $0.01.
Inilah sebabnya mengapa pasar membutuhkan “Lot” - unit pengukuran untuk menggabungkan transaksi kecil menjadi blok yang cukup besar untuk membuat keuntungan atau kerugian menjadi bermakna.
Lot adalah unit kontrak yang menentukan berapa banyak aset yang dapat Anda kontrol
Di pasar Forex ada aturan universal: 1 Standard Lot = 100.000 unit mata uang dasar (Base Currency)
Mata uang dasar selalu merupakan yang di depan pasangan:
Ini adalah pintu pertama untuk manajemen risiko yang benar.
Ada Berapa Jenis Ukuran Lot? Mana yang Harus Dipilih?
Karena 1 Standard Lot memerlukan modal yang sangat besar, broker telah membuat ukuran Lot yang lebih kecil sehingga semua orang dapat mengaksesnya.
4 Ukuran Lot yang Paling Populer:
Untuk pemula ukuran 0.01 Micro Lot adalah pilihan yang sesuai karena masih merasakan risiko (berbeda dari akun Demo) tetapi tidak cukup besar untuk membuat portofolio Anda bangkrut dalam beberapa transaksi pertama.
Bagaimana Lot Mempengaruhi Keuntungan-Kerugian?
Ini adalah poin penting yang harus dipahami dengan jelas: Ukuran Lot = Pedal gas portofolio Anda
Bayangkan Anda dan seorang teman memiliki modal yang sama, $1.000, keduanya percaya EUR/USD akan naik, masuk Buy pada harga yang sama, set Stop Loss pada 50 Pips yang sama, tetapi Anda menekan 1.0 Standard Lot sementara teman Anda menekan 0.01 Micro Lot.
Jika tebakan benar (harga naik 50 Pips):
Jika tebakan salah $5 harga turun 50 Pips(:
Di sinilah perbedaannya muncul: jika Anda salah lagi, portofolio Anda bangkrut, teman masih bisa bertransaksi sekitar 200 kali lagi.
Ini adalah alasan mengapa “ukuran Lot bukanlah keputusan untuk menghasilkan keuntungan tetapi keputusan untuk mengelola risiko”
Rumus Menghitung Lot yang Harus Pemula Ingat
Profesional tidak pernah menebak Lot, mereka menetapkan 3 hal terlebih dahulu, kemudian membiarkan rumus menjawab:
3 Variabel yang Harus Diketahui:
Account Equity = uang di akun Anda $500 misalnya $5.000(
Risk Percentage = % yang bersedia Anda rugi per transaksi )profesional merekomendasikan 1-3%$500
Stop Loss in Pips = jarak dari titik masuk ke SL $5 misalnya 50 Pips(
Rumus Utama:
Lot Size = )Account Equity × Risk %$995 ÷ (Stop Loss × Pip Value)
Mari coba dalam praktik:
( Contoh 1: Trading EUR/USD
Substitusikan rumus:
Hasil: buka 0.4 Lot → jika kena SL akan rugi ###$200 2%$10 tepat sasaran.
$200 Contoh 2: Trading XAUUSD (emas)
Emas lebih rumit karena menggunakan “Point” bukan “Pip”:
Skenario:
Hitung:
0.01 Lot Sama Dengan Berapa Baht? )Pertanyaan yang Sering Diajukan$100
Pertanyaan ini sering datang dari trader yang bingung karena 0.01 Lot EUR/USD berbeda dengan 0.01 Lot emas dalam nilai
Untuk EUR/USD $1 0.01 Lot$100 :
= 1.000 euro
Jika kurs 1 EUR = 35 THB (asumsi)
= 35.000 baht $100 nilai perkiraan$500
Harga bergerak 1 Pip = $0.10 (sekitar 3,50 baht)
Untuk XAUUSD (0.01 Lot):
Poin Penting: Nilai Lot bergantung pada (1) aset, (2) harga saat ini, (3) kurs tukar
Lot Berbeda di Pasar Berbeda
Kesalahan umum: trader berpikir 0.1 Lot = 0.1 Lot di semua pasar. Lihat:
Nilai dan risikonya tidak sama sekali jadi jangan gunakan Lot yang sama di semua pasar, harus menghitung ulang setiap kali.
Kesimpulan: Dari Pemula Menjadi Profesional
Lot bukan hanya angka, itu adalah alat manajemen risiko
Ubah pola pikir Anda mulai hari ini:
Kebenaran: ukuran Lot yang benar lebih penting daripada entry yang sempurna karena itulah yang menentukan apakah Anda akan bertahan atau likuidasi portofolio dalam jangka panjang.