Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mengapa REIT adalah pilihan utama bagi investor yang menghindari data suku bunga rendah?
Gugus Dana untuk Investasi Properti Sejak tahun 2018 masuk ke pasar saham Thailand, telah menjadi alat penting bagi investor yang mencari Cash Flow yang stabil, sekaligus tidak perlu investasi besar. Masalahnya, imbal hasil tidak selalu baik setiap waktu. Penyebabnya apa? Mari kita pahami REIT secara serius.
REIT adalah jenis dana properti apa
Nama lengkap Real Estate Investment Trust – disingkat REIT – adalah penggabungan aset yang menghasilkan pendapatan (berbagai properti) yang dikumpulkan dana oleh pengelola dana dari investor, lalu dikelola. Imbal hasil berasal dari pendapatan yang seimbang, seperti sewa, biaya utilitas, dan lain-lain. Kata REIT adalah sistem yang dirancang agar investor kecil dapat berinvestasi dalam proyek besar tanpa harus memiliki modal besar, seperti membeli properti secara langsung.
Mengapa REIT menarik untuk diinvestasikan?
Untuk aset dengan pendapatan stabil – hotel, gudang, pusat perbelanjaan, kantor, pusat kesehatan, atau bahkan jaringan Fiber Optic semuanya bisa menjadi properti dalam REIT. Yang penting adalah harus menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan.
Untuk penyewa – membantu dalam penggalangan dana pengembangan proyek baru tanpa harus meminjam seluruhnya.
Untuk investor – mendapatkan dividen yang biasanya dibayarkan secara rutin, likuiditas tinggi, mudah diperdagangkan di pasar Exchange, serta memiliki nilai intrinsik berupa diversifikasi risiko (Diversifikasi) portofolio.
REIT vs Dana Properti – apa bedanya
Jika dilihat secara kasar, REIT adalah perkembangan dari Dana Properti versi baru yang lebih fleksibel dan diawasi oleh otoritas internasional. Perbedaan utama ada 3:
Struktur – Dana Properti adalah dana gabungan berbentuk mutual fund, sedangkan REIT adalah dana trust yang diawasi oleh OJK dan memiliki surat izin dari bursa.
Legalitas – Dana Properti hanya dapat berinvestasi di Positive List dari OJK, tidak di luar negeri. REIT lebih fleksibel, dapat berinvestasi di luar negeri tidak lebih dari 10% dari total aset, dan dapat mengembangkan properti.
Pengelolaan unit investasi – Dana Properti tidak perlu memperhatikan diversifikasi Free Float, sedangkan REIT harus mengikuti aturan ketat pasar modal, seperti minimal 15% dimiliki oleh investor ritel dan mengadakan rapat pemegang unit setiap tahun.
Saat ini, dana properti di Thailand tidak lagi menerbitkan unit baru, digantikan seluruhnya oleh REIT.
Bagaimana pembagian REIT?
Berdasarkan hak atas properti:
Berdasarkan jenis bisnis:
Faktor apa yang mendorong nilai REIT?
Bagian pertama – Nilai properti
Bagian kedua – Arus kas pendapatan
Kelebihan dan kekurangan investasi di REIT
Kelebihan: ✓ Likuiditas tinggi, mudah diperdagangkan di pasar SET ✓ Imbal hasil rutin, lebih baik dari bunga deposito ✓ Diversifikasi risiko, tidak perlu mengikat modal besar ✓ Transparansi dan diawasi secara ketat
Kekurangan: ✗ Pajak 10% atas dividen atau bisa dikurangi ✗ Risiko dari suku bunga, jika suku bunga naik, harga REIT biasanya turun ✗ Investasi Leasehold memiliki risiko jangka panjang
Contoh REIT Thailand yang menarik
CPNREIT (CPN Retail Growth) – Leasehold REIT dari pusat perbelanjaan Central, harga 9.85 บาท, dividen 8.35% per tahun
IMPACT (Impact) – Freehold REIT di pusat konferensi Impact, harga 12.80 บาท, dividen 4.69% per tahun
WHART (WHA Premium Growth) – Kedua jenis, Freehold dan Leasehold dari gudang, harga 9.50 บาท, dividen 7.63% per tahun
JASIF (Jasmine) – Dana Infrastruktur dari Fiber Optic, harga 6.70 บาท, dividen 13.73% per tahun
Investor yang berinvestasi di REIT harus mempertimbangkan apa
REIT adalah alat yang tidak cocok untuk semua orang. Jika Anda mencari Cash Flow yang rutin dan mampu menerima risiko perubahan suku bunga, REIT bisa menjadi pilihan yang baik. Tetapi harus memilih jenis (Freehold lebih baik daripada Leasehold) dan proporsi dalam portofolio yang sesuai. Jangan berinvestasi karena serakah, tetapi anggap REIT sebagai keseimbangan antara pendapatan rutin dan risiko yang menyertainya.