Memahami Trust: Alat Investasi yang Sering Disalahpahami

Jika Anda adalah investor pemula, mungkin pernah mendengar kata “Trust” atau “ทรัสต์” yang beredar, tetapi belum benar-benar memahami perbedaannya dengan REIT atau dana investasi secara umum, dan yang terpenting—apakah Anda benar-benar bisa berinvestasi di dalamnya.

Kesalahpahaman umum adalah menganggap Trust sama dengan REIT atau sekadar dana investasi, padahal sebenarnya hubungan di antara keduanya lebih kompleks.

Trust adalah apa: Definisi yang lebih sederhana

Dalam konsep paling sederhana, Trust adalah perjanjian kepercayaan—pengelola (Trustee) menerima aset dari pemiliknya lalu mengelolanya untuk menghasilkan manfaat, dan hasilnya dikembalikan kepada penerima manfaat (Beneficiary).

Aset yang dikelola bisa bermacam-macam—modal, properti, saham, obligasi, bisnis, atau bahkan aset lain yang mampu menghasilkan pendapatan.

Jika digambarkan secara sederhana: Trust = unit pengelola aset yang dirancang agar pengelola membuat aset berputar dan menghasilkan manfaat, lalu mengembalikan uang kepada pemilik aset dan pihak terkait.

Mengapa Trust menjadi pilihan yang baik: 5 keunggulan utama

1. Memberikan manfaat tanpa harus mentransfer kepemilikan aset
Sejak zaman dahulu, Trust digunakan untuk mengelola warisan, sehingga dapat memperoleh hasil dari aset tanpa harus menyerahkan kepemilikan secara langsung kepada orang lain.

2. Pengelolaan sesuai niat yang jelas
Trust harus menyatakan niat secara tegas tentang bagaimana aset akan dikelola, sehingga pengelola harus menjalankan sesuai ketentuan tersebut secara ketat.

3. Keuntungan dari segi pajak
Karena Trust bukan merupakan transfer kepemilikan, banyak yurisdiksi memberikan manfaat pajak tertentu.

4. Fleksibilitas dalam pengelolaan
Pembuat Trust dapat memilih apakah Trust dapat dibatalkan atau tidak. Jika dapat dibatalkan, aset bisa dikelola ulang sesuai keinginan saat kondisi berubah.

5. Pengelola profesional membantu
Orang yang sakit atau tidak mampu mengelola uang dapat menunjuk profesional untuk mengelola aset tersebut.

Jenis Trust: Tidak hanya Active dan Passive

Selain pengelompokan berdasarkan status pencabutan (dapat dicabut vs tidak dapat dicabut), ada jenis lain seperti:

  • Trust untuk perlindungan aset (Asset Protection Trust)
  • Blind Trust (Pembuat tidak tahu bagaimana aset dikelola)
  • Charitable Trust (Untuk amal)
  • Generation-Skipping Trust (Mewariskan ke generasi berikutnya)
  • Land/Real Estate Trust (Pengelolaan properti)
  • Marital Trust (Pengelolaan aset pernikahan)

Di Thailand, sebagian besar adalah Trust tipe Active Trust (Pengelolaan untuk manfaat), seperti II/HNW Trust Fund untuk investor besar dan REIT untuk properti.

Trust vs REIT: Persamaan dan perbedaan utama

Persamaan:

  • Keduanya bukan badan hukum
  • Keduanya didirikan melalui kontrak
  • Keduanya memiliki pengelola di tengah

Perbedaan: REIT = Trust yang khusus mengelola properti saja, merupakan salah satu tipe Trust dalam Trust secara umum.

Jadi, REIT adalah Trust, tetapi tidak semua Trust adalah REIT, karena Trust bisa mengelola berbagai jenis aset.

Trust vs Dana Investasi: Masalah yang harus dipahami

Perbedaan:

  • Trust bukan badan hukum, didirikan melalui kontrak
  • Dana investasi adalah badan hukum, harus terdaftar dan mendapatkan izin dari otoritas

Secara praktik, dana investasi lebih ketat dalam pengaturannya, sementara Trust lebih fleksibel dan mudah diubah.

Trust yang bisa diinvestasikan oleh investor Thailand

Di Thailand, Komite Sekuritas mengizinkan pendirian Trust hanya untuk pengumpulan dana di pasar saham, dan dibagi menjadi 2 tipe:

1. Active Trust

  • II/HNW Trust Fund (Untuk investor institusi/besar)
  • REIT (Berinvestasi di properti)

2. Passive Trust

  • ESOP (Trust untuk penerbitan saham kepada karyawan)
  • EJIP (Trust untuk investasi bersama antara pengusaha dan karyawan)
  • Reserve Account Trust (Dana cadangan pembayaran utang)

Saat ini, REIT adalah Trust yang paling mudah diakses oleh investor umum, karena asetnya mudah diverifikasi dan bahkan investor pemula bisa membeli dan menjualnya.

Sekarang, Anda sudah tahu

Trust adalah alat pengelolaan aset kuno yang berasal dari kepercayaan, awalnya digunakan untuk mengelola warisan, tetapi kini dapat diterapkan dalam berbagai jenis.

Ketika Trust mengelola properti saja, disebut REIT, yang merupakan pilihan paling mudah diakses oleh investor Thailand.

Jadi, jika ditanya: “Trust itu apa dan bagaimana bedanya dengan REIT”, jawabannya adalah: REIT adalah salah satu tipe Trust, tetapi Trust lebih luas, lebih fleksibel, dan dapat digunakan dalam berbagai situasi.

Bagi yang ingin berinvestasi dalam aset besar tanpa modal besar, REIT adalah solusi yang layak dipertimbangkan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)