Semua orang bersumpah ada hari tertentu dalam seminggu yang ajaib untuk mendapatkan tiket murah—Selasa dulu menjadi pilihan utama selama bertahun-tahun, lalu Minggu menjadi tips yang sedang tren. Kenyataannya? Keduanya sebagian benar dan sebagian besar salah. Mari kita hilangkan kebisingan dan lihat apa yang benar-benar efektif saat memesan waktu terbaik untuk membeli tiket penerbangan.
Mitos “Hari Terbaik” Perlu Dihancurkan
Maskapai penerbangan dulu merilis penjualan pada hari Selasa, menciptakan pola yang dapat diprediksi. Era itu sudah lama berlalu. Penetapan harga modern bersifat dinamis dan tidak dapat diprediksi.
Penelitian terbaru dari Expedia menunjukkan bahwa Minggu menawarkan penghematan sekitar 5% untuk rute domestik dan 15% untuk pemesanan internasional dibandingkan hari Jumat. Namun, analisis mendalam dari Google menemukan bahwa Selasa, Rabu, dan Kamis rata-rata hanya 1,9% lebih murah daripada tarif akhir pekan. Kesimpulan Google sendiri? “Tidak banyak nilai dalam membeli tiket pada hari tertentu dalam seminggu.”
Inilah kenyataan yang tidak nyaman: waktu terbaik untuk membeli tiket penerbangan adalah kapan pun penawaran bagus muncul—dan itu tidak secara konsisten terkait dengan hari tertentu. Maskapai mengontrol harga berdasarkan inventaris kursi, bukan tanggal kalender. Ketika rute diluncurkan perlahan atau pesawat memiliki kursi kosong beberapa hari sebelum keberangkatan, saat itulah harga turun drastis.
Strategi Sebenarnya: Sesuaikan Waktu Pemesanan Berdasarkan Jenis Penerbangan
Berhenti mengejar mitos hari dalam seminggu. Sebaliknya, fokuslah pada jendela pemesanan awal di mana studi secara konsisten menunjukkan penghematan.
Penerbangan internasional membutuhkan perencanaan jauh hari. Data Expedia menunjukkan bahwa memesan enam bulan sebelumnya menghemat sekitar 10% dibandingkan pembelian mendadak. Google melakukan analisis lebih dalam: penerbangan Eropa mencapai harga terendah sekitar 129 hari sebelum (meskipun rentang waktunya 50-179 hari), sementara rute Meksiko dan Karibia mencapai titik terendah sekitar 59 hari sebelumnya (37-87 hari).
Penerbangan domestik menawarkan lebih banyak fleksibilitas. Anda tidak banyak berisiko menunggu. Expedia mengidentifikasi titik manisnya sebagai 28-35 hari sebelum keberangkatan, sementara Google menemukan 44 hari sebagai batas harga terendah. Kedua studi sepakat satu hal: jangan coba-coba lebih dari 21 hari. Pesan minimal tiga minggu sebelumnya.
Faktor Penentu: Pesan Tarif yang Dapat Diubah dan Rebooking
Kebijakan era pandemi yang menghapus biaya perubahan pada tiket ekonomi standar untuk sebagian besar maskapai AS membuka strategi yang kuat yang sering diabaikan oleh banyak pelancong.
Ini strateginya: Beli tiket lebih awal dengan tarif yang sepenuhnya dapat diubah, lalu pantau harga tersebut. Saat harga turun, rebooking tidak dikenai biaya—Anda cukup mengklaim voucher untuk selisihnya. Beberapa kartu kredit menambah keuntungan ini. Pemegang kartu Capital One dapat menggunakan Capital One Travel yang dipadukan dengan mesin prediksi harga Hopper. Pesan saat Hopper merekomendasikannya dan Anda mendapatkan pengembalian otomatis hingga $50 if harga turun dalam jendela waktu tertentu setelahnya.
Alat yang Benar-Benar Membantu Menemukan Penawaran Terbaik
Jangan hanya mengandalkan insting. Tiga pendekatan mengalahkan peluang acak:
Opsi pelacakan harga: Google Flights dan Capital One Travel keduanya menawarkan pelacakan harga gratis berdasarkan tanggal atau penerbangan tertentu. Atur ini untuk rute yang Anda pantau dan terima pemberitahuan email setiap kali terjadi perubahan signifikan.
Langganan penawaran: Layanan seperti Scott’s Cheap Flights, FareDrop, dan Thrifty Traveler Premium memindai ribuan tarif setiap hari dan memberi tahu pelanggan saat bandara keberangkatan Anda memiliki penerbangan murah—benuh penghematan nyata, bukan sekadar penghematan marginal.
Analisis prediktif: Integrasi Capital One Travel dengan Hopper menganalisis miliaran harga untuk merekomendasikan waktu pemesanan optimal. Waktu terbaik untuk membeli tiket melalui alat ini bukan tebak-tebakan—melainkan berbasis data.
Kesimpulan tentang Kapan Harus Membeli Tiket Penerbangan
Berhenti mencari hari yang sempurna. Sebagai gantinya:
Patuh pada jendela pemesanan: Enam bulan untuk internasional, 28-44 hari untuk domestik
Hormati batas 21 hari: Menunggu lebih lama hampir pasti membuat Anda membayar lebih
Gunakan sistem pelacakan: Pantau harga secara terus-menerus jika tarif Anda memungkinkan perubahan
Fleksibel: Tiket termurah biasanya untuk pelancong yang bersedia melakukan rebooking saat harga turun
Waktu terbaik untuk membeli tiket bukan Selasa, Minggu, atau tanggal tertentu. Tapi saat alat pelacakan Anda memberi tahu adanya penurunan harga yang nyata, dan Anda sudah siap dengan tiket yang dapat diubah untuk langsung melakukan rebooking. Di situlah penghematan nyata terjadi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kapan Sebaiknya Anda Memesan Tiket Penerbangan? Lewati Mitos dan Fokus pada Strategi
Semua orang bersumpah ada hari tertentu dalam seminggu yang ajaib untuk mendapatkan tiket murah—Selasa dulu menjadi pilihan utama selama bertahun-tahun, lalu Minggu menjadi tips yang sedang tren. Kenyataannya? Keduanya sebagian benar dan sebagian besar salah. Mari kita hilangkan kebisingan dan lihat apa yang benar-benar efektif saat memesan waktu terbaik untuk membeli tiket penerbangan.
Mitos “Hari Terbaik” Perlu Dihancurkan
Maskapai penerbangan dulu merilis penjualan pada hari Selasa, menciptakan pola yang dapat diprediksi. Era itu sudah lama berlalu. Penetapan harga modern bersifat dinamis dan tidak dapat diprediksi.
Penelitian terbaru dari Expedia menunjukkan bahwa Minggu menawarkan penghematan sekitar 5% untuk rute domestik dan 15% untuk pemesanan internasional dibandingkan hari Jumat. Namun, analisis mendalam dari Google menemukan bahwa Selasa, Rabu, dan Kamis rata-rata hanya 1,9% lebih murah daripada tarif akhir pekan. Kesimpulan Google sendiri? “Tidak banyak nilai dalam membeli tiket pada hari tertentu dalam seminggu.”
Inilah kenyataan yang tidak nyaman: waktu terbaik untuk membeli tiket penerbangan adalah kapan pun penawaran bagus muncul—dan itu tidak secara konsisten terkait dengan hari tertentu. Maskapai mengontrol harga berdasarkan inventaris kursi, bukan tanggal kalender. Ketika rute diluncurkan perlahan atau pesawat memiliki kursi kosong beberapa hari sebelum keberangkatan, saat itulah harga turun drastis.
Strategi Sebenarnya: Sesuaikan Waktu Pemesanan Berdasarkan Jenis Penerbangan
Berhenti mengejar mitos hari dalam seminggu. Sebaliknya, fokuslah pada jendela pemesanan awal di mana studi secara konsisten menunjukkan penghematan.
Penerbangan internasional membutuhkan perencanaan jauh hari. Data Expedia menunjukkan bahwa memesan enam bulan sebelumnya menghemat sekitar 10% dibandingkan pembelian mendadak. Google melakukan analisis lebih dalam: penerbangan Eropa mencapai harga terendah sekitar 129 hari sebelum (meskipun rentang waktunya 50-179 hari), sementara rute Meksiko dan Karibia mencapai titik terendah sekitar 59 hari sebelumnya (37-87 hari).
Penerbangan domestik menawarkan lebih banyak fleksibilitas. Anda tidak banyak berisiko menunggu. Expedia mengidentifikasi titik manisnya sebagai 28-35 hari sebelum keberangkatan, sementara Google menemukan 44 hari sebagai batas harga terendah. Kedua studi sepakat satu hal: jangan coba-coba lebih dari 21 hari. Pesan minimal tiga minggu sebelumnya.
Faktor Penentu: Pesan Tarif yang Dapat Diubah dan Rebooking
Kebijakan era pandemi yang menghapus biaya perubahan pada tiket ekonomi standar untuk sebagian besar maskapai AS membuka strategi yang kuat yang sering diabaikan oleh banyak pelancong.
Ini strateginya: Beli tiket lebih awal dengan tarif yang sepenuhnya dapat diubah, lalu pantau harga tersebut. Saat harga turun, rebooking tidak dikenai biaya—Anda cukup mengklaim voucher untuk selisihnya. Beberapa kartu kredit menambah keuntungan ini. Pemegang kartu Capital One dapat menggunakan Capital One Travel yang dipadukan dengan mesin prediksi harga Hopper. Pesan saat Hopper merekomendasikannya dan Anda mendapatkan pengembalian otomatis hingga $50 if harga turun dalam jendela waktu tertentu setelahnya.
Alat yang Benar-Benar Membantu Menemukan Penawaran Terbaik
Jangan hanya mengandalkan insting. Tiga pendekatan mengalahkan peluang acak:
Opsi pelacakan harga: Google Flights dan Capital One Travel keduanya menawarkan pelacakan harga gratis berdasarkan tanggal atau penerbangan tertentu. Atur ini untuk rute yang Anda pantau dan terima pemberitahuan email setiap kali terjadi perubahan signifikan.
Langganan penawaran: Layanan seperti Scott’s Cheap Flights, FareDrop, dan Thrifty Traveler Premium memindai ribuan tarif setiap hari dan memberi tahu pelanggan saat bandara keberangkatan Anda memiliki penerbangan murah—benuh penghematan nyata, bukan sekadar penghematan marginal.
Analisis prediktif: Integrasi Capital One Travel dengan Hopper menganalisis miliaran harga untuk merekomendasikan waktu pemesanan optimal. Waktu terbaik untuk membeli tiket melalui alat ini bukan tebak-tebakan—melainkan berbasis data.
Kesimpulan tentang Kapan Harus Membeli Tiket Penerbangan
Berhenti mencari hari yang sempurna. Sebagai gantinya:
Waktu terbaik untuk membeli tiket bukan Selasa, Minggu, atau tanggal tertentu. Tapi saat alat pelacakan Anda memberi tahu adanya penurunan harga yang nyata, dan Anda sudah siap dengan tiket yang dapat diubah untuk langsung melakukan rebooking. Di situlah penghematan nyata terjadi.