Selama periode hari libur dan cuti, pasar modal daratan menghadapi pembatasan dana jangka pendek, dan likuiditas pasar mengalami penyusutan yang signifikan. Ketegangan sementara dalam pasokan dana ini secara langsung mempengaruhi efisiensi pelaksanaan strategi perdagangan kuantitatif—kurangnya mitra perdagangan frekuensi tinggi, ruang arbitrase terbatas, dan penurunan partisipasi pasar. Yang menarik, keadaan "stagnasi pasif" ini justru menciptakan pola anomali di pasar: logika perdagangan tradisional gagal, dan penetapan harga aset risiko mengalami penyesuaian ulang. Bahkan pasar pinggiran seperti saham Hong Kong, selama periode ketidakhadiran dana tambahan dari daratan, menunjukkan daya tarik yang tidak biasa. Di bawah tekanan likuiditas, dana mencari celah, dan struktur pasar sementara mengalami distorsi—mungkin inilah peluang perdagangan yang paling sering terabaikan dalam fluktuasi siklus.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-e87b21ee
· 4jam yang lalu
Ketika likuiditas menjadi ketat, para trader kuantitatif mulai kebingungan, tapi bukankah ini justru peluang?
Pada saat ini, saham Hong Kong malah menjadi sedikit menarik, merasa seperti menggali emas di celah-celahnya.
Mengunci posisi saat liburan, pas untuk melihat siapa yang berenang telanjang.
Ketika logika tradisional gagal, uang pintar sudah menunggu di saham Hong Kong.
Saat dana mencari celah, paling mudah melakukan kesalahan, tapi juga paling mudah mendapatkan keuntungan.
Fase stagnasi ini justru menjadi waktu yang baik untuk mencoba dan belajar dari kesalahan.
Di bawah tekanan likuiditas, malah ada orang yang diam-diam bersenang-senang di sana.
Lihat AsliBalas0
AirdropBuffet
· 4jam yang lalu
Likuiditas ini benar-benar luar biasa, saat liburan malah menciptakan peluang? Bahkan saham Hong Kong bisa merasakan aroma darah
Lihat AsliBalas0
CompoundPersonality
· 5jam yang lalu
Likuiditas yang menyusut langsung membuat kuantitatif berhenti, sebaliknya saham Hong Kong malah memanfaatkan celah untuk mencari peluang, logika ini cukup menarik
Pasar yang berhenti benar-benar bisa menciptakan peluang, makanya para bos besar semua menunggu celah
Uang yang dikunci selama hari libur, ruang arbitrase menjadi tertekan, menyebalkan
Logika tradisional yang gagal justru menjadi peluang terbesar, lihat siapa yang bisa memikirkan hal ini
Di bawah tekanan likuiditas, malah bisa melihat siapa yang berenang telanjang, ini yang keren
Lihat AsliBalas0
ImpermanentLossFan
· 5jam yang lalu
Likuiditas selama hari libur dan cuti membeku, mesin kuantitatif harus berhenti bekerja, malah memberi peluang bagi trader ritel liar untuk mencari celah
Lihat AsliBalas0
ApyWhisperer
· 5jam yang lalu
Likuiditas menyusut, para kuantitatif harus berjongkok, malah peluang untuk mengambil keuntungan di pasar saham Hong Kong muncul? Agak menarik nih
Lihat AsliBalas0
SillyWhale
· 5jam yang lalu
Libur hari raya dan pasar tutup seperti ini, apakah saham Hong Kong malah punya peluang? Agak menarik nih
Selama periode hari libur dan cuti, pasar modal daratan menghadapi pembatasan dana jangka pendek, dan likuiditas pasar mengalami penyusutan yang signifikan. Ketegangan sementara dalam pasokan dana ini secara langsung mempengaruhi efisiensi pelaksanaan strategi perdagangan kuantitatif—kurangnya mitra perdagangan frekuensi tinggi, ruang arbitrase terbatas, dan penurunan partisipasi pasar. Yang menarik, keadaan "stagnasi pasif" ini justru menciptakan pola anomali di pasar: logika perdagangan tradisional gagal, dan penetapan harga aset risiko mengalami penyesuaian ulang. Bahkan pasar pinggiran seperti saham Hong Kong, selama periode ketidakhadiran dana tambahan dari daratan, menunjukkan daya tarik yang tidak biasa. Di bawah tekanan likuiditas, dana mencari celah, dan struktur pasar sementara mengalami distorsi—mungkin inilah peluang perdagangan yang paling sering terabaikan dalam fluktuasi siklus.