Pasar XRP sedang memanas dengan spekulasi yang diperbarui tentang apakah token ini dapat menyamai apresiasi historis sebesar 110.000% dari tahun 2017. Saat ini diperdagangkan di $2.12 dengan penurunan 1 tahun sebesar 12,57%, cryptocurrency ini telah memicu perdebatan sengit di antara para analis tentang trajektori ke depan.
Sinyal Teknis Mengarah ke Potensi Fase Akuumulasi
Sinyal teknis utama menarik perhatian: Stochastic RSI telah turun ke 0.00, mencerminkan kondisi yang terlihat selama dasar pasar bearish 2022. Pembacaan ini biasanya menunjukkan capitulation dan kondisi pembalikan potensial, mengindikasikan bahwa level saat ini mungkin merupakan zona masuk yang menguntungkan bagi investor jangka panjang.
Perdebatan Siklus Besar
Perbedaan pendapat berpusat pada timing pasar. Satu kubu berargumen untuk teori siklus super 5 tahun, menyarankan bahwa keuntungan besar bisa terwujud saat kita semakin dalam memasuki fase bull. Namun, skeptis membantah bahwa siklus halving 4 tahun tradisional berakhir pada Oktober 2025, menunjuk ke skenario pasar bearish sebagai gantinya.
Analisis Pola Historis dan Target 2026
Beberapa analis menarik paralel dengan pola crash kilat ABC tahun 2017, menyarankan struktur rebound serupa bisa terjadi. Jika skenario tersebut terwujud, proyeksi menunjukkan XRP bisa melonjak sekitar 23x dari level saat ini, berpotensi mencapai $27 pada tahun 2026.
Bulan-bulan mendatang akan menjadi kunci dalam menentukan apakah XRP dapat menghidupkan kembali momentum eksplosif yang mendefinisikan bull run 2017-nya atau jika hambatan pasar akan terus berlanjut.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Akankah XRP Mengulangi Lonjakan Legendaris 110.000%? Pengamat Pasar Terbagi tentang Siklus Berikutnya
Pasar XRP sedang memanas dengan spekulasi yang diperbarui tentang apakah token ini dapat menyamai apresiasi historis sebesar 110.000% dari tahun 2017. Saat ini diperdagangkan di $2.12 dengan penurunan 1 tahun sebesar 12,57%, cryptocurrency ini telah memicu perdebatan sengit di antara para analis tentang trajektori ke depan.
Sinyal Teknis Mengarah ke Potensi Fase Akuumulasi
Sinyal teknis utama menarik perhatian: Stochastic RSI telah turun ke 0.00, mencerminkan kondisi yang terlihat selama dasar pasar bearish 2022. Pembacaan ini biasanya menunjukkan capitulation dan kondisi pembalikan potensial, mengindikasikan bahwa level saat ini mungkin merupakan zona masuk yang menguntungkan bagi investor jangka panjang.
Perdebatan Siklus Besar
Perbedaan pendapat berpusat pada timing pasar. Satu kubu berargumen untuk teori siklus super 5 tahun, menyarankan bahwa keuntungan besar bisa terwujud saat kita semakin dalam memasuki fase bull. Namun, skeptis membantah bahwa siklus halving 4 tahun tradisional berakhir pada Oktober 2025, menunjuk ke skenario pasar bearish sebagai gantinya.
Analisis Pola Historis dan Target 2026
Beberapa analis menarik paralel dengan pola crash kilat ABC tahun 2017, menyarankan struktur rebound serupa bisa terjadi. Jika skenario tersebut terwujud, proyeksi menunjukkan XRP bisa melonjak sekitar 23x dari level saat ini, berpotensi mencapai $27 pada tahun 2026.
Bulan-bulan mendatang akan menjadi kunci dalam menentukan apakah XRP dapat menghidupkan kembali momentum eksplosif yang mendefinisikan bull run 2017-nya atau jika hambatan pasar akan terus berlanjut.