Craig Wright, seorang ilmuwan komputer dan pengusaha asal Australia, telah menempatkan dirinya di pusat salah satu perdebatan paling kontroversial dalam industri cryptocurrency. Tuduhannya bahwa dia adalah Satoshi Nakamoto—pencipta di balik Bitcoin dan white paper dasarnya—telah menimbulkan kontroversi besar di komunitas crypto, meskipun skeptisisme luas tetap ada terkait keabsahan klaimnya.
Garis Waktu Klaim Satoshi Wright
Pada tahun 2015, publikasi besar seperti Wired dan Gizmodo awalnya mengidentifikasi Wright sebagai kandidat potensial untuk pencipta Bitcoin yang misterius tersebut. Namun, kedua media tersebut kemudian menarik kembali kepercayaan mereka terhadap temuan ini, dengan alasan kurangnya bukti yang cukup. Situasi ini meningkat pada tahun 2016 ketika Wright secara terbuka mengumumkan identitasnya sebagai Satoshi Nakamoto dan berusaha membuktikan klaim ini melalui demonstrasi kriptografi. Dia mengklaim menandatangani pesan menggunakan kunci pribadi yang terkait dengan transaksi pertama Bitcoin, sebuah pendekatan teknis yang dimaksudkan sebagai bukti definitif. Namun, bukti ini menghadapi skeptisisme besar dari para ahli teknis dalam komunitas cryptocurrency, yang mempertanyakan keaslian dan metodologinya.
Peran Wright dalam Gerakan Bitcoin SV
Selain klaim Satoshi-nya, Wright telah menegaskan dirinya sebagai tokoh sentral dalam pengembangan Bitcoin SV (Satoshi Vision), sebuah fork yang berasal dari Bitcoin Cash. Dia berpendapat bahwa iterasi ini mewakili “visi asli” yang dimaksudkan Satoshi Nakamoto untuk Bitcoin, menempatkan proyeknya sebagai restorasi dari desain asli protokol tersebut daripada implementasi alternatif.
Konsekuensi Hukum dan Kontroversi yang Berkelanjutan
Tuduhan Wright mengenai identitasnya telah memicu beberapa sengketa hukum dalam industri. Tantangan hukum ini memperkuat perpecahan dalam komunitas crypto, dengan pendukung membela kontribusinya dan kritikus mempertanyakan klaimnya serta pengaruhnya yang lebih luas. Partisipasi dan pernyataan publiknya yang terus-menerus kembali memicu perdebatan seputar asal-usul Bitcoin, keabsahan berbagai fork, dan arah ekosistem cryptocurrency itu sendiri.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kontroversi Satoshi Nakamoto: Memahami Klaim yang Diperdebatkan oleh Craig Wright
Craig Wright, seorang ilmuwan komputer dan pengusaha asal Australia, telah menempatkan dirinya di pusat salah satu perdebatan paling kontroversial dalam industri cryptocurrency. Tuduhannya bahwa dia adalah Satoshi Nakamoto—pencipta di balik Bitcoin dan white paper dasarnya—telah menimbulkan kontroversi besar di komunitas crypto, meskipun skeptisisme luas tetap ada terkait keabsahan klaimnya.
Garis Waktu Klaim Satoshi Wright
Pada tahun 2015, publikasi besar seperti Wired dan Gizmodo awalnya mengidentifikasi Wright sebagai kandidat potensial untuk pencipta Bitcoin yang misterius tersebut. Namun, kedua media tersebut kemudian menarik kembali kepercayaan mereka terhadap temuan ini, dengan alasan kurangnya bukti yang cukup. Situasi ini meningkat pada tahun 2016 ketika Wright secara terbuka mengumumkan identitasnya sebagai Satoshi Nakamoto dan berusaha membuktikan klaim ini melalui demonstrasi kriptografi. Dia mengklaim menandatangani pesan menggunakan kunci pribadi yang terkait dengan transaksi pertama Bitcoin, sebuah pendekatan teknis yang dimaksudkan sebagai bukti definitif. Namun, bukti ini menghadapi skeptisisme besar dari para ahli teknis dalam komunitas cryptocurrency, yang mempertanyakan keaslian dan metodologinya.
Peran Wright dalam Gerakan Bitcoin SV
Selain klaim Satoshi-nya, Wright telah menegaskan dirinya sebagai tokoh sentral dalam pengembangan Bitcoin SV (Satoshi Vision), sebuah fork yang berasal dari Bitcoin Cash. Dia berpendapat bahwa iterasi ini mewakili “visi asli” yang dimaksudkan Satoshi Nakamoto untuk Bitcoin, menempatkan proyeknya sebagai restorasi dari desain asli protokol tersebut daripada implementasi alternatif.
Konsekuensi Hukum dan Kontroversi yang Berkelanjutan
Tuduhan Wright mengenai identitasnya telah memicu beberapa sengketa hukum dalam industri. Tantangan hukum ini memperkuat perpecahan dalam komunitas crypto, dengan pendukung membela kontribusinya dan kritikus mempertanyakan klaimnya serta pengaruhnya yang lebih luas. Partisipasi dan pernyataan publiknya yang terus-menerus kembali memicu perdebatan seputar asal-usul Bitcoin, keabsahan berbagai fork, dan arah ekosistem cryptocurrency itu sendiri.