Banyak teman yang melakukan transaksi di blockchain, begitu ditanya tentang "kurangnya perlindungan hukum terhadap virtual currency" mereka cenderung menjadi gugup, bahkan merasa mungkin mereka telah tertipu. Sebenarnya ada satu hal yang mudah disalahpahami di sini, hari ini kita bahas secara tuntas.
Inti dari masalah ini adalah: transaksi virtual currency tidak dilindungi oleh hukum, ini sama sekali berbeda dengan apakah tindakan tersebut melanggar hukum atau tidak. Banyak orang mencampuradukkan keduanya, malah membuat mereka sendiri takut. Yang dimaksud "tidak dilindungi" sebenarnya adalah virtual currency bukanlah mata uang resmi. Jika Anda dan orang lain melakukan transaksi secara sukarela, tidak ada yang secara aktif mengintervensi. Masalahnya adalah, jika Anda tertipu atau penipu memindahkan virtual currency sebagai transfer, pihak penegak hukum pun tidak bisa membantu Anda untuk mengembalikan aset, apalagi memaksa pihak lain untuk membayar. Inilah makna sebenarnya dari "tidak dilindungi".
Jadi dalam praktiknya, apa jawaban paling cerdas saat menghadapi masalah seperti ini? Jangan menyangkal maupun berdebat, langsung saja katakan "Saya paham, transaksi virtual currency memiliki risiko, saya mengerti hal ini, semua transaksi saya bersifat sukarela, risiko ditanggung sendiri." Dengan satu kalimat ini, Anda bisa menunjukkan bahwa Anda memahami aturan, menghindari jebakan kata-kata dari lawan bicara, sekaligus meninggalkan kesan yang sadar dan berpengetahuan.
Jangan pernah membalikkan dengan mengatakan "Saya tidak tahu bahwa tidak dilindungi" atau berargumen "Lalu kenapa tidak melindungi penipu" yang hanya akan menambah masalah tanpa guna. Jadi, menjadi trader virtual currency yang cerdas, kuncinya adalah memiliki pemahaman risiko yang jelas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
PoolJumper
· 2jam yang lalu
Haha, aku sudah lama menyadari ini, disiplin diri nomor satu
Lihat AsliBalas0
GasWastingMaximalist
· 11jam yang lalu
Risiko ditanggung sendiri, nggak ada yang perlu ditakutkan lagi
Lihat AsliBalas0
InfraVibes
· 12jam yang lalu
Benar, yang penting adalah memiliki pemahaman yang jelas, jangan asal ngomong
Lihat AsliBalas0
ThatsNotARugPull
· 12jam yang lalu
Benar sekali, tapi kita harus lebih berhati-hati sendiri
Lihat AsliBalas0
StakeWhisperer
· 12jam yang lalu
Kata-kata "bertanggung jawab sendiri atas risiko" sudah cukup.
Lihat AsliBalas0
degenonymous
· 12jam yang lalu
Haha, sekarang sudah jelas, semua risiko ditanggung sendiri, kan?
Banyak teman yang melakukan transaksi di blockchain, begitu ditanya tentang "kurangnya perlindungan hukum terhadap virtual currency" mereka cenderung menjadi gugup, bahkan merasa mungkin mereka telah tertipu. Sebenarnya ada satu hal yang mudah disalahpahami di sini, hari ini kita bahas secara tuntas.
Inti dari masalah ini adalah: transaksi virtual currency tidak dilindungi oleh hukum, ini sama sekali berbeda dengan apakah tindakan tersebut melanggar hukum atau tidak. Banyak orang mencampuradukkan keduanya, malah membuat mereka sendiri takut. Yang dimaksud "tidak dilindungi" sebenarnya adalah virtual currency bukanlah mata uang resmi. Jika Anda dan orang lain melakukan transaksi secara sukarela, tidak ada yang secara aktif mengintervensi. Masalahnya adalah, jika Anda tertipu atau penipu memindahkan virtual currency sebagai transfer, pihak penegak hukum pun tidak bisa membantu Anda untuk mengembalikan aset, apalagi memaksa pihak lain untuk membayar. Inilah makna sebenarnya dari "tidak dilindungi".
Jadi dalam praktiknya, apa jawaban paling cerdas saat menghadapi masalah seperti ini? Jangan menyangkal maupun berdebat, langsung saja katakan "Saya paham, transaksi virtual currency memiliki risiko, saya mengerti hal ini, semua transaksi saya bersifat sukarela, risiko ditanggung sendiri." Dengan satu kalimat ini, Anda bisa menunjukkan bahwa Anda memahami aturan, menghindari jebakan kata-kata dari lawan bicara, sekaligus meninggalkan kesan yang sadar dan berpengetahuan.
Jangan pernah membalikkan dengan mengatakan "Saya tidak tahu bahwa tidak dilindungi" atau berargumen "Lalu kenapa tidak melindungi penipu" yang hanya akan menambah masalah tanpa guna. Jadi, menjadi trader virtual currency yang cerdas, kuncinya adalah memiliki pemahaman risiko yang jelas.