Puncak Pembulatan: Cara Mengenali Sinyal Bearish Ini Sebelum Pembalikan Terjadi

Pernah menyaksikan kenaikan pasar bullish akhirnya kehilangan tenaga? Di situlah pola Rounding Top masuk—salah satu sinyal pembalikan paling andal yang memisahkan trader yang menang dari yang tertangkap basah.

Memahami Pola Rounding Top

Bayangkan sebuah piring terbalik atau “U” yang datar—itulah Rounding Top dalam aksi. Pola ini muncul saat tren naik kehabisan tenaga, dan pasar bertransisi dari antusiasme bullish ke tekanan jual. Berbeda dengan pembalikan tajam, pola ini berkembang secara bertahap, memberi trader banyak kesempatan untuk mengenali perubahan sebelum keruntuhan sebenarnya terjadi.

Pola ini memberi sinyal penting: tekanan beli mulai kehilangan kekuatannya, dan penjual diam-diam mengambil alih. Anda akan melihat volume perdagangan mulai menurun saat pola terbentuk—penanda bahwa momentum sedang memudar.

Tiga Fase Rounding Top

Fase 1: Kemajuan

Sebelum apa pun, harus ada tren naik yang kuat. Ini adalah keharusan. Harga tidak hanya melayang naik—menunjukkan keyakinan bullish yang nyata. Kemajuan menuju puncak pola mungkin terlihat berantakan dengan banyak whipsaws, atau bisa cukup halus. Yang penting, perhatikan harga yang secara bertahap beralih dari rally curam ke lintasan yang lebih membulat saat puncak terbentuk.

Fase 2: Puncak Melengkung

Di sinilah nama Rounding Top berasal. Puncaknya tidak tajam atau sudut—melengkung, kadang membentuk beberapa high reaksi sebelum penurunan dimulai. Ini adalah zona transisi. Dalam kasus langka, bentuknya bisa menyerupai “V” terbalik yang dangkal atau bahkan pola “M”, tetapi kuncinya adalah: puncaknya jangan terlalu tajam. Jika terlihat seperti ujung pisau, kemungkinan itu setup yang berbeda.

Fase 3: Penurunan

Di sinilah hal menjadi menarik. Sisi kanan dari Rounding Top harus mencerminkan sisi kiri dari segi kerangka waktu. Jika harga membutuhkan 5 minggu untuk naik, harapkan sekitar 5 minggu untuk turun. Penurunan yang lambat dan terukur adalah yang Anda inginkan. Jika harga tiba-tiba jatuh keras, itu bisa menjadi perangkap bear—pembeli yang masuk secara agresif, bukan pembalikan sejati.

Apa yang Dikatakan Volume

Volume adalah narator diam dari cerita Rounding Top:

  • Selama kenaikan: Volume tetap kuat saat pembeli terus mendorong
  • Pada pembentukan dasar: Volume berkurang—antusiasme mulai mendingin
  • Selama penurunan: Volume harus meningkat saat penjual mengambil kendali

Polanya volume ini mengonfirmasi bahwa pembalikan itu nyata, bukan sekadar tipuan.

Menentukan Entry dan Exit

Di Mana Breakout Terjadi?

Rounding Top secara resmi “pecah” saat harga menutup di bawah neckline (garis support yang menghubungkan low). Setelah volume meningkat dengan break ini, Anda melihat tekanan jual yang nyata. Kadang harga akan memantul kembali untuk menguji neckline sebelum melanjutkan turun—perlakukan bounce ini sebagai resistance sekarang.

Perhitungan Target

Ini rumusnya: ukur kedalaman dasar ( jarak dari titik terendah ke neckline), lalu proyeksikan jarak yang sama ke bawah dari neckline. Itu adalah target harga Anda. Sederhana, mekanis, dan cukup efektif.

Penempatan Stop-Loss

Tempatkan stop-loss sedikit di atas titik tertinggi dari dasar pola. Jika harga telah memantul di sekitar neckline beberapa kali membentuk swing high dan low, Anda juga bisa menempatkan stop di atas swing high terbaru. Kuncinya adalah melindungi modal Anda jika pembalikan gagal berlanjut.

Variasi Dunia Nyata dari Rounding Top

Breakout Gagal

Kadang sebuah Rounding Top menembus di bawah neckline tapi kemudian berbalik naik lagi. Ini perangkap bear. Terjadi saat Anda mendapatkan lonjakan penjual singkat, tapi pembeli segera merebut kendali kembali. Ini menyakitkan jika Anda posisi short, tetapi juga bisa menjadi setup untuk bounce potensial.

Dasar Curam vs. Dasar Dangkal

Rounding Top dengan dasar (dalam) yang curam berarti potensi downside lebih besar setelah pecah. Dasar yang dangkal? Kurang dramatis, tapi berpotensi lebih cepat selesai. Keduanya valid—kedalaman memberi tahu berapa banyak ruang yang tersisa untuk reversal berjalan.

Kesimpulan

Rounding Top bukan sinyal cepat kaya, tapi salah satu pola pembalikan yang paling metodis yang tersedia. Ia mengikuti aturan yang jelas: tren naik sebelumnya diperlukan, bentuknya terbentuk secara bertahap, volume terkoordinasi, dan kerangka waktu yang seimbang.

Keindahannya terletak pada prediktabilitasnya. Berbeda dengan crash mendadak, Rounding Top memberi pasar waktu untuk bertransisi dari bullish ke bearish. Itu keunggulan Anda—kesabaran dan pengamatan yang tepat.

Pantau pola-pola ini, ukur dengan benar, dan Anda akan mulai melihat pembalikan pasar sebelum sebagian besar trader menyadari pola sedang terbentuk.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)