El spread adalah salah satu konsep paling penting yang harus dikuasai oleh setiap trader. Ini mewakili selisih antara harga jual (Bid) dan harga beli (Ask), dan memahami cara kerjanya adalah kunci untuk memaksimalkan profitabilitas dari operasi Anda. Dalam panduan ini, kami akan menunjukkan apa itu spread trading, bagaimana menghitungnya, faktor apa saja yang mempengaruhinya, dan bagaimana Anda dapat menggunakannya untuk keuntungan Anda.
Apa sebenarnya spread dalam trading?
Spread adalah selisih atau jarak antara dua harga: Bid (yang dapat Anda jual) dan Ask (yang dapat Anda beli). Perbedaan ini tidak bersifat sewenang-wenang, melainkan bervariasi tergantung pada jenis aset, volatilitasnya, dan volume perdagangan. Di pasar online, spread adalah cara utama broker mengenakan komisi mereka.
Berbeda dengan bank tradisional yang menerapkan persentase tetap ditambah biaya administrasi, broker trading menggunakan rumus remunerasi implisit: spread. Ini termasuk langsung dalam proses pembelian, sehingga Anda membayar komisi tanpa melihatnya secara eksplisit sebagai garis terpisah.
Pentingnya spread terletak pada pengaruh langsungnya terhadap profitabilitas Anda. Spread yang lebar berarti biaya yang lebih tinggi dan potensi keuntungan yang lebih kecil. Sebaliknya, beroperasi dengan spread yang ketat memungkinkan Anda meningkatkan hasil secara signifikan.
Spreads mengambang vs. spread tetap: Apa bedanya?
Di pasar, ada dua kategori utama spread yang perlu Anda ketahui:
Spreads Mengambang: Nilai dinamis yang berubah secara konstan sesuai kondisi pasar. Mereka menyesuaikan secara real-time dengan volatilitas, likuiditas, dan situasi ekonomi saat ini. Dengan teknologi modern, penyedia dapat mengakses data pasar secara langsung dan menawarkan tarif terbaik setiap saat.
Spreads Tetap: Menjaga nilai konstan terlepas dari fluktuasi pasar. Namun, dalam periode volatilitas ekstrem atau likuiditas rendah, spread ini dapat melebar secara signifikan, yang tidak selalu terlihat sebelumnya.
Saat beroperasi dengan CFD, biasanya Anda akan menemukan spread mengambang, yang menawarkan fleksibilitas lebih besar dan biasanya peluang trading yang lebih baik.
Cara menghitung spread dalam operasi Anda
Perhitungan spread sangat sederhana. Anda hanya perlu mengurangi harga Bid dari harga Ask untuk mendapatkan selisihnya:
Spread = Harga Ask - Harga Bid
Sebagai contoh pasangan EUR/USD. Jika di platform Anda harga Ask adalah 1,05656 dan harga Bid adalah 1,05643, maka perhitungannya adalah:
1,05656 – 1,05643 = 0,00013
Dalam Forex, spread diukur dalam pips (pada desimal keempat), jadi dalam kasus ini spread-nya adalah 1,3 pips. Ingat bahwa setiap pip mewakili unit terkecil dari variasi harga di pasar valuta asing.
Dampak nyata spread pada operasional Anda
Spread merupakan bagian dari biaya operasional Anda, oleh karena itu sangat penting untuk mengevaluasi dampaknya dalam analisis risiko-imbalan dari setiap operasi. Berikut poin-poin utama yang harus Anda pahami:
Lebar spread dan keuntungan: Semakin besar spread, semakin tinggi biaya Anda dan semakin kecil keuntungan yang bisa diperoleh. Spread yang sempit memungkinkan Anda masuk dan keluar posisi dengan gesekan yang lebih sedikit.
Variabilitas antar platform: Spread tidak seragam di semua broker. Membandingkan terlebih dahulu akan membantu Anda memilih penyedia yang lebih kompetitif, yang dapat berarti penghematan besar dalam jangka panjang.
Jangan hanya menilai spread: Beberapa penyedia mempromosikan spread minimum atau bahkan tidak ada, tetapi kemudian menerapkan komisi tersembunyi untuk konversi mata uang, penarikan dana, atau biaya pemeliharaan akun. Selalu pertimbangkan total biaya, bukan hanya spread secara terpisah.
Spread bervariasi tergantung aset: Tidak semua aset memiliki spread yang sama. Beberapa instrumen memiliki spread yang sangat ketat sementara yang lain lebih lebar. Ini berarti Anda harus memilih strategi dan aset Anda dengan mempertimbangkan kenyataan ini.
Faktor yang menentukan besar kecilnya spread di Forex
Spread tidak tetap atau sewenang-wenang. Banyak elemen pasar yang mempengaruhi lebar atau ketatnya:
Volatilitas Pasar
Pasar yang sangat volatil menghasilkan spread yang lebih lebar. Aset dengan deviasi standar rendah menawarkan spread yang lebih ketat. Oleh karena itu, cryptocurrency memiliki spread yang jauh lebih besar dibandingkan pasar valuta asing, di mana fluktuasi harga lebih terkendali.
Likuiditas Aset
Kedalaman pasar sangat menentukan. Aset dengan volume perdagangan besar memiliki spread yang lebih kecil. Misalnya, pasangan EUR/USD, salah satu yang paling diperdagangkan di dunia, memiliki spread yang sangat ketat. Sebaliknya, pasangan eksotis seperti NZD/CAD memiliki spread yang jauh lebih lebar karena volume yang lebih kecil.
Saham perusahaan besar seperti Apple atau Amazon, yang diperdagangkan ratusan juta dolar setiap hari, memiliki spread yang sempit. Sebaliknya, saham yang kurang likuid bisa memiliki spread yang sangat lebar.
Peristiwa Ekonomi Penting
Peristiwa mendadak atau berita berdampak besar secara temporer memperlebar spread. Konflik geopolitik, krisis ekonomi, atau keputusan politik penting dapat memicu selisih ini. Contoh klasik adalah invasi Ukraina pada 2022, yang menyebabkan spread pasangan mata uang dengan rubel meningkat secara signifikan.
Spread di Forex vs. Spread di Saham: Perbedaan Utama
Di Forex, kita beroperasi dengan pips, tetapi saat beralih ke saham, metriknya berubah. Di sinilah konsep “tick” berperan, yaitu unit minimum kutipan di bursa.
Saham umumnya dikutip dengan dua desimal. Pada saham AS, setiap tick setara dengan 0,01 dolar (satu sen). Jika Bid sebuah saham adalah 329,61 $ dan Ask adalah 330,33 $, spread-nya adalah:
330,33 – 329,61 = 0,72 $
Ini mewakili 72 tick atau 72 sen dolar. Anda tidak akan menggunakan pips untuk menggambarkan spread ini, karena secara teknis tidak benar. Metrik harus disesuaikan dengan instrumen yang Anda perdagangkan.
Strategi lanjutan dengan spread
Meskipun spread biasa di CFD tidak dapat digunakan sebagai strategi mandiri, ada operasi khusus dengan opsi keuangan yang memanfaatkan spread secara sengaja.
Opsi adalah kontrak forward di mana Anda memperoleh hak (namun tidak berkewajiban) untuk membeli (Call) atau menjual (Put) sebuah aset dengan harga tertentu di masa depan. Strategi spread utama meliputi:
Vertical Spreads: Menggabungkan opsi dengan tanggal kedaluwarsa yang sama tetapi harga strike (strike) berbeda. Berguna untuk membatasi risiko dan memaksimalkan keuntungan dalam skenario bullish atau bearish tertentu.
Horizontal Spreads: Menggunakan strike yang sama tetapi tanggal kedaluwarsa berbeda. Strategi ini memanfaatkan penurunan waktu nilai opsi.
Diagonal Spreads: Menggabungkan strike dan tanggal kedaluwarsa yang berbeda secara bersamaan, menawarkan fleksibilitas maksimal untuk menyesuaikan berbagai skenario pasar.
Optimalkan Spread Trading Anda: Tips Praktis
Untuk meningkatkan hasil Anda dalam spread trading, pertimbangkan elemen berikut:
Pilih broker yang tepat: Cari penyedia yang menawarkan spread yang ketat tanpa biaya tersembunyi. Struktur biaya yang transparan sangat penting untuk menghitung profitabilitas nyata Anda.
Kenali jadwal pasar: Spread bervariasi tergantung aktivitas pasar. Selama jam-jam volume tertinggi (superposisi sesi London-New York), spread cenderung lebih ketat.
Pilih aset yang sesuai: Pilih aset likuid dengan spread yang secara alami sempit. Menghindari instrumen dengan spread sangat lebar sejak awal akan menghemat biaya signifikan.
Pantau konteks ekonomi: Peristiwa penting secara temporer memperlebar spread. Jika Anda melakukan operasi selama periode ini, bersiaplah untuk margin yang lebih besar.
Rencanakan masuk dan keluar: Sertakan spread dalam perhitungan risiko-imbalan Anda. Spread yang lebar dapat mengubah operasi yang berpotensi menguntungkan menjadi operasi dengan margin kecil.
Kesimpulan: Spread Trading adalah Kunci
Spread trading bukan hanya tentang memahami apa itu spread, tetapi tentang mengintegrasikan pengetahuan ini ke dalam operasi harian Anda. Spread adalah biaya nyata yang langsung mempengaruhi profitabilitas Anda, oleh karena itu menguasainya sangat penting.
Kuncinya adalah memilih broker yang menawarkan spread kompetitif dan transparansi biaya, memahami bagaimana spread bervariasi tergantung volatilitas dan likuiditas, serta menggunakannya secara strategis dalam pengambilan keputusan trading Anda. Dengan pemahaman mendalam tentang spread trading ini, Anda akan lebih siap untuk mengoptimalkan operasi dan memaksimalkan keuntungan di pasar keuangan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kuasi Spread Trading: Panduan Lengkap tentang Cara Mengoptimalkan Keuntungan Anda di Forex
El spread adalah salah satu konsep paling penting yang harus dikuasai oleh setiap trader. Ini mewakili selisih antara harga jual (Bid) dan harga beli (Ask), dan memahami cara kerjanya adalah kunci untuk memaksimalkan profitabilitas dari operasi Anda. Dalam panduan ini, kami akan menunjukkan apa itu spread trading, bagaimana menghitungnya, faktor apa saja yang mempengaruhinya, dan bagaimana Anda dapat menggunakannya untuk keuntungan Anda.
Apa sebenarnya spread dalam trading?
Spread adalah selisih atau jarak antara dua harga: Bid (yang dapat Anda jual) dan Ask (yang dapat Anda beli). Perbedaan ini tidak bersifat sewenang-wenang, melainkan bervariasi tergantung pada jenis aset, volatilitasnya, dan volume perdagangan. Di pasar online, spread adalah cara utama broker mengenakan komisi mereka.
Berbeda dengan bank tradisional yang menerapkan persentase tetap ditambah biaya administrasi, broker trading menggunakan rumus remunerasi implisit: spread. Ini termasuk langsung dalam proses pembelian, sehingga Anda membayar komisi tanpa melihatnya secara eksplisit sebagai garis terpisah.
Pentingnya spread terletak pada pengaruh langsungnya terhadap profitabilitas Anda. Spread yang lebar berarti biaya yang lebih tinggi dan potensi keuntungan yang lebih kecil. Sebaliknya, beroperasi dengan spread yang ketat memungkinkan Anda meningkatkan hasil secara signifikan.
Spreads mengambang vs. spread tetap: Apa bedanya?
Di pasar, ada dua kategori utama spread yang perlu Anda ketahui:
Spreads Mengambang: Nilai dinamis yang berubah secara konstan sesuai kondisi pasar. Mereka menyesuaikan secara real-time dengan volatilitas, likuiditas, dan situasi ekonomi saat ini. Dengan teknologi modern, penyedia dapat mengakses data pasar secara langsung dan menawarkan tarif terbaik setiap saat.
Spreads Tetap: Menjaga nilai konstan terlepas dari fluktuasi pasar. Namun, dalam periode volatilitas ekstrem atau likuiditas rendah, spread ini dapat melebar secara signifikan, yang tidak selalu terlihat sebelumnya.
Saat beroperasi dengan CFD, biasanya Anda akan menemukan spread mengambang, yang menawarkan fleksibilitas lebih besar dan biasanya peluang trading yang lebih baik.
Cara menghitung spread dalam operasi Anda
Perhitungan spread sangat sederhana. Anda hanya perlu mengurangi harga Bid dari harga Ask untuk mendapatkan selisihnya:
Spread = Harga Ask - Harga Bid
Sebagai contoh pasangan EUR/USD. Jika di platform Anda harga Ask adalah 1,05656 dan harga Bid adalah 1,05643, maka perhitungannya adalah:
1,05656 – 1,05643 = 0,00013
Dalam Forex, spread diukur dalam pips (pada desimal keempat), jadi dalam kasus ini spread-nya adalah 1,3 pips. Ingat bahwa setiap pip mewakili unit terkecil dari variasi harga di pasar valuta asing.
Dampak nyata spread pada operasional Anda
Spread merupakan bagian dari biaya operasional Anda, oleh karena itu sangat penting untuk mengevaluasi dampaknya dalam analisis risiko-imbalan dari setiap operasi. Berikut poin-poin utama yang harus Anda pahami:
Lebar spread dan keuntungan: Semakin besar spread, semakin tinggi biaya Anda dan semakin kecil keuntungan yang bisa diperoleh. Spread yang sempit memungkinkan Anda masuk dan keluar posisi dengan gesekan yang lebih sedikit.
Variabilitas antar platform: Spread tidak seragam di semua broker. Membandingkan terlebih dahulu akan membantu Anda memilih penyedia yang lebih kompetitif, yang dapat berarti penghematan besar dalam jangka panjang.
Jangan hanya menilai spread: Beberapa penyedia mempromosikan spread minimum atau bahkan tidak ada, tetapi kemudian menerapkan komisi tersembunyi untuk konversi mata uang, penarikan dana, atau biaya pemeliharaan akun. Selalu pertimbangkan total biaya, bukan hanya spread secara terpisah.
Spread bervariasi tergantung aset: Tidak semua aset memiliki spread yang sama. Beberapa instrumen memiliki spread yang sangat ketat sementara yang lain lebih lebar. Ini berarti Anda harus memilih strategi dan aset Anda dengan mempertimbangkan kenyataan ini.
Faktor yang menentukan besar kecilnya spread di Forex
Spread tidak tetap atau sewenang-wenang. Banyak elemen pasar yang mempengaruhi lebar atau ketatnya:
Volatilitas Pasar
Pasar yang sangat volatil menghasilkan spread yang lebih lebar. Aset dengan deviasi standar rendah menawarkan spread yang lebih ketat. Oleh karena itu, cryptocurrency memiliki spread yang jauh lebih besar dibandingkan pasar valuta asing, di mana fluktuasi harga lebih terkendali.
Likuiditas Aset
Kedalaman pasar sangat menentukan. Aset dengan volume perdagangan besar memiliki spread yang lebih kecil. Misalnya, pasangan EUR/USD, salah satu yang paling diperdagangkan di dunia, memiliki spread yang sangat ketat. Sebaliknya, pasangan eksotis seperti NZD/CAD memiliki spread yang jauh lebih lebar karena volume yang lebih kecil.
Saham perusahaan besar seperti Apple atau Amazon, yang diperdagangkan ratusan juta dolar setiap hari, memiliki spread yang sempit. Sebaliknya, saham yang kurang likuid bisa memiliki spread yang sangat lebar.
Peristiwa Ekonomi Penting
Peristiwa mendadak atau berita berdampak besar secara temporer memperlebar spread. Konflik geopolitik, krisis ekonomi, atau keputusan politik penting dapat memicu selisih ini. Contoh klasik adalah invasi Ukraina pada 2022, yang menyebabkan spread pasangan mata uang dengan rubel meningkat secara signifikan.
Spread di Forex vs. Spread di Saham: Perbedaan Utama
Di Forex, kita beroperasi dengan pips, tetapi saat beralih ke saham, metriknya berubah. Di sinilah konsep “tick” berperan, yaitu unit minimum kutipan di bursa.
Saham umumnya dikutip dengan dua desimal. Pada saham AS, setiap tick setara dengan 0,01 dolar (satu sen). Jika Bid sebuah saham adalah 329,61 $ dan Ask adalah 330,33 $, spread-nya adalah:
330,33 – 329,61 = 0,72 $
Ini mewakili 72 tick atau 72 sen dolar. Anda tidak akan menggunakan pips untuk menggambarkan spread ini, karena secara teknis tidak benar. Metrik harus disesuaikan dengan instrumen yang Anda perdagangkan.
Strategi lanjutan dengan spread
Meskipun spread biasa di CFD tidak dapat digunakan sebagai strategi mandiri, ada operasi khusus dengan opsi keuangan yang memanfaatkan spread secara sengaja.
Opsi adalah kontrak forward di mana Anda memperoleh hak (namun tidak berkewajiban) untuk membeli (Call) atau menjual (Put) sebuah aset dengan harga tertentu di masa depan. Strategi spread utama meliputi:
Vertical Spreads: Menggabungkan opsi dengan tanggal kedaluwarsa yang sama tetapi harga strike (strike) berbeda. Berguna untuk membatasi risiko dan memaksimalkan keuntungan dalam skenario bullish atau bearish tertentu.
Horizontal Spreads: Menggunakan strike yang sama tetapi tanggal kedaluwarsa berbeda. Strategi ini memanfaatkan penurunan waktu nilai opsi.
Diagonal Spreads: Menggabungkan strike dan tanggal kedaluwarsa yang berbeda secara bersamaan, menawarkan fleksibilitas maksimal untuk menyesuaikan berbagai skenario pasar.
Optimalkan Spread Trading Anda: Tips Praktis
Untuk meningkatkan hasil Anda dalam spread trading, pertimbangkan elemen berikut:
Pilih broker yang tepat: Cari penyedia yang menawarkan spread yang ketat tanpa biaya tersembunyi. Struktur biaya yang transparan sangat penting untuk menghitung profitabilitas nyata Anda.
Kenali jadwal pasar: Spread bervariasi tergantung aktivitas pasar. Selama jam-jam volume tertinggi (superposisi sesi London-New York), spread cenderung lebih ketat.
Pilih aset yang sesuai: Pilih aset likuid dengan spread yang secara alami sempit. Menghindari instrumen dengan spread sangat lebar sejak awal akan menghemat biaya signifikan.
Pantau konteks ekonomi: Peristiwa penting secara temporer memperlebar spread. Jika Anda melakukan operasi selama periode ini, bersiaplah untuk margin yang lebih besar.
Rencanakan masuk dan keluar: Sertakan spread dalam perhitungan risiko-imbalan Anda. Spread yang lebar dapat mengubah operasi yang berpotensi menguntungkan menjadi operasi dengan margin kecil.
Kesimpulan: Spread Trading adalah Kunci
Spread trading bukan hanya tentang memahami apa itu spread, tetapi tentang mengintegrasikan pengetahuan ini ke dalam operasi harian Anda. Spread adalah biaya nyata yang langsung mempengaruhi profitabilitas Anda, oleh karena itu menguasainya sangat penting.
Kuncinya adalah memilih broker yang menawarkan spread kompetitif dan transparansi biaya, memahami bagaimana spread bervariasi tergantung volatilitas dan likuiditas, serta menggunakannya secara strategis dalam pengambilan keputusan trading Anda. Dengan pemahaman mendalam tentang spread trading ini, Anda akan lebih siap untuk mengoptimalkan operasi dan memaksimalkan keuntungan di pasar keuangan.