Galaxy Digital, sebuah perusahaan investasi cryptocurrency terkemuka, baru-baru ini menyuarakan kekhawatiran signifikan tentang prediksi trajektori harga Bitcoin untuk tahun 2026, dengan menyebut ketidakpastian pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut wawasan yang dibagikan melalui Coinpedia, perusahaan mengakui bahwa aktivitas pasar opsi saat ini mencerminkan ekspektasi harga yang sangat berbeda-beda, dengan trader memposisikan diri untuk skenario yang berkisar dari serendah $50.000 hingga setinggi $250.000 menjelang akhir 2026.
Dinamika Pasar Saat Ini dan Kegagalan Sejarah
Sikap hati-hati perusahaan ini muncul di tengah latar belakang prediksi yang belum terpenuhi. Bitcoin saat ini diperdagangkan di kisaran $92.700 (+1,56% dalam 24 jam), masih di bawah ambang batas $100.000–$105.000 yang banyak diperkirakan sebagai level resistansi utama. Lebih jauh lagi, ramalan Galaxy Digital sendiri untuk tahun 2025—yang memproyeksikan Bitcoin mencapai antara $150.000 dan $185.000—gagal memenuhi ekspektasi pasar, menyoroti kesulitan inheren dalam memprediksi pergerakan harga cryptocurrency secara tepat.
Menambah tantangan ini, produk ETF Bitcoin spot gagal mencapai target perusahaan sebesar $250 miliar dalam aset yang dikelola (AUM) pada akhir tahun 2025, menunjukkan bahwa pertumbuhan adopsi institusional telah berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan sebelumnya.
Fragmentasi Pasar dan Narasi Aset yang Bersaing
Ekspektasi kisaran harga ekstrem ($50.000 hingga $250.000) menegaskan betapa terfragmentasinya narasi pasar saat ini. Fragmentasi ini meluas ke seluruh ekosistem aset digital yang lebih luas, di mana investor secara bersamaan bergulat dengan beberapa prediksi harga yang bersaing—dari Bitcoin hingga cryptocurrency utama lainnya. Sebagai konteks, banyak analis memproyeksikan harga ethereum di kisaran $100.000 sebagai bagian dari skenario multi-rantai yang lebih luas, yang semakin menunjukkan betapa tidak pasti kerangka penilaian cryptocurrency secara keseluruhan.
Keyakinan Jangka Panjang di Tengah Kehati-hatian Jangka Pendek
Meskipun mengakui tantangan prediksi jangka pendek ini, Galaxy Digital tetap mempertahankan keyakinannya terhadap potensi jangka panjang Bitcoin. Pendekatan perusahaan mencerminkan pandangan pragmatis: sementara prediksi harga 2026 tetap penuh ketidakpastian, dasar fundamental untuk Bitcoin sebagai kelas aset strategis tetap utuh. Perspektif ganda ini—kehati-hatian jangka pendek disertai optimisme jangka panjang—semakin umum di kalangan pelaku institusional yang menavigasi lingkungan pasar saat ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perkiraan Harga Bitcoin 2026 Menghadapi Volatilitas Ekstrem—Galaxy Digital Anjurkan Kehati-hatian
Galaxy Digital, sebuah perusahaan investasi cryptocurrency terkemuka, baru-baru ini menyuarakan kekhawatiran signifikan tentang prediksi trajektori harga Bitcoin untuk tahun 2026, dengan menyebut ketidakpastian pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut wawasan yang dibagikan melalui Coinpedia, perusahaan mengakui bahwa aktivitas pasar opsi saat ini mencerminkan ekspektasi harga yang sangat berbeda-beda, dengan trader memposisikan diri untuk skenario yang berkisar dari serendah $50.000 hingga setinggi $250.000 menjelang akhir 2026.
Dinamika Pasar Saat Ini dan Kegagalan Sejarah
Sikap hati-hati perusahaan ini muncul di tengah latar belakang prediksi yang belum terpenuhi. Bitcoin saat ini diperdagangkan di kisaran $92.700 (+1,56% dalam 24 jam), masih di bawah ambang batas $100.000–$105.000 yang banyak diperkirakan sebagai level resistansi utama. Lebih jauh lagi, ramalan Galaxy Digital sendiri untuk tahun 2025—yang memproyeksikan Bitcoin mencapai antara $150.000 dan $185.000—gagal memenuhi ekspektasi pasar, menyoroti kesulitan inheren dalam memprediksi pergerakan harga cryptocurrency secara tepat.
Menambah tantangan ini, produk ETF Bitcoin spot gagal mencapai target perusahaan sebesar $250 miliar dalam aset yang dikelola (AUM) pada akhir tahun 2025, menunjukkan bahwa pertumbuhan adopsi institusional telah berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan sebelumnya.
Fragmentasi Pasar dan Narasi Aset yang Bersaing
Ekspektasi kisaran harga ekstrem ($50.000 hingga $250.000) menegaskan betapa terfragmentasinya narasi pasar saat ini. Fragmentasi ini meluas ke seluruh ekosistem aset digital yang lebih luas, di mana investor secara bersamaan bergulat dengan beberapa prediksi harga yang bersaing—dari Bitcoin hingga cryptocurrency utama lainnya. Sebagai konteks, banyak analis memproyeksikan harga ethereum di kisaran $100.000 sebagai bagian dari skenario multi-rantai yang lebih luas, yang semakin menunjukkan betapa tidak pasti kerangka penilaian cryptocurrency secara keseluruhan.
Keyakinan Jangka Panjang di Tengah Kehati-hatian Jangka Pendek
Meskipun mengakui tantangan prediksi jangka pendek ini, Galaxy Digital tetap mempertahankan keyakinannya terhadap potensi jangka panjang Bitcoin. Pendekatan perusahaan mencerminkan pandangan pragmatis: sementara prediksi harga 2026 tetap penuh ketidakpastian, dasar fundamental untuk Bitcoin sebagai kelas aset strategis tetap utuh. Perspektif ganda ini—kehati-hatian jangka pendek disertai optimisme jangka panjang—semakin umum di kalangan pelaku institusional yang menavigasi lingkungan pasar saat ini.