Belakangan ini, analis menunjukkan bahwa jika menggunakan indikator teknikal rata-rata pergerakan 50 minggu, emas perak dan Bitcoin mungkin menghadapi tekanan koreksi tahun depan.
Pertama, mari bahas emas perak. Hingga 31 Desember, harga emas perak sekitar 72 dolar AS/ons, yang 73% di atas rata-rata pergerakan 50 minggu. Seberapa jauh premi ini? Melihat sejarah, kita tahu—pada tahun 1980, emas perak pernah menyentuh puncak historis mendekati 50 dolar AS, kemudian jatuh 52% dan stabil di 15,5 dolar AS. Hingga akhir tahun 2025, garis tahunan emas perak baru kembali menembus level 32,2 dolar AS dari tahun 1979. Dengan kata lain, rebound kali ini memang luar biasa, tetapi jaraknya dari garis rata-rata cukup jauh, dan risiko pun terkumpul.
Selanjutnya, mari lihat Bitcoin. Saat ini, harga Bitcoin sekitar 87.000 dolar AS, tetapi justru diskon 13% dibandingkan rata-rata pergerakan 50 minggu—sinyal yang sedikit berbeda. Dari sudut pandang teknikal, ini menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin akan mengalami bottoming dan rebound, tetapi jika benar-benar kembali ke dekat garis rata-rata, penurunan bisa sekitar 55%. Angka ini terdengar cukup menakutkan, tetapi dari sudut pandang regresi mean, penyesuaian semacam ini juga sesuai dengan karakteristik siklus pasar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SudoRm-RfWallet/
· 7jam yang lalu
Perak ini benar-benar luar biasa, dengan premi 73% masih ingin bertahan? Sejarah akan terulang, bersiaplah secara mental
Diskon 13% pada Bitcoin malah merupakan peluang? Ada yang tidak beres, penurunan 55% harus dipikirkan apakah bisa bertahan
Kata-kata tentang regresi moving average terdengar nyaman, tapi saat benar-benar datang, siapa yang bisa bertahan?
Penurunan tajam 52% pada perak benar-benar seperti pembantaian, kali ini rasanya tidak akan semudah itu
Secara teknikal, hal ini tergantung pada bagaimana para pemain besar bermain, jangan terlalu percaya indikator
Lihat AsliBalas0
CountdownToBroke
· 7jam yang lalu
Premium perak itu terlalu gila... Rasanya seperti koin tiruan tahun 2021, kapan saja bisa turun kembali. Bitcoin malah justru diskon, bagaimana logika ini bisa menakut-nakuti orang?
Lihat AsliBalas0
0xDreamChaser
· 8jam yang lalu
Premium yang luar biasa sebesar 73% pada perak... ini harus dihancurkan habis-habisan, penurunan 52% pun bukan masalah, yang ditakuti adalah rebound ini akan terus gila
BTC malah menjadi 13% lebih murah? Tunggu dulu, penurunan 55% baru kembali ke garis rata-rata? Kenapa rasanya indikator teknikal ini cuma lelucon di pasar bullish
Kembali ke rata-rata terdengar sangat rasional, tapi siapa yang bisa beri tahu kapan akan kembali... uang sudah hilang duluan
Lihat AsliBalas0
DEXRobinHood
· 8jam yang lalu
Perak ini jauh dari garis rata-rata, menunjukkan gelembung memang benar-benar besar... Sejarah selalu berulang, saya sudah bosan dengan gelombang tahun 1980.
Diskon Bitcoin sebesar 13% malah lebih menyakitkan, jika turun 55% maka bull market ini akan berakhir.
Belakangan ini, analis menunjukkan bahwa jika menggunakan indikator teknikal rata-rata pergerakan 50 minggu, emas perak dan Bitcoin mungkin menghadapi tekanan koreksi tahun depan.
Pertama, mari bahas emas perak. Hingga 31 Desember, harga emas perak sekitar 72 dolar AS/ons, yang 73% di atas rata-rata pergerakan 50 minggu. Seberapa jauh premi ini? Melihat sejarah, kita tahu—pada tahun 1980, emas perak pernah menyentuh puncak historis mendekati 50 dolar AS, kemudian jatuh 52% dan stabil di 15,5 dolar AS. Hingga akhir tahun 2025, garis tahunan emas perak baru kembali menembus level 32,2 dolar AS dari tahun 1979. Dengan kata lain, rebound kali ini memang luar biasa, tetapi jaraknya dari garis rata-rata cukup jauh, dan risiko pun terkumpul.
Selanjutnya, mari lihat Bitcoin. Saat ini, harga Bitcoin sekitar 87.000 dolar AS, tetapi justru diskon 13% dibandingkan rata-rata pergerakan 50 minggu—sinyal yang sedikit berbeda. Dari sudut pandang teknikal, ini menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin akan mengalami bottoming dan rebound, tetapi jika benar-benar kembali ke dekat garis rata-rata, penurunan bisa sekitar 55%. Angka ini terdengar cukup menakutkan, tetapi dari sudut pandang regresi mean, penyesuaian semacam ini juga sesuai dengan karakteristik siklus pasar.