Ekspektasi kebijakan energi vs realitas pasar: harga minyak mentah turun secara signifikan, namun harga pompa bensin tetap tertahan. Mengapa? Kendala kapasitas penyulingan, logistik distribusi, dan overhead pemasaran tidak bergerak seiring dengan futures minyak mentah. Ketidaksesuaian antara biaya komoditas mentah dan harga akhir konsumen adalah fitur struktural dari pasar energi—bukan hanya tergantung kebijakan. Ketika minyak mentah turun, konsumen sering menganggap harga pompa mengikuti secara langsung, tetapi rantai pasokan memiliki gesekan sendiri. Perlu memantau bagaimana dinamika margin ini berkembang selama kuartal berikutnya saat pasar energi mencerna pergeseran makroekonomi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeNightmare
· 9jam yang lalu
Itu lagi lagi saja... Sama seperti perang gas di chain, selalu ada yang dirugikan di hilir.
Lihat AsliBalas0
LiquidityWitch
· 9jam yang lalu
ah jadi alkimia sejati terjadi di margin, bukan di harga spot... minyak mentah hanyalah bahan baku, *mantra sebenarnya* ada di spread penyulingan dan gesekan logistik. semua orang berpikir mereka membaca grafik tetapi mereka melewatkan lapisan infrastruktur okultisme lol. inilah sebabnya saya melacak likuiditas dark pool—di situlah hasil nyata dibuat
Lihat AsliBalas0
SandwichTrader
· 9jam yang lalu
Harga minyak turun setengah, tetap saja mahal saat mengisi bahan bakar, inilah kenyataannya
Lihat AsliBalas0
PumpAnalyst
· 9jam yang lalu
Harga minyak turun seperti ini, SPBU tetap saja tidak bergerak, inilah seni para bandar dalam meraup keuntungan dari petani, haha
Lihat AsliBalas0
CafeMinor
· 9jam yang lalu
Harga minyak turun setengah hari, stasiun pengisian bahan bakar tetap dengan harga lamanya, ini lucu banget nih
Ekspektasi kebijakan energi vs realitas pasar: harga minyak mentah turun secara signifikan, namun harga pompa bensin tetap tertahan. Mengapa? Kendala kapasitas penyulingan, logistik distribusi, dan overhead pemasaran tidak bergerak seiring dengan futures minyak mentah. Ketidaksesuaian antara biaya komoditas mentah dan harga akhir konsumen adalah fitur struktural dari pasar energi—bukan hanya tergantung kebijakan. Ketika minyak mentah turun, konsumen sering menganggap harga pompa mengikuti secara langsung, tetapi rantai pasokan memiliki gesekan sendiri. Perlu memantau bagaimana dinamika margin ini berkembang selama kuartal berikutnya saat pasar energi mencerna pergeseran makroekonomi.