Tahun lalu, platform perdagangan aset virtual yang tidak memiliki lisensi yang memicu kontroversi menarik perhatian luas karena dugaan penipuan. Beberapa tokoh masyarakat terlibat dalam mempromosikan platform tersebut, yang menyesatkan investor untuk masuk, dan kemudian menghadapi sanksi hukum.
Perkembangan hukum terbaru menunjukkan bahwa salah satu influencer didakwa karena dugaan pencucian uang, selama periode dari November 2020 hingga Agustus 2023, melalui beberapa rekening di ZhongAn Bank, Mox Bank, Lihui Bank, dan Huili Bank, dengan total transaksi melebihi 1880 juta HKD. Kompleksitas aliran dana dan skala jumlah ini mencerminkan tingkat keparahan kasus penipuan tersebut.
Kasus ini memberi peringatan keras kepada investor cryptocurrency — platform perdagangan yang tidak memiliki lisensi resmi sangat berisiko, dan endorsement selebriti tidak sama dengan jaminan keamanan. Investasi aset virtual harus dilakukan di platform yang diakui dan diawasi secara regulasi, serta berhati-hati dalam mengenali proyek yang dipromosikan melalui efek selebriti atau influencer. Bursa yang patuh dan transparan adalah garis pertahanan pertama untuk melindungi aset.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TokenTaxonomist
· 5jam yang lalu
sebenarnya, biarkan saya buka spreadsheet saya tentang ini... 188M HKD mengalir melalui empat bank berbeda? itu bukan kekacauan, itu sistematis. secara taksonomi, para "influencer" ini hanyalah jalan buntu evolusi dalam ekosistem crypto jujur saja
Lihat AsliBalas0
RektButAlive
· 6jam yang lalu
Ini adalah rutinitas lama selebriti memotong daun bawang lagi, 18,8 juta dolar Hong Kong ... Orang-orang ini benar-benar berani bermain
---
Platform tidak berlisensi + rekomendasi selebriti internet = 99% lubang, kita harus memiliki memori yang panjang
---
Sejujurnya, ketika saya melihat koin yang didukung oleh selebriti, saya hanya berlari, hidup lebih penting dari apa pun
---
Pertukaran yang sesuai sangat mahal, tetapi mereka nyaman, dan mereka memahami apa yang telah dipotong
---
Setiap kali saya melihat kasus semacam ini, saya memikirkan kesedihan karena dipotong saat itu, dan saya harus menemukan orang berlisensi untuk bermain
---
Begitu kasus pencucian uang selebriti Internet keluar, saya menjadi lebih yakin bahwa platform kecil tidak akan menyentuhnya
---
18,8 juta, berapa banyak impian investor ritel ini, menyedihkan
Lihat AsliBalas0
GateUser-e19e9c10
· 6jam yang lalu
Apakah ini diatur lagi? Selebriti berani membuang uang ketika mereka membawa barang, dan mereka pantas mendapatkannya
---
18,8 juta dolar Hong Kong tersapu di mana-mana, keberanian ini sangat besar
---
Sudah lama dikatakan bahwa jangan menyentuh platform tanpa lisensi, tetapi masih ada orang yang mengambil umpan
---
Apa dukungan selebriti Internet, buka mata Anda dan lihat dompet Anda sebelum berbicara
---
Apakah Anda harus menderita kerugian untuk mempelajari hal semacam ini? Di situlah platform kepatuhan berada
---
Semua penipu telah masuk, dan investor ritel yang telah ditipu
---
Saya hanya ingin tahu bagaimana perasaan selebriti Internet yang mempromosikannya sekarang haha
---
18,8 juta, Ya Tuhan, ini semua uang hasil jerih payah dari daun bawang
---
Jika peraturan tidak distandarisasi, cukup untuk melihat apakah platform memiliki lisensi atau tidak, apakah tidak ada akal sehat sama sekali?
---
Adegan mimpi "koin 100 kali lipat" lainnya yang hancur, akankah ingatannya panjang lain kali?
Lihat AsliBalas0
HallucinationGrower
· 7jam yang lalu
Ini lagi-lagi pola lama, selebriti yang mempromosikan produk harus mati? Sudah saatnya mengatur influencer yang berintegritas ini, 18.8 juta dolar Hong Kong, ya ampun
Lihat AsliBalas0
TommyTeacher1
· 7jam yang lalu
Ini adalah set ini lagi, dukungan selebriti berani masuk semua, dan dia pantas kehilangan segalanya
Tahun lalu, platform perdagangan aset virtual yang tidak memiliki lisensi yang memicu kontroversi menarik perhatian luas karena dugaan penipuan. Beberapa tokoh masyarakat terlibat dalam mempromosikan platform tersebut, yang menyesatkan investor untuk masuk, dan kemudian menghadapi sanksi hukum.
Perkembangan hukum terbaru menunjukkan bahwa salah satu influencer didakwa karena dugaan pencucian uang, selama periode dari November 2020 hingga Agustus 2023, melalui beberapa rekening di ZhongAn Bank, Mox Bank, Lihui Bank, dan Huili Bank, dengan total transaksi melebihi 1880 juta HKD. Kompleksitas aliran dana dan skala jumlah ini mencerminkan tingkat keparahan kasus penipuan tersebut.
Kasus ini memberi peringatan keras kepada investor cryptocurrency — platform perdagangan yang tidak memiliki lisensi resmi sangat berisiko, dan endorsement selebriti tidak sama dengan jaminan keamanan. Investasi aset virtual harus dilakukan di platform yang diakui dan diawasi secara regulasi, serta berhati-hati dalam mengenali proyek yang dipromosikan melalui efek selebriti atau influencer. Bursa yang patuh dan transparan adalah garis pertahanan pertama untuk melindungi aset.