你有没有注意到这个现象?



Jika kamu adalah orang pertama dalam keluarga yang mulai terlibat dalam investasi dan riset keuangan, dalam pandangan orang tua kamu, kamu pada dasarnya akan diberi label: tidak fokus pada pekerjaan, ingin jalan pintas, dan pasti akan bermasalah suatu saat nanti.

Pandangan dunia mereka sebenarnya sangat sederhana—hanya ada satu jalan yang disebut "kerja". Jam 8 pagi sampai 6 sore, menerima gaji setiap bulan, tidak pernah salah langkah seumur hidup, bahkan sampai mati harus meninggal di tempat kerja. Karena generasi sebelumnya percaya: tidak bekerja itu tidak aman, mempelajari uang itu tidak sopan, meninggalkan pekerjaan berarti hidup sudah selesai.

Tapi mereka tidak pernah mau mengakui satu fakta yang lebih menyakitkan: bekerja hanya bisa menjaga kamu tetap hidup, jalan keluar yang sesungguhnya tergantung pada seberapa banyak modal yang kamu kumpulkan.

Kerja itu apa? Menggunakan waktu untuk mendapatkan uang, menggunakan tubuh untuk melawan inflasi, bertaruh seumur hidup agar tidak kehilangan pekerjaan. Modal itu apa? Adalah jika suatu hari kamu tidak mau bekerja lagi, kamu masih bisa bertahan hidup.

Jadi ketika kamu mulai melihat grafik, menghitung keuntungan, mempelajari siklus, mereka akan secara naluriah panik—bukan takut kamu rugi, tapi takut kamu tidak lagi patuh, tidak lagi mengikuti satu-satunya jalan yang mereka tahu. Mereka akan bilang semua itu bohong, menyarankan kamu jangan repot-repot, bekerja dengan baik adalah jalan yang benar. Kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia: aku seumur hidup cuma tahu satu cara ini, kamu sebaiknya jangan keluar dari jalur itu.

Lebih ironis lagi, pandangan "hanya boleh bekerja" ini langsung merusak hubungan keluarga. Kalau pria tidak punya pekerjaan tetap, langsung dihina: tidak bisa diandalkan, tidak bertanggung jawab, ingin jalan pintas. Kalau wanita mulai belajar tentang pengelolaan aset dan investasi, akan dinilai: terlalu pragmatis, terlalu realistis, tidak seperti wanita. Akibatnya, pria dipaksa bekerja seumur hidup, wanita dipaksa menaruh seluruh rasa aman pada pasangan.

Tapi kenyataannya sudah berubah. Pekerjaan tetap hilang, harga rumah dan inflasi menekan, masalah pensiun semakin mendesak. Orang yang hanya mengandalkan bekerja terus-menerus, di masa depan akan semakin pasif.

Jujur saja, orang yang tidak paham tentang modal akan akhirnya menggunakan tubuh, emosi, bahkan pernikahan untuk menutupi kekurangan. Kamu bukan sedang memberontak, kamu hanya sedikit lebih sadar dari mereka: risiko sesungguhnya bukan belajar hal baru, tapi seumur hidup cuma bisa bekerja keras.

Mereka menginginkan stabilitas, kamu menginginkan hak untuk memilih. Dan keluarga yang tidak mengizinkan kamu memahami modal, hanya bisa mengikuti rutinitas kerja, pada dasarnya bukan takut kamu gagal, tapi takut kamu berjalan lebih jauh dari mereka.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 6
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
OnchainGossipervip
· 12jam yang lalu
Saya sangat mengerti fenomena buruk ini, sudah berdebat dengan orang tua saya berapa kali pun, mereka tetap tidak mau mendengarkan.
Lihat AsliBalas0
SerumSquirrelvip
· 12jam yang lalu
Ini adalah perpecahan antar generasi, ibu saya juga, begitu saya mulai belajar tentang DeFi langsung mulai berdoa seolah-olah saya akan meledak.
Lihat AsliBalas0
UncleLiquidationvip
· 12jam yang lalu
Generasi orang tua benar-benar hanya menguasai pola pikir ini, sulit sekali mengubah pandangan mereka. Ayah saya sekarang masih menganggap saya berdagang sebagai judi, tetapi dia sendiri yang tertekan oleh cicilan rumah justru mengatakan ini adalah "investasi", lucu atau tidaknya itu tergantung sudut pandang.
Lihat AsliBalas0
DYORMastervip
· 12jam yang lalu
Astaga, artikel ini benar-benar menyentuh hati, orang tua saya masih mengingat saya sekarang.
Lihat AsliBalas0
QuietlyStakingvip
· 12jam yang lalu
Membuat hati terasa sakit banget, orang tua saya juga begitu, sekarang masih menasihati saya agar tidak ribet-ribet
Lihat AsliBalas0
GateUser-addcaaf7vip
· 12jam yang lalu
Ini menyentuh poin penting, pola pikir "penuh jaminan pekerjaan" dari generasi tua memang sudah usang. Sekarang, hanya mengandalkan gaji tetap saja siapa yang bisa mengalahkan inflasi?
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)