Tahun 2026 baru saja dimulai, dan sudah beredar sinyal peringatan pada grafik teknikal Bitcoin di kalangan komunitas. Berdasarkan harga dari Coingecko, BTC saat ini berada di sekitar 89.000 dolar AS, tetapi level harga ini terlihat kurang stabil. Penyebabnya adalah sebuah pola teknikal yang terbentuk tiga minggu lalu—kematian silang.
Sederhananya, ini berarti garis rata-rata pergerakan 10 minggu telah menembus di bawah garis 50 minggu. Pada tanggal 8 Desember, situasi ini dikonfirmasi pada grafik mingguan. Terdengar sangat akademis, tetapi sinyal ini telah muncul beberapa kali dalam sejarah, dan setiap kali berakhir dengan hasil yang tidak baik.
Membuka catatan transaksi akan membuat semuanya jelas. Pada tahun 2014, pola ini muncul sekali, dan Bitcoin kemudian turun sebesar 67%. Pada 2018, pola ini muncul lagi, dengan penurunan sebesar 54%. Pada 2020 dan 2022 masing-masing muncul satu kali, dengan penurunan sebesar 53% dan 64%. Empat contoh sejarah ini menunjukkan bahwa kematian silang bukan sekadar koreksi jangka pendek, melainkan penyesuaian mendalam selama beberapa bulan hingga satu tahun. Ini menunjukkan bahwa kematian silang sering kali menandai pembalikan tren jangka menengah hingga panjang yang sebenarnya.
Namun, sinyal teknikal saja tidak cukup, harus didukung oleh pergerakan dana yang nyata agar valid. Beruntung, aktivitas dompet para paus bisa menjadi konfirmasi. Sepanjang tahun 2025 lalu, para investor besar secara kolektif menjual sekitar 15 miliar dolar AS Bitcoin, terus-menerus menciptakan tekanan jual. Data dari pasar spot juga menunjukkan pelemahan yang sejalan.
Rangkaian detail ini membuat orang agak tidak tenang. Bahkan beberapa analis institusi menyatakan bahwa Bitcoin mungkin akan turun ke kisaran 56.000-60.000 dolar AS sebelum akhirnya rebound. Berdasarkan prediksi dari pasar prediksi Polymarket, peluang Bitcoin mencapai 150.000 dolar AS pada tahun 2026 hanya sebesar 21%, yang juga mencerminkan sikap hati-hati pasar terhadap kenaikan selanjutnya.
Tentu saja, apakah sejarah akan terulang kembali, tetap bergantung pada pergerakan pasar ke depan. Tetapi kombinasi sinyal kali ini memang patut diperhatikan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CryptoSourGrape
· 4jam yang lalu
Ini lagi-lagi persilangan kematian, andai saja tidak serakah dulu...
Lihat AsliBalas0
FlashLoanPhantom
· 4jam yang lalu
Cross kematian kembali lagi? Sudah sering mendengar cerita serigala datang, kali ini apakah benar-benar terjadi atau tidak masih sulit untuk dikatakan
Lihat AsliBalas0
StablecoinEnjoyer
· 5jam yang lalu
Cross kematian kembali? Saya hitung-hitung, kali ini benar-benar agak genting...
Paus menjual 15 miliar, jumlah sebesar itu... memang menyakitkan
56000-60000? Kita tunggu saja, mungkin memang harus mengalami ini
Sejarah, ah, selalu mengulang dirinya sendiri bermain
Lihat AsliBalas0
PumpBeforeRug
· 5jam yang lalu
Cross kematian kembali lagi? Benar-benar sejarah berulang, tapi saya bertaruh 5 grapefruit bahwa kali ini tidak akan turun di bawah 56k
Tahun 2026 baru saja dimulai, dan sudah beredar sinyal peringatan pada grafik teknikal Bitcoin di kalangan komunitas. Berdasarkan harga dari Coingecko, BTC saat ini berada di sekitar 89.000 dolar AS, tetapi level harga ini terlihat kurang stabil. Penyebabnya adalah sebuah pola teknikal yang terbentuk tiga minggu lalu—kematian silang.
Sederhananya, ini berarti garis rata-rata pergerakan 10 minggu telah menembus di bawah garis 50 minggu. Pada tanggal 8 Desember, situasi ini dikonfirmasi pada grafik mingguan. Terdengar sangat akademis, tetapi sinyal ini telah muncul beberapa kali dalam sejarah, dan setiap kali berakhir dengan hasil yang tidak baik.
Membuka catatan transaksi akan membuat semuanya jelas. Pada tahun 2014, pola ini muncul sekali, dan Bitcoin kemudian turun sebesar 67%. Pada 2018, pola ini muncul lagi, dengan penurunan sebesar 54%. Pada 2020 dan 2022 masing-masing muncul satu kali, dengan penurunan sebesar 53% dan 64%. Empat contoh sejarah ini menunjukkan bahwa kematian silang bukan sekadar koreksi jangka pendek, melainkan penyesuaian mendalam selama beberapa bulan hingga satu tahun. Ini menunjukkan bahwa kematian silang sering kali menandai pembalikan tren jangka menengah hingga panjang yang sebenarnya.
Namun, sinyal teknikal saja tidak cukup, harus didukung oleh pergerakan dana yang nyata agar valid. Beruntung, aktivitas dompet para paus bisa menjadi konfirmasi. Sepanjang tahun 2025 lalu, para investor besar secara kolektif menjual sekitar 15 miliar dolar AS Bitcoin, terus-menerus menciptakan tekanan jual. Data dari pasar spot juga menunjukkan pelemahan yang sejalan.
Rangkaian detail ini membuat orang agak tidak tenang. Bahkan beberapa analis institusi menyatakan bahwa Bitcoin mungkin akan turun ke kisaran 56.000-60.000 dolar AS sebelum akhirnya rebound. Berdasarkan prediksi dari pasar prediksi Polymarket, peluang Bitcoin mencapai 150.000 dolar AS pada tahun 2026 hanya sebesar 21%, yang juga mencerminkan sikap hati-hati pasar terhadap kenaikan selanjutnya.
Tentu saja, apakah sejarah akan terulang kembali, tetap bergantung pada pergerakan pasar ke depan. Tetapi kombinasi sinyal kali ini memang patut diperhatikan.