Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kejadian yang terjadi beberapa hari terakhir cukup ajaib. Situasi politik Venezuela berubah secara drastis dalam semalam, dan perhatian dunia dari konflik geopolitik dengan cepat beralih ke satu masalah lain—ke mana arah aliran cadangan bayangan aset kripto dalam jumlah besar tersebut.
Kejadiannya seperti ini. Pada dini hari tanggal 3 Januari, Amerika Serikat melakukan operasi militer besar-besaran terhadap Venezuela, dan tokoh inti rezim lama telah dievakuasi dari negara tersebut. Presiden AS Donald Trump kemudian menyatakan akan "mengelola" negara tersebut hingga transisi yang aman, dan mengungkapkan bahwa perusahaan minyak besar AS akan masuk dan menginvestasikan puluhan miliar dolar untuk memperbaiki infrastruktur.
Namun, di balik aset-aset fisik ini, ada pertanyaan yang lebih rumit dan membingungkan di depan mata. Berdasarkan laporan dari beberapa media yang mengutip sumber yang mengetahui, Venezuela, untuk menghindari sanksi jangka panjang, telah membangun sebuah sistem keuangan bayangan yang kompleks—melalui pertukaran emas, perdagangan minyak, dan lain-lain—yang secara terus-menerus mengubah sumber daya negara menjadi aset digital seperti Bitcoin dan Tether.
Seberapa besar aset ini? Perkiraan menyebutkan bisa mencapai 60 miliar dolar AS. Ini bukan jumlah kecil, melainkan kekayaan besar yang terkumpul melalui operasi berulang selama bertahun-tahun.
Sekarang pertanyaannya menjadi semakin tajam: siapa yang memegang "kunci pribadi" dari kekayaan digital ini? Seiring runtuhnya sistem kekuasaan pemerintah lama, bagaimana kontrolnya akan berpindah? Ini telah menjadi salah satu kekhawatiran utama di Washington. Ini tidak hanya menyangkut aset kripto itu sendiri, tetapi juga terkait dengan rekonstruksi tatanan ekonomi negara tersebut di masa depan. Sebuah pertarungan tak terlihat untuk merebut kekayaan digital ini sedang berlangsung di balik layar.