#比特币价格走势 Setelah meninjau kembali lima gelombang badai kebijakan ini, ada satu detail yang sangat layak dipikirkan—setiap kali regulasi diterapkan, pasar memang langsung tertekan dalam jangka pendek, tetapi logika jangka panjang hampir tidak pernah berubah. Pada 2013, larangan bank berpartisipasi langsung memutuskan jalur akses bagi retail, Bitcoin dari 1100 dolar turun ke lebih dari 400; pada 2017, penutupan bursa, dalam seminggu dari 4300 turun ke 3000; pada 2021, tambang listrik diputus, dari 50000 langsung turun ke 35000 pada Mei. Tampaknya semuanya adalah pukulan mematikan, tetapi jika dilihat dari sudut pandang lain—pada Desember 2017 naik ke 19665, dan November 2021 menyentuh 68000.
Sekarang masalahnya bukan pada kebijakan itu sendiri, tetapi pada struktur pasar yang sudah berubah. Dua belas tahun yang lalu, retail domestik adalah pihak utama yang menentukan harga. Sekarang? ETF Wall Street, kepemilikan institusi, dana pemerintah—itulah yang benar-benar menopang harga. Kemunculan USDT dengan diskon negatif menunjukkan bahwa memang ada orang dalam negeri yang buru-buru keluar, tetapi ini lebih seperti panik yang dipicu oleh ketakutan, bukan pembalikan tren.
Kuncinya adalah mengamati pergerakan CEX dan perkembangan penegakan hukum selanjutnya. Jika hanya peringatan risiko tanpa tindakan nyata, penurunan ini mungkin hanya pelepasan emosi. Tetapi jika melibatkan langkah-langkah pengendalian nyata—pembatasan IP, pembekuan akun—maka perlu menilai kembali posisi.
Hukum sejarah sangat jelas: perubahan kebijakan mengubah jalur, tetapi tidak mengubah arah. Tinggal menunggu apakah ini adalah "berita buruk habis", atau benar-benar terjadi penyesuaian struktural.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#比特币价格走势 Setelah meninjau kembali lima gelombang badai kebijakan ini, ada satu detail yang sangat layak dipikirkan—setiap kali regulasi diterapkan, pasar memang langsung tertekan dalam jangka pendek, tetapi logika jangka panjang hampir tidak pernah berubah. Pada 2013, larangan bank berpartisipasi langsung memutuskan jalur akses bagi retail, Bitcoin dari 1100 dolar turun ke lebih dari 400; pada 2017, penutupan bursa, dalam seminggu dari 4300 turun ke 3000; pada 2021, tambang listrik diputus, dari 50000 langsung turun ke 35000 pada Mei. Tampaknya semuanya adalah pukulan mematikan, tetapi jika dilihat dari sudut pandang lain—pada Desember 2017 naik ke 19665, dan November 2021 menyentuh 68000.
Sekarang masalahnya bukan pada kebijakan itu sendiri, tetapi pada struktur pasar yang sudah berubah. Dua belas tahun yang lalu, retail domestik adalah pihak utama yang menentukan harga. Sekarang? ETF Wall Street, kepemilikan institusi, dana pemerintah—itulah yang benar-benar menopang harga. Kemunculan USDT dengan diskon negatif menunjukkan bahwa memang ada orang dalam negeri yang buru-buru keluar, tetapi ini lebih seperti panik yang dipicu oleh ketakutan, bukan pembalikan tren.
Kuncinya adalah mengamati pergerakan CEX dan perkembangan penegakan hukum selanjutnya. Jika hanya peringatan risiko tanpa tindakan nyata, penurunan ini mungkin hanya pelepasan emosi. Tetapi jika melibatkan langkah-langkah pengendalian nyata—pembatasan IP, pembekuan akun—maka perlu menilai kembali posisi.
Hukum sejarah sangat jelas: perubahan kebijakan mengubah jalur, tetapi tidak mengubah arah. Tinggal menunggu apakah ini adalah "berita buruk habis", atau benar-benar terjadi penyesuaian struktural.