Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Reksa Dana: Panduan Penting 4 Poin yang Perlu Dipahami Investor
Sebelum Membuka Rekening Investasi, Perlu Tahu Apa Itu
Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa investor profesional kebanyakan menyarankan gaji dana kepada pemula? Jawabannya terletak pada konsep utama bahwa gaji dana adalah alat yang membantu orang biasa mengakses dunia investasi dengan mudah
Gaji dana (Mutual Fund) secara dasar adalah penggabungan banyak investor agar pengelola dana (profesional yang diakui oleh otoritas pasar modal dan sekuritas) dapat menginvestasikan uang tersebut. Setelah pengelolaan dan pembagian keuntungan dilakukan, akan dibagi sesuai proporsi investasi masing-masing
Kelebihan ini membantu orang dengan modal kecil dapat berinvestasi di aset yang sebelumnya membutuhkan dana besar, hanya dengan modal kecil saja
3 Keunggulan yang Membuat Gaji Dana Populer
1. Diversifikasi Risiko yang Lebih Efektif
Dengan cara ini, jika kita memiliki uang 100.000 Baht, meskipun ingin berinvestasi di emas, obligasi, dan saham, dengan modal kecil mungkin tidak cukup membeli beberapa jenis sekuritas. Tapi dengan menggabungkan dana dari banyak investor, jumlah ini menjadi dana besar yang dapat dialokasikan ke berbagai bidang secara efisien
2. Pengelolaan oleh Profesional Berpengalaman
Anda tidak perlu mempelajari pasar sendiri. Manajer dana yang berpengetahuan mendalam dan berpengalaman akan mengelola untuk Anda. Mereka harus mengikuti regulasi dari otoritas pengawas, yang berarti melindungi kepentingan Anda
3. Pengawasan dan Audit oleh Dewan Komisaris Secara Berkala
Dana berada di bawah pengawasan dewan pasar modal untuk memastikan pengelolaan dilakukan secara transparan dan dapat diaudit
Ini adalah alasan mengapa investor pemula atau mereka yang tidak punya waktu untuk memantau pasar harus mempertimbangkan gaji dana sebagai titik awal
Investor Harus Memilih Antara 2 Metode Penjualan Kembali
Dana Tertutup (Closed-End Fund) - Jika Anda ingin mengikat uang
Ini adalah dana yang menjual unit investasi sekali saat peluncuran, jumlah unit tetap selama periode tersebut. Investor tidak dapat menjual kembali sampai waktu yang ditentukan berakhir. Jika ingin menarik dana lebih awal, harus mencari pembeli sendiri
Keuntungan: Mengurangi risiko likuiditas dana, memungkinkan pengelola merencanakan investasi jangka panjang dengan percaya diri
Kekurangan: Anda terkunci dana dan mungkin tidak bisa melakukan transaksi jual beli secara bebas
Dana Terbuka (Opened-End Fund) - Untuk yang menginginkan fleksibilitas
Dapat membeli dan menjual unit kapan saja. Ukuran dana bertambah atau berkurang sesuai jumlah investor. Uang tunai Anda selalu ada di tangan
Keuntungan: Likuiditas tinggi, dapat dijual kapan saja
Kekurangan: Pengelola harus menyiapkan dana cadangan untuk penjualan kembali, yang bisa mengurangi peluang investasi jangka panjang
Gaji Dana Tersusun dari Berbagai Jenis Berdasarkan Kebijakan Investasi
1. Dana Pasar Uang (Money Market Fund)
Investasi pada deposito dan surat utang jangka pendek (tidak lebih dari 1 tahun)
Profil Risiko: Terendah | Perkiraan Imbal Hasil: Rendah Cocok untuk: Orang yang menempatkan uang dan ingin menjaga pokok
2. Dana Surat Utang (Fixed Income Fund)
Investasi pada obligasi, wesel, deposito, obligasi swasta
Profil Risiko: Rendah | Perkiraan Imbal Hasil: Sedang Cocok untuk: Orang yang ingin diversifikasi risiko secara terkendali
3. Dana Campuran (Mixed Fund)
Investasi di surat utang dan saham, proporsi saham tidak lebih dari 80%
Profil Risiko: Sedang | Perkiraan Imbal Hasil: Sedang hingga tinggi Cocok untuk: Pemula yang ingin mencoba saham tapi belum siap risiko tinggi
4. Dana Fleksibel (Flexible Fund)
Pengelola dapat menyesuaikan proporsi saham dari 0% sampai 100% sesuai pandangan pasar
Profil Risiko: Sedang hingga tinggi | Perkiraan Imbal Hasil: Sedang hingga tinggi Cocok untuk: Orang yang tidak punya waktu memantau pasar tapi bersedia menyerahkan keputusan kepada ahli
5. Dana Ekuitas (Equity Fund)
Investasi minimal 80% dari portofolio di saham
Profil Risiko: Tinggi | Perkiraan Imbal Hasil: Tinggi Cocok untuk: Orang yang ingin bertaruh di saham tapi tidak punya tim pengelola portofolio sendiri
6. Dana Industri (Sector Fund)
Fokus investasi berat di satu industri tertentu, seperti perbankan, komunikasi, transportasi
Profil Risiko: Tinggi | Perkiraan Imbal Hasil: Sangat tinggi (atau bisa mengalami kerugian besar) Cocok untuk: Orang yang memprediksi pertumbuhan industri tertentu
7. Dana Alternatif (Alternative Investment Fund)
Investasi pada komoditas, emas, minyak, produk pertanian
Profil Risiko: Sangat tinggi | Perkiraan Imbal Hasil: Sangat tinggi (Sangat volatil) Cocok untuk: Orang yang ingin masuk ke komoditas tapi tidak ingin membuka rekening khusus
Pemikiran penting: Tidak ada dana yang “paling benar” untuk semua orang. Tergantung pada waktu, tujuan, dan kesiapan risiko Anda saja
4 Langkah Sebelum Membuka Rekening Gaji Dana
Langkah 1: Menilai Kemampuan Risiko Diri Sendiri
Pertanyaan utama adalah “Jika nilai investasi turun 30%, apakah Anda akan khawatir?” Jika hati Anda goyah, pilih dana tingkat rendah. Jika masih bisa bertahan, bisa pilih tingkat tinggi
Setiap perusahaan pengelola harus meminta Anda melakukan tes KYC (Know Your Customer) yang membantu menentukan tingkat risiko yang sesuai dengan diri Anda
Langkah 2: Lihat Gambaran Ekonomi Saat Ini
Pasar sedang bearish atau bullish? Suku bunga naik atau turun? Ekonomi sedang berkembang atau melambat? Sinyal-sinyal ini membantu Anda memilih jenis dana yang cocok untuk periode tersebut, misalnya saat pasar bullish, berinvestasi besar di saham, tapi saat pasar bearish, memilih surat utang akan lebih aman
Langkah 3: Pelajari Prospektus Dana (Prospectus)
Prospektus memberi tahu semua: kebijakan investasi, biaya, syarat transaksi. Saat investor punya waktu membaca dokumen ini, mereka akan memahami mengapa dana ini cocok untuk situasi mereka sendiri
Langkah 4: Tinjau Kinerja 1 Tahun, 3 Tahun, dan 5 Tahun
Lihat berapa hasil yang diperoleh dalam jangka panjang, apakah volatilitasnya rendah, dan bandingkan dengan indeks pasar
Tips: Waspadai dana yang menunjukkan hasil tinggi secara tidak wajar, mungkin karena keberuntungan saat itu, bukan keahlian pengelola
Dari Mana Imbal Hasil Gaji Dana Berasal
Setelah uang masuk ke dana, manfaatnya datang dalam dua bentuk:
1. Capital Gain (Keuntungan dari jual beli)
NAV (Net Asset Value) atau nilai bersih unit penyertaan dihitung dari nilai aset yang dimiliki dana pada akhir hari, dikurangi utang. Jika NAV lebih tinggi dari harga beli, selisihnya adalah keuntungan. Jika lebih rendah, kerugian.
Keuntungan/rugi belum menjadi hak milik nyata sampai Anda menjual unit investasi
2. Dividen (Dividen)
Beberapa dana (terutama dana surat utang) membayar dividen secara berkala tanpa harus menjual. Anda sudah menerima uang tunai
Jumlah Capital Gain + Dividen = total imbal hasil
Tips: Pantau perubahan NAV secara rutin untuk mengukur pertumbuhan investasi Anda
Kesimpulan: Mengapa Harus Memilih Gaji Dana
Faktanya, tidak ada yang lahir dengan pengetahuan investasi. Semua orang memulai dari nol
Keterbatasan umum seperti:
…tidak lagi menjadi hambatan, karena gaji dana mengatasi masalah ini
Meninggalkan uang tanpa diinvestasikan sama saja membiarkan uang kehilangan nilai sedikit demi sedikit. Gaji dana adalah alat yang membantu orang biasa mengakses investasi dengan mudah, aman, dan sistematis
Kalau sudah yakin, tinggal mulai saja langkahnya