Pasar obligasi memulai tahun baru dengan posisi yang tidak pasti, dengan hasil imbal obligasi Treasury AS mencatat kenaikan di awal minggu sebelum kembali ke wilayah yang lebih volatil di akhir minggu. Kurangnya tren arah yang jelas menegaskan antisipasi pasar terhadap indikator pasar tenaga kerja yang akan datang yang dapat mengubah penilaian pendapatan tetap.
Katalis utama akan datang minggu ini, saat pasar bersiap untuk serangkaian data ketenagakerjaan. Laporan ketenagakerjaan ADP muncul pada hari Rabu, membuka jalan bagi angka penggajian non-pertanian yang lebih diawasi yang dijadwalkan pada hari Jumat—laporan tenaga kerja resmi pertama sejak September lalu. Rilis ini secara luas dipandang sebagai titik balik potensial untuk trajektori hasil Treasury.
Ramalan yang Bertentangan Menunjukkan Ketidakpastian
Ekonom tetap terbagi pendapat tentang momentum pasar tenaga kerja. Capital Economics memperkirakan peningkatan moderat dalam kondisi perekrutan, memproyeksikan tingkat pengangguran akan menyusut dari 4,6% menjadi 4,5%. Skenario ini biasanya akan mendukung hasil imbal Treasury yang lebih tinggi karena pasar memperhitungkan ekonomi yang tangguh.
Namun, Citigroup memetakan jalur yang berbeda. Bank ini memperkirakan tingkat pengangguran sebenarnya bisa naik menjadi 4,7%, menandakan potensi pelonggaran di pasar tenaga kerja. Bacaan seperti ini kemungkinan besar akan memicu pelarian ke keamanan, yang berpotensi menekan hasil imbal saat investor mencari perlindungan dalam utang pemerintah.
Ketegangan mendasar antara pandangan ini secara sempurna menangkap keadaan pasar pendapatan tetap saat ini—terjebak di antara narasi yang bersaing tentang momentum ekonomi menjelang 2024.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Sinyal Campuran di Pasar Treasury Saat Data Ketenagakerjaan Menjadi Fokus Utama
Pasar obligasi memulai tahun baru dengan posisi yang tidak pasti, dengan hasil imbal obligasi Treasury AS mencatat kenaikan di awal minggu sebelum kembali ke wilayah yang lebih volatil di akhir minggu. Kurangnya tren arah yang jelas menegaskan antisipasi pasar terhadap indikator pasar tenaga kerja yang akan datang yang dapat mengubah penilaian pendapatan tetap.
Katalis utama akan datang minggu ini, saat pasar bersiap untuk serangkaian data ketenagakerjaan. Laporan ketenagakerjaan ADP muncul pada hari Rabu, membuka jalan bagi angka penggajian non-pertanian yang lebih diawasi yang dijadwalkan pada hari Jumat—laporan tenaga kerja resmi pertama sejak September lalu. Rilis ini secara luas dipandang sebagai titik balik potensial untuk trajektori hasil Treasury.
Ramalan yang Bertentangan Menunjukkan Ketidakpastian
Ekonom tetap terbagi pendapat tentang momentum pasar tenaga kerja. Capital Economics memperkirakan peningkatan moderat dalam kondisi perekrutan, memproyeksikan tingkat pengangguran akan menyusut dari 4,6% menjadi 4,5%. Skenario ini biasanya akan mendukung hasil imbal Treasury yang lebih tinggi karena pasar memperhitungkan ekonomi yang tangguh.
Namun, Citigroup memetakan jalur yang berbeda. Bank ini memperkirakan tingkat pengangguran sebenarnya bisa naik menjadi 4,7%, menandakan potensi pelonggaran di pasar tenaga kerja. Bacaan seperti ini kemungkinan besar akan memicu pelarian ke keamanan, yang berpotensi menekan hasil imbal saat investor mencari perlindungan dalam utang pemerintah.
Ketegangan mendasar antara pandangan ini secara sempurna menangkap keadaan pasar pendapatan tetap saat ini—terjebak di antara narasi yang bersaing tentang momentum ekonomi menjelang 2024.