tahun P.S. 2568 ini menjadi titik balik penting bagi pasar saham Vietnam. Faktanya, pasar ini sedang mengalami perubahan yang patut diperhatikan, mulai dari penyesuaian ekonomi hingga perubahan status di tingkat internasional. Artikel ini akan membantu Anda memahami mengapa pasar saham Vietnam menarik, dan akhirnya akan merekomendasikan 8 perusahaan terkemuka yang mungkin cocok untuk portofolio investasi Anda.
Mengapa pasar saham Vietnam menjadi bintang di pasar Asia?
Dasar ekonomi yang kuat dan pertumbuhan seperti “Naga Asia”
Pertumbuhan Vietnam dalam 2-3 tahun terakhir sangat menonjol. Ekonomi Vietnam berhasil tumbuh sebesar 7,09% di tahun 2567, tiga kali lipat dari Thailand. Pada periode yang sama, lembaga keuangan global seperti Standard Chartered memperkirakan ekonomi Vietnam akan tetap berkembang sebesar 6,7% tahun ini. Selanjutnya, pemerintah Vietnam sendiri menetapkan target pertumbuhan minimal 8%, menunjukkan kepercayaan besar dari pemerintah.
Angka-angka ini bukan sekadar statistik; mereka mencerminkan fenomena nyata di pasar: perusahaan yang terdaftar di pasar saham Vietnam mengalami pertumbuhan laba sebesar 15-20% per tahun, jauh lebih tinggi dari banyak negara lain secara signifikan.
Peningkatan status negara: dari pasar pinggiran menjadi pasar berkembang
Tahun ini, Vietnam akan mendapatkan peningkatan status dari “Pasar Pinggiran (Frontier Market)” menjadi “Pasar Berkembang (Emerging Market)” dalam indeks MSCI, yang bukan hanya soal klasifikasi.
Yang penting adalah jumlah dana yang mengalir masuk: saat ini, pasar pinggiran di seluruh dunia memiliki investasi kurang dari 100 miliar dolar AS. Sementara itu, pasar berkembang mendapatkan dukungan dana lebih dari 6.800 miliar dolar AS. Namun, Vietnam memegang proporsi tertinggi di kelompok pasar pinggiran, yaitu 28,8% menurut indeks MSCI Frontier. Artinya, ketika Vietnam masuk ke kategori baru, dana indeks yang mengikuti pasar berkembang akan dipaksa untuk meningkatkan kepemilikan saham Vietnam. Hasilnya: investasi akan mengalir masuk dalam jumlah besar.
Dari penyesuaian ke peluang
Pada awal April tahun ini, pasar saham Vietnam mengalami tekanan jual yang berat. Indeks VN turun lebih dari 75 poin, sebagian disebabkan oleh tekanan pasar global dan berita bahwa AS akan memberlakukan tarif baru. Namun, banyak ahli melihat ini sebagai “peluang beli” yang kuat untuk investor jangka panjang. Alasannya adalah: lonjakan ini sebagian besar adalah reaksi jangka pendek pasar, sementara fondasi ekonomi Vietnam tetap kuat.
8 saham Vietnam yang harus Anda pantau dengan dekat
1. VCB - Pilar sistem keuangan
Vietcombank adalah bank terbesar dan paling signifikan di Vietnam. Jika dibandingkan dengan Thailand, setara dengan Kasikornbank atau SCB, yang merupakan pemimpin pasar dan menjadi bagian portofolio wajib bagi investor asing.
VCB memiliki banyak keunggulan: saat ekonomi tumbuh, permintaan kredit dan layanan keuangan secara alami meningkat. Sebagian besar karena jumlah penduduk yang dapat mengakses layanan perbankan di Vietnam masih jauh di bawah negara maju. Ini adalah peluang ekspansi, terutama dengan meluasnya sistem digital yang mengubah cara layanan diberikan.
Selain itu, VCB juga mendapatkan manfaat yang jelas dari kebijakan pemerintah Vietnam yang ingin mengembangkan sistem keuangan negara.
2. VHM - Pelopor properti Vietnam
Vinhomes adalah perusahaan properti terbesar di Vietnam, yang menjalankan bisnis dari apartemen, rumah tapak, hingga vila kelas atas.
Yang membuat VHM menonjol adalah berada dalam grup Vingroup, yang merupakan grup perusahaan terbesar di negara ini (setara dengan 2,2% PDB Vietnam). Jika dibandingkan, VHM mirip dengan perusahaan pengembang properti terkemuka Thailand, tetapi dengan ukuran dan pengaruh yang jauh lebih besar.
Proyek VHM dikenal karena kualitas, desain, dan manajemen profesionalnya, menarik pelanggan kelas menengah ke atas.
Faktor pendukung pertumbuhan VHM berasal dari berbagai aspek: kelas menengah di Vietnam sedang berkembang, proporsi penduduk perkotaan masih lebih rendah dari Thailand tetapi meningkat pesat. Permintaan hunian berkualitas tinggi di kota besar pun meningkat tajam. Selain itu, pengembangan infrastruktur (jalan, kereta api, utilitas) juga menambah nilai proyek perusahaan.
Meskipun sektor properti berfluktuasi mengikuti siklus ekonomi, dalam jangka panjang VHM tetap menunjukkan tren pertumbuhan seiring pembangunan negara.
3. GAS - Kekuatan energi
Petrovietnam Gas (GAS) adalah pemimpin industri minyak dan gas di Vietnam. Perusahaan ini menjalankan eksplorasi, produksi, pengangkutan, hingga distribusi.
Jika dibandingkan dengan Thailand, GAS mirip dengan perusahaan PTT yang memiliki peran penting dalam mendorong ekonomi, didukung oleh pemerintah secara khusus.
Keunggulan GAS terletak pada infrastruktur yang komprehensif, stabilitas keuangan, dan yang terpenting: memiliki hak konsesi sumber daya energi dan akses ke infrastruktur.
Ketika Vietnam tumbuh, permintaan energi pun meningkat, terutama gas alam yang dianggap sebagai bahan bakar yang lebih bersih. Meski harga dunia berfluktuasi, tren permintaan energi di Vietnam tetap meningkat, menjadikan GAS pilihan menarik untuk investasi jangka panjang.
4. VNM - Ratu industri produk susu
Vietnam Dairy Products atau Vinamilk adalah produsen produk susu terbesar di Vietnam, dengan nilai pasar lebih dari 6,48 miliar dolar AS.
Jika dibandingkan dengan Thailand, VNM seperti gabungan dari beberapa perusahaan produk susu terkemuka, dan tumbuh jauh lebih besar. Saat ini, VNM menguasai pasar susu dan produk susu di Vietnam, memiliki aset berupa peternakan sapi perah besar, pabrik modern, dan jaringan distribusi yang tersebar di seluruh negeri.
Selain pasar domestik, VNM juga mengekspor ke lebih dari 40 negara di seluruh dunia.
Keunggulan VNM terletak pada konsumsi produk susu di Vietnam yang masih jauh di bawah negara maju. Rata-rata konsumsi per kapita per tahun juga lebih rendah dari Thailand dan Malaysia, menunjukkan peluang ekspansi yang besar. Ketika pendapatan per kapita meningkat dan konsumen semakin peduli kesehatan, potensi pertumbuhan semakin besar.
VNM juga memiliki karakteristik yang baik: rutin membayar dividen, keuangan yang kuat, dan merek yang dipercaya, cocok untuk investor yang mengincar pertumbuhan sekaligus pendapatan dividen.
5. FPT - Pilar teknologi digital
FPT adalah perusahaan teknologi terkemuka Vietnam yang diakui secara internasional. Pemimpin dalam layanan outsourcing TI untuk perusahaan teknologi tinggi di seluruh dunia.
Secara sederhana, FPT bisa dianggap sebagai “Google” atau “Microsoft” Vietnam, tetapi dengan keahlian dalam pengembangan perangkat lunak sesuai kebutuhan perusahaan klien.
Banyak analis memprediksi bahwa FPT bisa menjadi perusahaan dengan nilai pasar terbesar di Vietnam dalam 10 tahun ke depan. Alasannya adalah Vietnam sedang fokus mengembangkan kemampuan teknologi tingkat dunia.
Keunggulan utama FPT adalah memiliki tenaga TI berkualitas tinggi, tetapi dengan biaya yang lebih rendah dibanding negara maju, sehingga mampu bersaing di pasar global, terutama saat perusahaan mencari mitra yang efisien dan bernilai.
Di era transformasi digital, permintaan layanan TI dan perangkat lunak meningkat pesat, seringkali meliputi AI, Cloud Computing, Big Data. FPT telah berinvestasi secara serius di bidang ini, membuka peluang pertumbuhan besar.
6. MSN - Kekaisaran makanan dan minuman
Masan Group adalah perusahaan dengan bisnis beragam, terutama di industri makanan dan minuman. Pemimpin dalam produksi makanan olahan seperti mie instan, saus, produk daging.
Jika dibandingkan dengan Thailand, MSN seperti gabungan dari beberapa perusahaan makanan terkemuka.
Kekuatan MSN terletak pada merek yang kuat, dikenal luas, dan mencakup berbagai produk yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari orang Vietnam, seperti mie Omachi dan Kokomi, saus Chin-su, kopi Vinacafe, ikan asin Chin-su.
Selain itu, MSN juga mengakuisisi VinCommerce dari Vingroup pada 2019, yang menjadikannya pemilik jaringan toko VinMart dan VinMart+ lebih dari 3.000 toko, memperluas bisnis ke sektor ritel yang berpotensi tinggi.
Di era perubahan perilaku konsumen, MSN beradaptasi dengan mengembangkan produk baru yang sesuai kebutuhan, seperti produk kesehatan, makanan siap saji, produk premium, yang sejalan dengan pertumbuhan kelas menengah.
7. VRE - Pengembang dan pengelola pusat perbelanjaan terkemuka
Vincom Retail adalah pemimpin bisnis pusat perbelanjaan di Vietnam, bagian dari Vingroup seperti VHM.
Jika dibandingkan dengan Thailand, VRE mirip perusahaan pengembang pusat perbelanjaan terkemuka.
Keunggulan VRE terletak pada lahan di lokasi strategis, pengembangan proyek berkualitas dan modern, serta dukungan dari Vingroup yang kuat.
Faktor pertumbuhan berasal dari ekspansi kelas menengah, peningkatan daya beli, dan perubahan budaya konsumsi. Generasi muda Vietnam semakin menyukai pusat perbelanjaan untuk berbelanja, makan, dan bersantai.
Selain itu, kehadiran merek ritel global seperti Zara, H&M, Uniqlo meningkatkan daya tarik pusat perbelanjaan dan menciptakan peluang kenaikan sewa.
Meskipun e-commerce menimbulkan tantangan, pusat perbelanjaan tetap berperan penting sebagai pusat kehidupan perkotaan.
8. ACV - Pengelola bandara nasional
Airports Corporation of Vietnam (ACV) adalah perusahaan yang mengelola bandara di Vietnam, mengurus hampir semua bandara utama negara, termasuk bandara internasional penting seperti Tan Son Nhat di Ho Chi Minh dan Noi Bai di Hanoi.
Jika dibandingkan dengan Thailand, ACV setara dengan AOT (Perusahaan Bandara Thailand) secara langsung.
Keunggulan ACV terletak pada industri pariwisata Vietnam yang berkembang pesat. Sebelum pandemi COVID-19, jumlah wisatawan asing terus meningkat setiap tahun. Setelah pembukaan kembali negara, tren pariwisata pulih dengan kuat.
Faktor menarik lainnya adalah proyek baru: Bandara Internasional Long Thanh yang sedang dibangun dekat Ho Chi Minh, yang akan menjadi bandara terbesar dan termodern di kawasan ini. Dirancang untuk menampung 100 juta penumpang per tahun saat selesai, proyek ini akan meningkatkan kapasitas dalam mendukung pertumbuhan perjalanan udara.
Meskipun ACV terdampak berat oleh COVID-19, dalam jangka panjang, industri penerbangan diperkirakan akan pulih dan tumbuh, terutama di pasar berkembang seperti Vietnam.
Cara mengakses pasar saham Vietnam bagi investor Thailand
Saluran 1: Melalui broker di Thailand
Cara termudah dan tercepat adalah membuka rekening perdagangan melalui broker Thailand yang menyediakan layanan perdagangan saham luar negeri, seperti Kasikorn Securities, SCB Securities, atau Bualuang Securities. Broker ini menawarkan layanan perdagangan saham berbagai negara termasuk Vietnam.
Langkah-langkahnya:
Hubungi broker, tanyakan detailnya
Siapkan dokumen seperti KTP, paspor, bukti keuangan
Deposit dana ke rekening
Pilih saham dan kirim order
Keuntungan: praktis, tidak perlu khawatir bahasa
Kekurangan: biaya transaksi mungkin lebih tinggi
Saluran 2: Membuka rekening langsung di broker Vietnam
Bagi investor yang ingin akses langsung ke pasar, bisa membuka rekening di broker Vietnam seperti SSI Securities, VNDirect, HSC (Ho Chi Minh Securities Corporation).
Langkah-langkahnya:
Hubungi broker
Siapkan dokumen seperti paspor, surat keterangan alamat, bukti penghasilan
Kunjungi kantor untuk membuka rekening (mungkin perlu sekali kunjungan ke kantor)
Deposit dana
Keuntungan: biaya lebih rendah, akses langsung ke data
Kekurangan: lebih rumit, mungkin perlu bahasa lokal
Saluran 3: Investasi melalui reksa dana
Jika tidak ingin membeli saham satu per satu, investasi melalui reksa dana adalah pilihan lain. Banyak reksa dana Thailand yang memiliki kebijakan investasi di pasar saham Vietnam, seperti TMB Eastspring Vietnam Equity Fund, Bualuang Vietnam Equity Fund.
Keuntungan:
Tidak perlu analisis saham sendiri
Pengelola profesional
Diversifikasi risiko
Kekurangan: biaya pengelolaan mungkin lebih tinggi
Saluran 4: Menggunakan platform online internasional
Platform seperti Interactive Brokers, Saxo Bank, Tiger Brokers menyediakan layanan perdagangan saham Vietnam secara online.
Keuntungan:
Mudah digunakan, praktis
Biaya rendah
Alat analisis tersedia
Kekurangan: mungkin tidak mendukung bahasa Indonesia
Kesimpulan
Pasar saham Vietnam tahun 2568 menawarkan peluang yang padat, didukung oleh dasar ekonomi yang tumbuh lebih baik, peningkatan status internasional, dan adaptasi pasca penjualan besar-besaran.
8 perusahaan yang kami rekomendasikan - VCB, VHM, GAS, VNM, FPT, MSN, VRE, ACV - semuanya memiliki potensi pertumbuhan sesuai tren ekonomi dan perubahan sosial Vietnam.
Bagi investor Thailand, informasi di atas menunjukkan bahwa mengakses pasar ini tidak serumit yang dibayangkan. Apapun saluran yang dipilih, hal terpenting adalah memahami dasar-dasar dan mempersiapkan diri dengan baik.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar saham Vietnam hari ini: Tren dan peluang investasi yang tidak boleh diabaikan
tahun P.S. 2568 ini menjadi titik balik penting bagi pasar saham Vietnam. Faktanya, pasar ini sedang mengalami perubahan yang patut diperhatikan, mulai dari penyesuaian ekonomi hingga perubahan status di tingkat internasional. Artikel ini akan membantu Anda memahami mengapa pasar saham Vietnam menarik, dan akhirnya akan merekomendasikan 8 perusahaan terkemuka yang mungkin cocok untuk portofolio investasi Anda.
Mengapa pasar saham Vietnam menjadi bintang di pasar Asia?
Dasar ekonomi yang kuat dan pertumbuhan seperti “Naga Asia”
Pertumbuhan Vietnam dalam 2-3 tahun terakhir sangat menonjol. Ekonomi Vietnam berhasil tumbuh sebesar 7,09% di tahun 2567, tiga kali lipat dari Thailand. Pada periode yang sama, lembaga keuangan global seperti Standard Chartered memperkirakan ekonomi Vietnam akan tetap berkembang sebesar 6,7% tahun ini. Selanjutnya, pemerintah Vietnam sendiri menetapkan target pertumbuhan minimal 8%, menunjukkan kepercayaan besar dari pemerintah.
Angka-angka ini bukan sekadar statistik; mereka mencerminkan fenomena nyata di pasar: perusahaan yang terdaftar di pasar saham Vietnam mengalami pertumbuhan laba sebesar 15-20% per tahun, jauh lebih tinggi dari banyak negara lain secara signifikan.
Peningkatan status negara: dari pasar pinggiran menjadi pasar berkembang
Tahun ini, Vietnam akan mendapatkan peningkatan status dari “Pasar Pinggiran (Frontier Market)” menjadi “Pasar Berkembang (Emerging Market)” dalam indeks MSCI, yang bukan hanya soal klasifikasi.
Yang penting adalah jumlah dana yang mengalir masuk: saat ini, pasar pinggiran di seluruh dunia memiliki investasi kurang dari 100 miliar dolar AS. Sementara itu, pasar berkembang mendapatkan dukungan dana lebih dari 6.800 miliar dolar AS. Namun, Vietnam memegang proporsi tertinggi di kelompok pasar pinggiran, yaitu 28,8% menurut indeks MSCI Frontier. Artinya, ketika Vietnam masuk ke kategori baru, dana indeks yang mengikuti pasar berkembang akan dipaksa untuk meningkatkan kepemilikan saham Vietnam. Hasilnya: investasi akan mengalir masuk dalam jumlah besar.
Dari penyesuaian ke peluang
Pada awal April tahun ini, pasar saham Vietnam mengalami tekanan jual yang berat. Indeks VN turun lebih dari 75 poin, sebagian disebabkan oleh tekanan pasar global dan berita bahwa AS akan memberlakukan tarif baru. Namun, banyak ahli melihat ini sebagai “peluang beli” yang kuat untuk investor jangka panjang. Alasannya adalah: lonjakan ini sebagian besar adalah reaksi jangka pendek pasar, sementara fondasi ekonomi Vietnam tetap kuat.
8 saham Vietnam yang harus Anda pantau dengan dekat
1. VCB - Pilar sistem keuangan
Vietcombank adalah bank terbesar dan paling signifikan di Vietnam. Jika dibandingkan dengan Thailand, setara dengan Kasikornbank atau SCB, yang merupakan pemimpin pasar dan menjadi bagian portofolio wajib bagi investor asing.
VCB memiliki banyak keunggulan: saat ekonomi tumbuh, permintaan kredit dan layanan keuangan secara alami meningkat. Sebagian besar karena jumlah penduduk yang dapat mengakses layanan perbankan di Vietnam masih jauh di bawah negara maju. Ini adalah peluang ekspansi, terutama dengan meluasnya sistem digital yang mengubah cara layanan diberikan.
Selain itu, VCB juga mendapatkan manfaat yang jelas dari kebijakan pemerintah Vietnam yang ingin mengembangkan sistem keuangan negara.
2. VHM - Pelopor properti Vietnam
Vinhomes adalah perusahaan properti terbesar di Vietnam, yang menjalankan bisnis dari apartemen, rumah tapak, hingga vila kelas atas.
Yang membuat VHM menonjol adalah berada dalam grup Vingroup, yang merupakan grup perusahaan terbesar di negara ini (setara dengan 2,2% PDB Vietnam). Jika dibandingkan, VHM mirip dengan perusahaan pengembang properti terkemuka Thailand, tetapi dengan ukuran dan pengaruh yang jauh lebih besar.
Proyek VHM dikenal karena kualitas, desain, dan manajemen profesionalnya, menarik pelanggan kelas menengah ke atas.
Faktor pendukung pertumbuhan VHM berasal dari berbagai aspek: kelas menengah di Vietnam sedang berkembang, proporsi penduduk perkotaan masih lebih rendah dari Thailand tetapi meningkat pesat. Permintaan hunian berkualitas tinggi di kota besar pun meningkat tajam. Selain itu, pengembangan infrastruktur (jalan, kereta api, utilitas) juga menambah nilai proyek perusahaan.
Meskipun sektor properti berfluktuasi mengikuti siklus ekonomi, dalam jangka panjang VHM tetap menunjukkan tren pertumbuhan seiring pembangunan negara.
3. GAS - Kekuatan energi
Petrovietnam Gas (GAS) adalah pemimpin industri minyak dan gas di Vietnam. Perusahaan ini menjalankan eksplorasi, produksi, pengangkutan, hingga distribusi.
Jika dibandingkan dengan Thailand, GAS mirip dengan perusahaan PTT yang memiliki peran penting dalam mendorong ekonomi, didukung oleh pemerintah secara khusus.
Keunggulan GAS terletak pada infrastruktur yang komprehensif, stabilitas keuangan, dan yang terpenting: memiliki hak konsesi sumber daya energi dan akses ke infrastruktur.
Ketika Vietnam tumbuh, permintaan energi pun meningkat, terutama gas alam yang dianggap sebagai bahan bakar yang lebih bersih. Meski harga dunia berfluktuasi, tren permintaan energi di Vietnam tetap meningkat, menjadikan GAS pilihan menarik untuk investasi jangka panjang.
4. VNM - Ratu industri produk susu
Vietnam Dairy Products atau Vinamilk adalah produsen produk susu terbesar di Vietnam, dengan nilai pasar lebih dari 6,48 miliar dolar AS.
Jika dibandingkan dengan Thailand, VNM seperti gabungan dari beberapa perusahaan produk susu terkemuka, dan tumbuh jauh lebih besar. Saat ini, VNM menguasai pasar susu dan produk susu di Vietnam, memiliki aset berupa peternakan sapi perah besar, pabrik modern, dan jaringan distribusi yang tersebar di seluruh negeri.
Selain pasar domestik, VNM juga mengekspor ke lebih dari 40 negara di seluruh dunia.
Keunggulan VNM terletak pada konsumsi produk susu di Vietnam yang masih jauh di bawah negara maju. Rata-rata konsumsi per kapita per tahun juga lebih rendah dari Thailand dan Malaysia, menunjukkan peluang ekspansi yang besar. Ketika pendapatan per kapita meningkat dan konsumen semakin peduli kesehatan, potensi pertumbuhan semakin besar.
VNM juga memiliki karakteristik yang baik: rutin membayar dividen, keuangan yang kuat, dan merek yang dipercaya, cocok untuk investor yang mengincar pertumbuhan sekaligus pendapatan dividen.
5. FPT - Pilar teknologi digital
FPT adalah perusahaan teknologi terkemuka Vietnam yang diakui secara internasional. Pemimpin dalam layanan outsourcing TI untuk perusahaan teknologi tinggi di seluruh dunia.
Secara sederhana, FPT bisa dianggap sebagai “Google” atau “Microsoft” Vietnam, tetapi dengan keahlian dalam pengembangan perangkat lunak sesuai kebutuhan perusahaan klien.
Banyak analis memprediksi bahwa FPT bisa menjadi perusahaan dengan nilai pasar terbesar di Vietnam dalam 10 tahun ke depan. Alasannya adalah Vietnam sedang fokus mengembangkan kemampuan teknologi tingkat dunia.
Keunggulan utama FPT adalah memiliki tenaga TI berkualitas tinggi, tetapi dengan biaya yang lebih rendah dibanding negara maju, sehingga mampu bersaing di pasar global, terutama saat perusahaan mencari mitra yang efisien dan bernilai.
Di era transformasi digital, permintaan layanan TI dan perangkat lunak meningkat pesat, seringkali meliputi AI, Cloud Computing, Big Data. FPT telah berinvestasi secara serius di bidang ini, membuka peluang pertumbuhan besar.
6. MSN - Kekaisaran makanan dan minuman
Masan Group adalah perusahaan dengan bisnis beragam, terutama di industri makanan dan minuman. Pemimpin dalam produksi makanan olahan seperti mie instan, saus, produk daging.
Jika dibandingkan dengan Thailand, MSN seperti gabungan dari beberapa perusahaan makanan terkemuka.
Kekuatan MSN terletak pada merek yang kuat, dikenal luas, dan mencakup berbagai produk yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari orang Vietnam, seperti mie Omachi dan Kokomi, saus Chin-su, kopi Vinacafe, ikan asin Chin-su.
Selain itu, MSN juga mengakuisisi VinCommerce dari Vingroup pada 2019, yang menjadikannya pemilik jaringan toko VinMart dan VinMart+ lebih dari 3.000 toko, memperluas bisnis ke sektor ritel yang berpotensi tinggi.
Di era perubahan perilaku konsumen, MSN beradaptasi dengan mengembangkan produk baru yang sesuai kebutuhan, seperti produk kesehatan, makanan siap saji, produk premium, yang sejalan dengan pertumbuhan kelas menengah.
7. VRE - Pengembang dan pengelola pusat perbelanjaan terkemuka
Vincom Retail adalah pemimpin bisnis pusat perbelanjaan di Vietnam, bagian dari Vingroup seperti VHM.
Jika dibandingkan dengan Thailand, VRE mirip perusahaan pengembang pusat perbelanjaan terkemuka.
Keunggulan VRE terletak pada lahan di lokasi strategis, pengembangan proyek berkualitas dan modern, serta dukungan dari Vingroup yang kuat.
Faktor pertumbuhan berasal dari ekspansi kelas menengah, peningkatan daya beli, dan perubahan budaya konsumsi. Generasi muda Vietnam semakin menyukai pusat perbelanjaan untuk berbelanja, makan, dan bersantai.
Selain itu, kehadiran merek ritel global seperti Zara, H&M, Uniqlo meningkatkan daya tarik pusat perbelanjaan dan menciptakan peluang kenaikan sewa.
Meskipun e-commerce menimbulkan tantangan, pusat perbelanjaan tetap berperan penting sebagai pusat kehidupan perkotaan.
8. ACV - Pengelola bandara nasional
Airports Corporation of Vietnam (ACV) adalah perusahaan yang mengelola bandara di Vietnam, mengurus hampir semua bandara utama negara, termasuk bandara internasional penting seperti Tan Son Nhat di Ho Chi Minh dan Noi Bai di Hanoi.
Jika dibandingkan dengan Thailand, ACV setara dengan AOT (Perusahaan Bandara Thailand) secara langsung.
Keunggulan ACV terletak pada industri pariwisata Vietnam yang berkembang pesat. Sebelum pandemi COVID-19, jumlah wisatawan asing terus meningkat setiap tahun. Setelah pembukaan kembali negara, tren pariwisata pulih dengan kuat.
Faktor menarik lainnya adalah proyek baru: Bandara Internasional Long Thanh yang sedang dibangun dekat Ho Chi Minh, yang akan menjadi bandara terbesar dan termodern di kawasan ini. Dirancang untuk menampung 100 juta penumpang per tahun saat selesai, proyek ini akan meningkatkan kapasitas dalam mendukung pertumbuhan perjalanan udara.
Meskipun ACV terdampak berat oleh COVID-19, dalam jangka panjang, industri penerbangan diperkirakan akan pulih dan tumbuh, terutama di pasar berkembang seperti Vietnam.
Cara mengakses pasar saham Vietnam bagi investor Thailand
Saluran 1: Melalui broker di Thailand
Cara termudah dan tercepat adalah membuka rekening perdagangan melalui broker Thailand yang menyediakan layanan perdagangan saham luar negeri, seperti Kasikorn Securities, SCB Securities, atau Bualuang Securities. Broker ini menawarkan layanan perdagangan saham berbagai negara termasuk Vietnam.
Langkah-langkahnya:
Keuntungan: praktis, tidak perlu khawatir bahasa Kekurangan: biaya transaksi mungkin lebih tinggi
Saluran 2: Membuka rekening langsung di broker Vietnam
Bagi investor yang ingin akses langsung ke pasar, bisa membuka rekening di broker Vietnam seperti SSI Securities, VNDirect, HSC (Ho Chi Minh Securities Corporation).
Langkah-langkahnya:
Keuntungan: biaya lebih rendah, akses langsung ke data Kekurangan: lebih rumit, mungkin perlu bahasa lokal
Saluran 3: Investasi melalui reksa dana
Jika tidak ingin membeli saham satu per satu, investasi melalui reksa dana adalah pilihan lain. Banyak reksa dana Thailand yang memiliki kebijakan investasi di pasar saham Vietnam, seperti TMB Eastspring Vietnam Equity Fund, Bualuang Vietnam Equity Fund.
Keuntungan:
Kekurangan: biaya pengelolaan mungkin lebih tinggi
Saluran 4: Menggunakan platform online internasional
Platform seperti Interactive Brokers, Saxo Bank, Tiger Brokers menyediakan layanan perdagangan saham Vietnam secara online.
Keuntungan:
Kekurangan: mungkin tidak mendukung bahasa Indonesia
Kesimpulan
Pasar saham Vietnam tahun 2568 menawarkan peluang yang padat, didukung oleh dasar ekonomi yang tumbuh lebih baik, peningkatan status internasional, dan adaptasi pasca penjualan besar-besaran.
8 perusahaan yang kami rekomendasikan - VCB, VHM, GAS, VNM, FPT, MSN, VRE, ACV - semuanya memiliki potensi pertumbuhan sesuai tren ekonomi dan perubahan sosial Vietnam.
Bagi investor Thailand, informasi di atas menunjukkan bahwa mengakses pasar ini tidak serumit yang dibayangkan. Apapun saluran yang dipilih, hal terpenting adalah memahami dasar-dasar dan mempersiapkan diri dengan baik.