Beberapa waktu lalu, saat saya sedang melakukan pengisian kontrak, saya tiba-tiba merenungkan sebuah pertanyaan: jika AI di atas rantai dapat langsung melakukan perhitungan di atas rantai, menghilangkan perjalanan bolak-balik di luar rantai, dan menghapus protokol di berbagai lapisan, apakah desain seperti ini tidak justru lebih sesuai dengan "bentuk yang seharusnya dimiliki mesin"?
Gagasan ini membuat saya memperhatikan satu rangkaian logika desain dari OpenGradient—terlihat sederhana, tetapi sebenarnya cukup keras.
Apa inti dari pemikirannya? Tahap pra-pemrosesan data sendiri sebenarnya bisa langsung diselesaikan di tingkat kontrak pintar. Dengan kata lain, tidak perlu menarik data ke luar rantai untuk diproses lalu dikembalikan, melainkan biarkan logika pra-pemrosesan itu sendiri menjadi bagian dari kontrak.
Apa artinya ini? Jalur aliran data menjadi lebih singkat, lapisan-lapisan di tengah lebih sedikit, dan konsistensi status di atas rantai lebih mudah dijaga. Dari sudut pandang efisiensi, ini adalah paradigma AI di atas rantai yang lebih murni—data, perhitungan, dan hasil semuanya berada dalam lingkaran tertutup di rantai, tanpa loncatan yang tidak perlu.
Yang menarik, banyak orang saat membahas AI di atas rantai cenderung mengabaikan sudut pandang desain ini, dan malah memusatkan perhatian pada model itu sendiri. Tapi sebenarnya, arsitektur desain adalah kunci utama yang menentukan apakah sistem ini dapat beroperasi secara efisien dan sesungguhnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropBlackHole
· 10jam yang lalu
Hal-hal yang berkaitan dengan transaksi off-chain memang benar-benar membuang waktu, menjalankan siklus tertutup langsung di on-chain adalah jalan yang terbaik.
Lihat AsliBalas0
TopEscapeArtist
· 10jam yang lalu
Hmm… bagian transaksi off-chain memang benar-benar menjadi lubang hitam tersembunyi, semakin banyak lapisan interaksi protokol, semakin besar risiko yang dihadapi. Saya pernah mengalami masalah di kontrak.
Lihat AsliBalas0
TxFailed
· 10jam yang lalu
nah, semua orang terobsesi dengan ukuran model saat hambatan sebenarnya secara harfiah adalah arsitektur... pernah di sana, melihat transaksi gagal menumpuk karena kesalahan yang sama ini. penutupan on-chain benar-benar berbeda saat akhirnya Anda mendapatkan aliran data yang benar.
Lihat AsliBalas0
UnruggableChad
· 10jam yang lalu
Ah, ini adalah pola pikir on-chain yang sesungguhnya, bukan orang-orang yang setiap hari membanggakan model yang bisa dibandingkan
Lihat AsliBalas0
OldLeekMaster
· 10jam yang lalu
Memproses data langsung di chain memang ide yang tepat, tapi jujur saja, biaya yang dibutuhkan jauh lebih tinggi.
---
Hal-hal terkait optimisasi arsitektur selalu tidak diperhatikan orang, semua orang hanya fokus seberapa hebat modelnya, hasilnya efisiensi malah sangat buruk.
---
Jadi, singkatnya, hanya memindahkan pekerjaan dari off-chain ke on-chain secara paksa, terdengar elegan tapi sebenarnya mungkin menjadi mimpi buruk biaya gas yang lain.
---
Saya setuju dengan logika ini, tapi yang penting, apakah benar-benar ada proyek yang memahami ini secara mendalam? Atau ini hanya revolusi PPT lagi.
---
Ini agak mirip dengan versi upgrade dari masalah oracle dulu, terlihat menyelesaikan masalah routing tapi sebenarnya muncul risiko sentralisasi baru.
Beberapa waktu lalu, saat saya sedang melakukan pengisian kontrak, saya tiba-tiba merenungkan sebuah pertanyaan: jika AI di atas rantai dapat langsung melakukan perhitungan di atas rantai, menghilangkan perjalanan bolak-balik di luar rantai, dan menghapus protokol di berbagai lapisan, apakah desain seperti ini tidak justru lebih sesuai dengan "bentuk yang seharusnya dimiliki mesin"?
Gagasan ini membuat saya memperhatikan satu rangkaian logika desain dari OpenGradient—terlihat sederhana, tetapi sebenarnya cukup keras.
Apa inti dari pemikirannya? Tahap pra-pemrosesan data sendiri sebenarnya bisa langsung diselesaikan di tingkat kontrak pintar. Dengan kata lain, tidak perlu menarik data ke luar rantai untuk diproses lalu dikembalikan, melainkan biarkan logika pra-pemrosesan itu sendiri menjadi bagian dari kontrak.
Apa artinya ini? Jalur aliran data menjadi lebih singkat, lapisan-lapisan di tengah lebih sedikit, dan konsistensi status di atas rantai lebih mudah dijaga. Dari sudut pandang efisiensi, ini adalah paradigma AI di atas rantai yang lebih murni—data, perhitungan, dan hasil semuanya berada dalam lingkaran tertutup di rantai, tanpa loncatan yang tidak perlu.
Yang menarik, banyak orang saat membahas AI di atas rantai cenderung mengabaikan sudut pandang desain ini, dan malah memusatkan perhatian pada model itu sendiri. Tapi sebenarnya, arsitektur desain adalah kunci utama yang menentukan apakah sistem ini dapat beroperasi secara efisien dan sesungguhnya.